Dalam mengasuh anak, ada banyak kesalahan yang sering banget dilakukan orangtua dan kerap ditemui. Bahkan, mungkin kamu termasuk salah satu yang menjadi korban pengasuhan orangtua yang salah.
Karena itu, yuk, jadi orangtua yang bijak dengan mengenali apa saja pola asuh yang keliru dan sebaiknya dihindari setiap orangtua. Ini dia contohnya!
1. Terlalu mengontrol anak
Maksudnya mungkin baik, untuk menjamin masa depan anak yang lebih baik. Tapi, perilaku orangtua yang terlalu mengontrol, apa-apa diatur dan harus sesuai dengan kehendak orangtua, malah bikin anak jadi tertekan dan cenderung jadi pemberontak ketika sudah besar nanti.
Dengan memberinya kebebasan yang bertanggung jawab, anak malah jadi percaya diri dan berjiwa inisiatif. Nggak selalu menunggu disuruh, karena sudah terlanjur diasuh dengan orangtua yang selalu nyuruh-nyuruh.
2. Mengabaikan kesalahan anak
Ada banyak anak mengeluhkan perilaku anaknya yang nggak sopan atau kurang berakhlak. Padahal, sebabnya dari pola asuh mereka sendiri.
Saat masih kecil, ketika anak berbuat salah, diabaikan begitu saja. Tidak ditegur, dengan alasan ‘namanya juga masih kecil’. Akhirnya, anak nggak tahu kalau apa yang dilakukannya itu salah.
3. Salah ketika menegur anak
Mengabaikan kesalahan anak itu salah, menegurnya pun harus tepat. Bukan dengan dibentak. Cukup dijelaskan kenapa hal apa yang dilakukannya itu nggak baik. Dan kalau dia masih saja mengulangi, beri hukuman yang mendidik. Misalnya duduk diam di tempat selama 7 menit. Intinya, orangtua harus konsisten. Tanpa harus bentak-bentak pun, anak bisa nurut, kok!
4. nggak tegas
Banyak orangtua yang keliru menafsirkan tegas dengan galak. Memarahi anak dengan berapi-api, apalagi sampai main fisik, disangkanya tegas. Salah besar!
Yang dimaksud tegas di sini, adalah konsisten antara ucapan dan perbuatan. Kalau ayah bunda bilang akan menghukum dengan tidak diperbolehkan nonton TV selama satu jam, ya patuhi itu. Seringnya, ketika nanti anak merajuk, akhirnya luluh. Anak dibiarkan saja menonton TV. Ini, yang membuat perkataan orangtua jadi nggak dianggap, dan anak jadi sering nggak nurut atau membantah.
Menjadi orangtua memang tidaklah mudah. Karena itu, bagi yang belum berkeluarga, dari sekaranglah banyak-banyak menimba ilmu mengenai parenting atau cara mengasuh anak. Supaya, pola asuhnya tepat dan anak bisa tumbuh bahagia dan masa depannya pun cemerlang!
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
Al Gore dan Climate Reality Latih 200 Pemimpin Iklim Muda di Jakarta
-
Jika Terbukti Ridwan Kamil Ayah Biologisnya, Anak Lisa Mariana Bisa Dapat Jatah Warisan
-
Ucapan Karyawan Saat Dapat THR dari Anak-Anak Nikita Mirzani Disorot
-
Perjuangan Sarwendah Demi Anak: Tutup Telinga Soal Ruben Onsu Mualaf Hingga Bawa ke Psikolog
-
Detik-detik Anak 10 Tahun Diterkam Buaya di Depan Mata Keluarga
Lifestyle
-
4 Gaya Kasual ala Seohyun SNSD, Nyaman tapi Tetap Fashionable!
-
Keren dan Minimalis, 4 Daily Outfit ala Lee Sun-bin yang Mudah Ditiru!
-
4 Look Simple dan Modis ala Karina aespa untuk Gaya Outfit Sehari-hari
-
Aplikasi Kencan, Solusi Baru Gen Z Atasi Kesepian?
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
Terkini
-
Ulasan Film 404 Run Run, Atmosfer Horornya Nusuk, Komedinya Pecah
-
Resensi Novel Pacar Halal: Ketika Cinta Dipendam Demi Halal yang Dinanti
-
Ulasan Novel Aroma Karsa: Ambisi Mencari Kejayaan Lewat Teka-teki Wewangian
-
Viral Beli Emas usai Lebaran: Kecemasan Kolektif Tanpa Solusi?
-
Review Film Setetes Embun Cinta Niyala: Perjalanan Cinta yang Menyentuh Hati