Terkadang dalam dunia pekerjaan, kamu dituntut untuk menulis cepat. Misalnya menjadi notulen rapat, atau jurnalis yang sedang mewarta suatu kejadian dan diminta oleh atasan segera membuat hasil liputan. Padahal, tidak semua orang diberi kelebihan menulis cepat.
Mungkin kamu adalah salah satu orang yang diberi kelebihan menulis cepat. Namun, tetap saja ada kendala karena cepat-cepat menulis suatu data atau informasi rentan sekali dengan salah ketik atau typo.
Kalau yang satu ini, jangan sampai ditiru, yakni lagi mager atau malas gerak. Namanya juga mager, jangankan badan, menggerakkan jari-jemari hanya sekadar menulis sepatah dua patah kata pun kadang tak terwujud.
Lalu, apakah ada solusi dari lambatnya dan malasnya menulis? Zaman canggih seperti saat ini telah banyak memecahkan masalah, termasuk soal menulis. Ketika Anda malas atau lambat dalam hal menulis, sebaiknya Anda install salah satu aplikasi pengubah suara menjadi teks berikut di bawah ini, seperti disadur dari hitekno.
1. Live Transcribe
Untuk membantu Anda menulis dengan cepat menggunakan suara, rekomendasi pertama adalah aplikasi Live Transcribe. Kecerdasan buatan dari aplikasi ini dapat membantu Anda dalam pekerjaan menjadi notulen atau jurnalis.
Aplikasi ini sudah dapat kamu cari di layanan unduhan aplikasi di Appstore dan Playstore. Jadi, kamu akan mendapatkan kecanggihan dari aplikasi pengubah suara menjadi teks tersebut. Karena aplikasi ini User Friendly, sehingga sudah ada 100 juta orang lebih pengguna android yang telah mengunduh aplikasi Live Transcribe.
Adapun caranya, kamu tinggal membuka aplikasinya yang sudah kamu install, maka sudah otomatis merekam. Terdapat 80 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
2. Google Keyboard
Google adalah mesin pencarian raksasa. Tidak hanya sebagai mesin pencari, Google juga menciptakan Google Keyboard yang berguna sebagai papan ketik virtual.
Aplikasi yang dikenal dengan istilah Gboard ini, juga bisa kamu gunakan untuk mengubah ucapan lisan menjadi tulisan. Ia sudah tersedia di Playstore dan Appstore, tinggal kamu download.
3. Notulite
Mencatat hasil kegiatan rapat akan lebih mudah dengan menggunakan aplikasi Notulite. Dari nama aplikasinya sudah terlihat fungsi dan kegunaannya, yakni sebagai alat untuk membantu dan memudahkan dalam mencatat.
Notulite merupakan sebuah inovasi baru bagaimana voice atau suara diubah dalam waktu cepat dan tepat ke bentuk teks, dengan akurasi sangat tinggi. Notulite hadir memenuhi kebutuhan pasar atas sistem transkripsi otomatis bahasa Indonesia yang cepat, akurat dan ekonomis.
4. Speechnotes
Apakah kamu sering ditugaskan untuk mencatat? Ada baiknya kamu memakai aplikasi Speechnotes. Karena aplikasi ini juga dapat mengkonversi suara menjadi tulisan.
Caranya kamu tinggal menginstall aplikasi ini ke hape kamu. Setelah itu, kamu bisa menggunakannya dengan mudah, walau tidak membaca instruksinya terlebih dahulu. Bahasa yang digunakan pun tersedia dengan bahasa Indonesia.
Demikianlah informasi empat aplikasi pengubah suara menjadi tulisan. Kini kamu tak perlu khawatir lagi ketinggalan mencatat data dan informasi penting. Karena kamu akan dibantu oleh aplikasi yang menggunakan kecerdasan buatan sebagaimana sudah penulis jelaskan di atas. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Sering Dianggap Buruk, Ini 5 Kelebihan Menjadi Orang Pemalu
-
Diperpanjang Lagi sampai 4 Oktober, PPKM Level 2-3 Berlaku di Jawa dan Bali
-
Jalan Keluar Suatu Masalah Jadi Pemantik Masalah Selanjutnya
-
Gelisah jelang Hari Senin, Ini 5 Cara Jitu Menanggulangi Lunaediesophobia
-
5 Minuman Berkhasiat yang Bisa Membakar Lemak di Tubuh Kamu
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Tone Up Cream SPF 50 untuk Wajah Glowing dan Terproteksi ala Eonni Korea
-
iPad Mini Killer? OPPO Pad Mini Bawa Spek Gahar dan Layar AMOLED 144 Hz!
-
Cara Pilih Shade Tinted Moisturizer yang Pas, Jangan Asal Pilih!
-
Sering Catokan? Ini 5 Vitamin Rambut Biar Nggak Kering dan Tetap Sehat!
-
5 Cleanser Matcha yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Terkini
-
Sinopsis Ek Din, Film Romantis India Dibintangi Junaid Khan dan Sai Pallavi
-
5 Drama Terbaru dengan Rating Tinggi Mei 2026, Masih On Going!
-
Kritik yang Menyentil Keserakahan Manusia dalam Kokokan Mencari Arumbawangi
-
Upaya Saya Merebut Kembali Makna Membaca di Tengah Gempuran Distraksi
-
Luka Hati Mas Menteri: Saat Pengabdian Inovator Dibalas Tuntutan 18 Tahun