Saat ini, persaingan untuk mencari pekerjaan sangatlah ketat. Baik itu untuk fresh graduate atau orang yang sudah berpengalaman, sama-sama berkompetisi mendapatkan pekerjaan sesuai dengan minatnya.
Tidak semua akan mendapatkan pekerjaan begitu saja. Kadang kala kegagalanlah yang diperoleh. Apalagi bagi kamu yang sering ditolak lamaran kerjanya, pasti membuatmu bertambah kesal dan putus asa.
Pada kondisi seperti itu, biasanya orang mudah dimanfaatkan oleh tindak-tindak kejahatan. Salah satunya adalah tertipu dengan informasi lowongan pekerjaan hoax.
Oleh sebab itu, agar kamu tidak tertipu dengan informasi lowongan pekerjaan yang abal-abal, sebaiknya kamu mengetahui ciri-cirinya. Berikut lima tanda-tanda lowongan pekerjaan palsu yang disadur dari kumparan:
1. Memakai domain email gratisan
Hati-hati dengan informasi lowongan pekerjaan yang dikirim melalui email yang domain emailnya didapat secara gratisan. Seperti email dari yahoo, ymail, gmail atau hotmail. Biasanya para penipu mengirimkan broadcast lowongan pekerjaan fiktif melalui email gratisan tersebut.
Perusahaan yang benar yang membutuhkan karyawan akan mengirimkan informasi lowongan melalui email yang resmi. Contohnya Perusahaan Wisanka yang bergerak di bidang Furniture, ia memiliki domain email resmi sesuai dengan nama perusahaannya, @wisanka.com.
Namun, para penipu memang tak kalah liciknya. Email yang dibuat mereka mirip dengan nama-nama perusahaan resmi, sehingga kadang membuat kamu terkecoh.
2. Menggunakan website gratisan
Kamu perlu memperhatikan dengan seksama ketika mendapatkan informasi lowongan kerja melalui situs-situs di internet. Umumnya perusahaan-perusahaan di Indonesia akan menggunakan domain website resmi seperti co.id, or.id, ac.id dan go.id.
Website yang digunakan oleh oknum penipu rata-rata menggunakan domain gratisan, seperti wordpress.com atau blogspot.com. Jangan sampai tertipu dengan informasi lowongan pekerjaan dengan iming-iming mudah masuk kerja dan bergaji besar melalui website. Lihat dulu domainnya, gratisan atau resmi.
3. Lowongan yang disebarkan melalui sosial media
Saat ini sosial media menjadi sarana yang terbaik untuk para pengguna internet. Di samping sebagai alat untuk memupuk tali silaturahmi, media sosial juga bisa digunakan untuk kegiatan perekonomian, seperti jual beli atau marketing.
Maraknya peguna media sosial juga manjadi target bagi para penipu untuk melancarkan operasinya. Broadcast informasi lowongan pekerjaan palsu dengan mudah tersebar. Terkadang kerabat atau teman sendiri yang terbiasa sharing membagikan broadcast tersebut tanpa klarifikasi dahulu.
4. Langsung diterima pekerjaan tanpa wawancara dan ujian
Jika kamu mendapat sebuah SMS yang berisi tawaran pekerjaan dan kamu langsung diterima, kamu perlu waspada. Sebab, bisa jadi pesan itu sengaja dikirimkan secara random oleh oknum yang sengaja ingin menipu.
Biasanya oknum perusahaan palsu cenderung akan lebih cepat merespon para karyawan yanh baru yang melamar, dan langsung mengajak bekerja tanpa tes dan wawancara. Padahal, umumnya perusahaan yang resmi akan mengharuskan para pelamar mengikuti mengikuti wawancara dan beberapa tes, setelah mereka mengirim berkas lamaran.
5. Meminta sejumlah uang
Rata-rata semua penipu dari pemberi lowongan pekerjaan palsu bertujuan untuk meminta sejumlah uang sebagai syarat diterimanya para pelamar di suatu perusahaan.
Apapun alasannya, jangan sampai kamu tergiur oleh iming-iming gaji besar atau cepat diterima pekerjaan di suatu perusahaan yang bonafit. Jika belum apa-apa sudah memberi syarat permintaan uang di awal lamaran, cepat-cepat kamu hindari. Karena perusahaan resmi yang sedang membuka lowongan pekerjaan tidak pernah memungut biaya sepeser pun.
Dalam kondisi tidak bekerja atau lamaran kerja kamu jarang diterima, tetaplah waspada akan penipuan-penipuan lowongan pekerjaan. Semoga dengan informasi di atas dapat membantu kamu lebih semangat memilih lowongan pekerjaan yang resmi. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Sering Dianggap Buruk, Ini 5 Kelebihan Menjadi Orang Pemalu
-
Diperpanjang Lagi sampai 4 Oktober, PPKM Level 2-3 Berlaku di Jawa dan Bali
-
Jalan Keluar Suatu Masalah Jadi Pemantik Masalah Selanjutnya
-
Gelisah jelang Hari Senin, Ini 5 Cara Jitu Menanggulangi Lunaediesophobia
-
5 Minuman Berkhasiat yang Bisa Membakar Lemak di Tubuh Kamu
Artikel Terkait
-
Interview Online vs Offline, Mana yang Lebih Masuk Akal?
-
Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?
-
Perusahaan Korsel Buka Loker, 2.000 Warga RI Berebut Masuk
-
Review Agensi Rumah Tangga: Cerita Kocak di Balik Pekerjaan ART
-
Tren SDM Berubah, Riset Ungkap Generasi Muda Kini Utamakan Makna Kerja Ketimbang Sekadar Karier
Lifestyle
-
5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
-
Oppo Find X10 Siap Debut 22 September: Flagship dengan Kamera 200 MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Tren Aplikasi Ringkasan Buku: Solusi Hemat Waktu atau Ancaman Daya Kritis?
-
Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah
-
Cegah Pori Tersumbat! 4 Cleanser Tea Tree Korea untuk Wajah Bebas Bruntusan
Terkini
-
Belajar Menerima Cinta Lewat Lagu Ketika Cinta Bertasbih Melly Goeslaw
-
Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik
-
Interview Online vs Offline, Mana yang Lebih Masuk Akal?
-
Menko IPK Minta Kota Bersiap, tapi Mengapa Birokrasi Daerah Lambat?
-
Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?