Dalam berinteraksi sosial, kita memang mesti pandai-pandai membaca situasi. Ada kalanya, tidak bermaksud menyakiti, tapi karena penggunaan kalimat atau intonasi yang salah, membuat penerimanya memaknai lain. Dan hubungan pun jadi renggang karena apa yang kamu ucapkan menyinggung perasaan.
Beberapa contoh kalimat di bawah ini, sebaiknya cukup disimpan dalam hati saja. Karena kalau kamu mengutarakannya, bisa membuat orang jadi malas bercengkerama, dianggap kalau mulutmu itu tajam. Ini dia contoh kalimat yang mesti kamu hindari!
1. “Kamu kayaknya gendutan, ya sekarang?”
Please deh, hindari kata-kata ini. Walaupun kamu gak bermaksud menyinggung, tapi peluangnya membuat orang lain tersinggung itu sangatlah besar. Apalagi jika disampaikan pada wanita, yang dikenal sensitif terhadap urusan berat badan.
Memang, ada yang senang ketika dibilang lebih gendut. Tapi, banyak pula yang merasa tersinggung. Kamu, kan gak tahu bagaimana perjuangan dia untuk menurunkan berat badan. Dan kalimatmu itu, terasa menusuk sampai ke hati yang paling dalam.
2. “Mukamu, kok seperti lelah, sampai kantong matamu itu kelihatan banget.”
Alasanmu mengatakan hal tersebut mungkin baik, karena merasa khawatir saat melihat wajah temanmu yang seperti kelelahan. Tapi, kalimat seperti ini juga bisa menikam, jika ditujukan pada teman yang mengalami rendah diri. Dibilang seperti itu, dia makin down karena merasa gak pede dengan penampilannya.
Kamu bisa ganti narasinya dengan lebih baik, misalnya langsung tanyakan “kamu gapapa, kan? Apa ada yang bisa aku bantu?”. Lebih konkret, kan?
3. “Wah, bagus deh kalau kamu sudah putus sama dia”
Ouch! Kalimat itu menyakitkan, lho. Meskipun kamu tahu, kalau keputusannya untuk berpisah itu adalah hal tepat. Mengingat pasangannya itu bukan main toksiknya, tapi empati sedikitlah.
Bagaimanapun, pasangan yang toksik itu pernah singgah di hatinya dan dicintai olehnya. Maka dari itu, cobalah berusaha menghiburnya. Misalnya, dengan mengajak dia menginap bareng geng kalian. Di kala dia sedang sedih karena sudah berpisah dengan mantan, setidaknya dia gak akan merasa sepi, karena punya teman yang care seperti kamu.
4. “Tuh, kan aku bilang juga apa”
Mulai sekarang, buang jauh deh kosakata “tuh, kan”. Itu gak ada manfaatnya, kok. Mengatakan kalimat seperti itu, gak akan menunjukkan kepintaran. Yang ada, malah tunjukkan arogansimu. Merasa dirimu itu selalu benar. Gak hanya bikin orang tersinggung, tapi juga bisa membuatmu dijauhi, karena orang jadi sebal.
Nah, itu dia beberapa contoh kalimat yang terkesan biasa-biasa saja, tapi ternyata bisa menyinggung perasaan orang lain. Ada yang ingin kamu tambahkan?
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
PC Tanpa Ribet Kabel? Acer Aspire C24 AIO Tawarkan Desain Tipis dan Ringkas
-
5 Pilihan HP Samsung dengan Bypass Charging, Anti Overheat Saat Nge-Game
-
5 Tas Gym Pria Paling Praktis untuk Bawa Perlengkapan Olahraga
-
3 Rekomendasi HP POCO Rp1 Jutaan 2026: Performa Ngebut, Harga Bersahabat
-
5 Face Wash dengan Brush Silikon untuk Eksfoliasi Wajah yang Maksimal
Terkini
-
Lika-liku Keuangan Anak Muda Zaman Now: Cuma Mau Hidup Hemat Tanpa Merasa Tertekan
-
Rumah yang Tak Pernah Selesai Dibangun: Catatan Luka Seorang Anak Perempuan Fatherless
-
Kukungan Emosi dalam Set Terbatas Film Kupeluk Kamu Selamanya
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet