Ada banyak orang yang merasa nyaman saat sudah menikah. Tak sadar bahwa pernikahan nggak akan menjamin pasangan akan terus setia. Karena faktanya, banyak orang yang sudah menikah, tapi tetap melakukan perselingkuhan.
Kenapa bisa seperti itu, ada beberapa hal yang bisa jadi penyebabnya. Ini dia alasannya!
1. Merasa kesepian
Meski statusnya menikah, gak berarti pasangan itu akan selalu bersama. Ada pula, pasangan yang cuek, dan lebih memprioritaskan profesi atau kariernya. Sehingga, istri atau suami yang ada di rumah merasa kalau pasangannya itu seperti ada dan tiada. Rasa kesepian inilah, menjadi pemicu dia mencari pengisi kekosongan yang ia rasakan di luaran.
2. Terdapat kebutuhan yang tak terpenuhi
Penyebab lain kenapa sudah menikah tapi tetap selingkuh, adalah ada kebutuhan yang tak mampu terpenuhi selama ini menikah. Baik kebutuhan seksual maupun emosional, misalnya jarang diperhatikan.
3. Marah besar dengan pasangan
Akibat rasa marah atau kecewa yang teramat dalam terhadap pasangannya, juga bisa jadi pemicu kenapa seseorang memilih selingkuh. Hal ini juga dilatari sebagai upaya membalas dendam terhadap pasangan.
4. Merasa insecure
Orang yang insecure, juga bisa berselingkuh meski telah menikah. Justru orang insecure ini, sangat rentan terkena godaan perselingkuhan. Ketika bertemu sosok lain yang mampu mendongkrak harga diri dan kepercayaan dirinya, ia jadi merasa nyaman.
5. Kejenuhan
Jenuh atau rasa bosan dalam hubungan, juga bisa mendorong seseorang berselingkuh. Hal ini umum terjadi pada pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun lamanya. Karena sehari-harinya sudah sangat monoton, dan tak lagi ada getar-getar cinta, ia pun mencarinya di luar.
Selingkuh merupakan perbuatan sadar yang dilakukan seseorang. Jika mendapati pasangan seperti itu, jangan membelanya dengan menyalahkan pihak ketiga. Mau godaan pihak ketiga sekuat apa pun, jika pasanganmu memang gak berniat selingkuh dan kuat iman, maka perselingkuhan itu gak akan terjadi.
Supaya kamu atau pasangan tak tergoda untuk selingkuh, usahakan untuk tetap menjaga keromantisan dan perasaan cinta, meski usia pernikahan sudah lama. Karena hal itu, bisa menguatkan ikatan pernikahan kalian berdua.
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Mindful Eating saat Puasa: Menghargai Makanan dan Mengendalikan Nafsu Berbuka
-
4 Tips Jalani Ramadan versi Slow Living: Kurangi Drama, Perbanyak Makna
-
Bijak Belanja saat Ramadan: Cara Menghindari Pengeluaran Membengkak
-
Motorola Razr Fold Cetak Rekor Kamera HP Lipat Terbaik di DXOMARK dengan Skor 164
-
Honor MagicBook Pro 14 (2026) Resmi Rilis: Laptop Tipis dengan Baterai 92Wh
Terkini
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Kenapa Pertanyaan 'Kapan Nikah' Selalu Muncul saat Lebaran?
-
Realitas Sosial Jalan Muharto: Wajah Lain Malang yang Jarang Terlihat
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Praktik Hukum yang Kian Rapuh di Novel Sui Generis