Meski menyenangkan kegiatan memasak juga sering membuat orang merasa lelah dan capai karena harus membersihkan berbagai perabot yang kotor.
Apalagi jika ada panci atau wajan yang gosong dan berkerak, pasti akan menimbulkan perasaan jengkel dan kesal. Tapi jika mau mempraktikkan tips jitu berikut ini, masalah tersebut bisa diatasi dengan mudah.
1. Menggunakan air mendidih dan baking soda
Air dan baking soda sangat berguna untuk membersihkan panci atau wajan gosong dan bekerak. Caranya, isi perabot memasak tersebut dengan air dingin lalu panaskan hingga mendidih.
Setelah itu biarkan sampai airnya dingin dan gosok secara perlahan dengan spatula kayu, plastik atau karet. Apabila kotorannya sudah terlepas semua, buang airnya lalu kasih taburan baking soda dan gosok sekali lagi sampai bersih.
2. Menggunakan cuka dan baking soda
Jika gosong dan keraknya sudah terlanjur tebal dan membandel, kemungkinan besar tidak akan memberikan hasil yang optimal. Karena itu coba teknik lain dengan cuka. Teteskan larutan cuka pada bagian yang kotor dan panaskan selama beberapa menit.
Setelah itu beri tambahan baking soda secukupnya dan tak lama kemudian akan muncul buih-buih. Tunggu sampai semua buihnya tidak mengembang lagi, lalu gosok perlahan menggunakan sikat sampai noda gosong dan keraknya hilang semua.
3. Menggunakan rebusan lemon
Lemon merupakan buah dengan kandungan asam tinggi seperti cuka, sehingga dapat dipakai untuk membersihkan panci atau wajan dari noda gosong dan berkerak. Potong buah ini jadi empat bagian dan rebus sampai mendidih. Setelah didiamkan sekitar lima menit, kerak dan kotoran lainnya akan terlepas sendiri dan tinggal dibersihkan saja.
4. Menggunakan sabun cuci piring alumunium foil
Bahan lain yang juga memiliki manfaat besar untuk membersihkan panci dan wajan gosong atau berkerak adalah sabun cuci piring dan alumunium foil. Pertama masukan campuran air hangat dan sabun cuci piring ke dalam panci atau wajan, lalu diamkan selama sekitar setengah jam.
Setelah itu masukan alumunium foil yang sudah diremas-remas dan berbentuk seperti bola ke dalam larutan tersebut. Selanjutnya gunakan alumunium foil ini sebagai alat untuk membersihkan semua kotoran yang menempel. Perlu diperhatikan penggosokan dengan alumunium foil harus lebih hati-hati agar tidak menimbulkan goresan.
5. Menggunakan tisu dapur
Tisu dapur juga sangat baik untuk menghilangkan kotoran dan kerak pada panci atau wajan, namun membutuhkan waktu lebih lama. Setelah panci atau wajan diisi dengan air hangat, tempelkan tisu dapur pada area yang kotor dan tunggu selama semalam atau sehari penuh.
Jika keraknya sudah terlihat lunak, langsung gosok menggunakan tisu dapur tersebut sampai semuanya bersih. Kemudian apabila masih ada noda yang membandel, pakai alat lain dari sikat lembut atau spon.
Itulah beberapa tips paling jitu dan cerdas untuk membersihkan panci dan wajan dari gosong atau berkerak dan kotoran lainnya. Semoga bermanfaat untuk semua.
Baca Juga
-
Inilah 7 Bahan Alami Terbaik dan Aman untuk Membersihkan Karang Gigi
-
Lakukan 3 Tips Penting Ini Jika Ingin Bisa Lebih Cepat Tidur dengan Pulas
-
8 Makanan Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol dan Mencegah Sakit Jantung
-
4 Cara Cerdas Menikmati Hidangan Dessert Tanpa Takut Tubuh Jadi Gemuk
-
5 Bagian Tubuh Ini Sering Jadi Timbunan Lemak dan Tips Mengatasinya
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Vivo T5 Pro 5G All-Rounder 4 Jutaan: Desain Tipis dengan Baterai 6500 mAh
-
3 HP Samsung 5G Murah di Bawah Rp5 Juta: Layar AMOLED, Baterai Tahan Lama
-
MacBook Pro 14 inci M5: Laptop Pro yang Kini Semakin Pintar dan Bertenaga
-
5 Pilihan Laptop Gaming Murah 2026: Performa Kencang, Harga Tetap Ramah di Kantong!
-
Tampil Timeless dengan 4 Ide OOTD ala Ahn Hyo Seop dengan Nuansa Earthy
Terkini
-
Film dan Serial Anime Jepang Ramaikan Annecy Festival 2026, Ini Daftarnya
-
Anime World Trigger Hadirkan Versi Reboot, Arc Ikonik Siap Diadaptasi Ulang
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
Malaikat Maut Selalu Mengintai Kita, Tidak Pandang di Gerbong Sebelah Mana
-
Ulasan Drama Walking on Thin Ice: Antara Dosa dan Kasih Sayang Seorang Ibu