Setelah kamu menikah dengan pasangan yang kamu cintai selama ini, pastinya hidup jadi terasa indah. Tapi, jangan terlena!
Pernikahan itu perjalanan hidup yang sangat panjang. Karena itu, kudu siap dengan berbagai permasalahan yang umum menanti, setiap pasangan berumah tangga. Ini dia beberapa jenis ujian pernikahan itu!
1. Keuangan
Salah satu alasan yang sering jadi landasan pasangan bercerai, karena masalah keuangan. Ketika kamu sudah berumah tangga, maka buat yang cowok, jangan lagi santai-santai.
Kamu sudah jadi kepala keluarga, dan ada tanggung jawab besar untuk memenuhi kebutuhan istri dan anak-anakmu. Karena itu, buang sifat malasmu. Kalau maunya malas-malasan, mending gak usah nikah dulu. Kasihan, anak istrimu nanti!
2. Kemandirian
Sama halnya dengan suami, sebagai cewek, peranmu pun akan bertambah ketika sudah jadi istri dan ibu. Kamu nggak bisa lagi bersikap manja seperti masih gadis dulu.
Sarapan tinggal makan karena ada ibu yang sudah menyiapkan. Selain suami yang mesti kamu perhatikan, anak-anakmu pun perlu juga mendapat kasih sayang dan pola asuh yang baik.
3. Orangtua
Masalah lain yang juga umum ditemui pada pasangan suami istri, adalah mengenai orangtua masing-masing. Meskipun kalian sudah berumah tangga, jangan lupakan bakti pada orangtua.
Apalagi jika orangtua memiliki penghasilan yang pas-pasan. Jangan memperhatikan kenyamanan keluarga kecilmu saja, tapi perhatikan pula kesejahteraaan orangtuamu. Kamu ada dan bisa jadi orang, karena mereka, kan?
4. Sifat pasangan
Setelah menikah, dan kamu benar-benar satu atap dengan pasangan, maka akan terlihat berbagai kebiasaan pasangan yang dulu tak kamu ketahui. Di sinilah kelapangan hatimu diuji.
Bagaimana kamu bisa memilih mana sikap pasangan yang bisa ditoleransi, dan mana yang harus ditegur. Jangan semua sikap pasangan yang kamu nggak sreg, selalu jadi bahan kritikan. Bisa runyam itu pernikahan!
5. Membesarkan anak
Membesarkan anak bukan hanya perihal menyediakannya makan dan pendidikan formal. Itu saja gak cukup. Tapi gimana caranya, kamu mampu mendidik dan membesarkan anak dengan tepat, sehingga mereka tumbuh jadi anak yang bahagia, juga berakhlak.
Oleh sebab itu, jangan malas untuk sejak sekarang banyak-banyak menggali ilmu tentang parenting. Supaya mengasuh anak gak asal-asalan, yang menyebabkan rumah jadi berasa di neraka, bukan di surga.
Menikah bukan perkara mudah dan nggak hanya diisi yang indah-indah. Semoga dengan uraian di atas, bisa jadi bahan renungan, supaya sebelum mengambil keputusan besar itu, pastikan sudah dipersiapkan dengan matang.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Pengadilan Sebut Tidak Sah, Ustaz Ungkap Status Pernikahan Rizky Febian di Mata Islam: Kalau Secara Agama ...
-
Hukum Menikah saat Umrah atau Haji, Bolehkah? Ini Pandangan dalam Islam
-
Viral Aksi Unik Pengantin Wanita Nyoblos ke TPS Usai Ijab Kabul, Masih Pakai Gaun Pernikahan
-
Jung Woo Sung Apakah Sudah Menikah? Terungkap Punya Anak dengan Moon Gabi
-
Pernikahan Dengan Nuansa Tradisional Masih Diminati Generasi Muda, Cari Inspirasinya di Sini
Lifestyle
-
4 Faktor Kerajinan Bambu Masih Eksis
-
3 Rekomendasi Oil Serum yang Mengandung Retinol, Ampuh Atasi Tanda Penuaan
-
3 Serum Korea Berbahan Utama Lendir Siput, Ampuh Perbaiki Skin Barrier!
-
3 Rekomendasi Produk Ampoule untuk Atasi Jerawat dan Kerutan, Auto Glowing!
-
Mau Tampil Classy? Intip 4 Padu Padan Outfit Minimalis ala Yoo Yeon-seok
Terkini
-
Menguak Sisi Gelap Cinta Seorang Ibu, Ulasan Novel Holly Mother
-
Realita yang Menyebalkan dalam Perhaps Mine: Kamu Kerja Apa Dikerjain Sih?
-
Tantangan UMKM Prinxmas, Menyongsong Persaingan di Era Digital
-
Shin Tae-yong Terpaksa Coret 2 Nama Jelang Piala AFF 2024, Ini Penyebabnya
-
Reveil of Heal: Karya Film P5 Inspiratif Fase F1 SMA Negeri 1 Purwakarta