alexametrics

Tahan Emosi! Ini 4 Akibatnya Jika Sering Marah-marah ke Pasangan

Riva Khodijah
Tahan Emosi! Ini 4 Akibatnya Jika Sering Marah-marah ke Pasangan
Ilustrasi pasangan bertengkar. (pexels.com/Polina Zimmerman)

Siapa, sih, yang nggak pernah marah pada pasangan? Pastilah, semua orang pernah merasakannya. Dan itu wajar, kok. Yang penting, marahnya masih terkendali.

Namun, kamu mesti sadar, bahwa nggak ada satu pun orang yang merasa nyaman dikelilingi dengan orang yang sering banget marah-marah. Karena amarah termasuk emosi negatif, dan bila sering diluapkan, bisa berdampak buruk bagi hubungan.

Seperti beberapa hal yang akan diuraikan berikut ini, menjelaskan akibatnya apa saja, kalau sering marah-marah ke pasangan. Yuk, disimak!

1. Hubungan berubah jadi toksik

Dampak pertama jika sering marah-marah ke pasangan, adalah hubungan jadi tak sehat. Karena nggak mau terus melihatmu marah, pasangan jadi sering memendam perasaan. Dan itu nggak baik.

Perasaan yang sering dipendam, seperti api dalam sekam. Sewaktu-waktu, akan meledak juga. Dan meledaknya bisa dalam bentuk ingin memutuskan hubungan.

2. Hubungan nggak memberi rasa nyaman

Salah satu penyebab hubungan bisa awet, karena pihak di dalamnya merasa nyaman. Dan kenyamanan ini nggak mungkin didapat, kalau kamu sering tersulut emosi.

Kamu saja kalau dimarahi, sebal, kan? Nah, pasanganmu juga merasakan hal yang sama. Ia jadi sulit memperoleh ketenangan. Akibatnya, ia jadi sering menghindar darimu. Karena pikirnya, setiap kali berinteraksi denganmu, selalu ending-nya nggak baik. Kamunya marah-marah terus!

3. Selalu timbul konflik

Di antara ciri orang yang dewasa, adalah kemampuan mengendalikan emosinya. Sebaliknya, orang yang kekanak-kanakan, nggak bisa menahan amarah, dan selalu berusaha meluapkannya. Selain itu, permasalahan sepele pun mudah sekali memancing emosinya.

Jika sifat kekanak-kanakan ini dipelihara, hubunganmu jadi tak pernah bebas dari konflik. Segala hal selalu jadi bahan pertengkaran. Akibat, kamunya nggak ada sifat sabar!

4. Kemungkinan selingkuh jadi besar

Gak semua orang bisa dengan bebas mengungkapkan perasaannya. Sikapmu yang sering marah tersebut, tanpa disadari, menyebabkan perasaan cinta pasangan jadi memudar.

Ingin pisah, tapi masih terbersit rasa sayang, meski sedikit. Namun, ikatan emosional kalian sudah rapuh. Sehingga, ketika ada pihak ketiga yang bisa memberi kenyamanan padanya, dia jadi mudah untuk tergoda selingkuh.

Jadi, kalau mau hubunganmu awet, tahan emosi, ya. Jangan marah-marah terus!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak