Siapa, sih, yang nggak pernah marah pada pasangan? Pastilah, semua orang pernah merasakannya. Dan itu wajar, kok. Yang penting, marahnya masih terkendali.
Namun, kamu mesti sadar, bahwa nggak ada satu pun orang yang merasa nyaman dikelilingi dengan orang yang sering banget marah-marah. Karena amarah termasuk emosi negatif, dan bila sering diluapkan, bisa berdampak buruk bagi hubungan.
Seperti beberapa hal yang akan diuraikan berikut ini, menjelaskan akibatnya apa saja, kalau sering marah-marah ke pasangan. Yuk, disimak!
1. Hubungan berubah jadi toksik
Dampak pertama jika sering marah-marah ke pasangan, adalah hubungan jadi tak sehat. Karena nggak mau terus melihatmu marah, pasangan jadi sering memendam perasaan. Dan itu nggak baik.
Perasaan yang sering dipendam, seperti api dalam sekam. Sewaktu-waktu, akan meledak juga. Dan meledaknya bisa dalam bentuk ingin memutuskan hubungan.
2. Hubungan nggak memberi rasa nyaman
Salah satu penyebab hubungan bisa awet, karena pihak di dalamnya merasa nyaman. Dan kenyamanan ini nggak mungkin didapat, kalau kamu sering tersulut emosi.
Kamu saja kalau dimarahi, sebal, kan? Nah, pasanganmu juga merasakan hal yang sama. Ia jadi sulit memperoleh ketenangan. Akibatnya, ia jadi sering menghindar darimu. Karena pikirnya, setiap kali berinteraksi denganmu, selalu ending-nya nggak baik. Kamunya marah-marah terus!
3. Selalu timbul konflik
Di antara ciri orang yang dewasa, adalah kemampuan mengendalikan emosinya. Sebaliknya, orang yang kekanak-kanakan, nggak bisa menahan amarah, dan selalu berusaha meluapkannya. Selain itu, permasalahan sepele pun mudah sekali memancing emosinya.
Jika sifat kekanak-kanakan ini dipelihara, hubunganmu jadi tak pernah bebas dari konflik. Segala hal selalu jadi bahan pertengkaran. Akibat, kamunya nggak ada sifat sabar!
4. Kemungkinan selingkuh jadi besar
Gak semua orang bisa dengan bebas mengungkapkan perasaannya. Sikapmu yang sering marah tersebut, tanpa disadari, menyebabkan perasaan cinta pasangan jadi memudar.
Ingin pisah, tapi masih terbersit rasa sayang, meski sedikit. Namun, ikatan emosional kalian sudah rapuh. Sehingga, ketika ada pihak ketiga yang bisa memberi kenyamanan padanya, dia jadi mudah untuk tergoda selingkuh.
Jadi, kalau mau hubunganmu awet, tahan emosi, ya. Jangan marah-marah terus!
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
Makin Ugal-ugalan, Justin Hubner Terlihat Lakukan Video Call dengan Jennifer Coppen: Bikin Nyengir!
-
Mengapa Pasangan Bahagia Pun Bisa Berselingkuh?
-
Cara PHK Dinilai Kontroversial, PT Avo Innovation Technology Beri Tanggapan
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop