Mengonsumsi buah alpukat terkenal akan mendapatkan banyak manfaat untuk tubuh termasuk kesehatan kulit. Buah alpukat mengandung senyawa yang dapat membantu melindungi kulit akibat kerusakan sinar matahari. Kerusakan UV pada kulit dapat menyebabkan kerutan dan tanda-tanda penuaan lainnya.
Alpukat tidak hanya kaya akan lemak sehat, tetapi juga merupakan sumber vitamin E dan C, keduanya memainkan peran penting dalam kesehatan dan vitalitas kulit.
Untuk mendapatkan manfaat dari buah yang berwarna hijau kekuningan ini, selain dikonsumsi, alpukat juga dapat diaplikasikan dari luar seperti menggunakan masker alpukat atau menggunakan skincare yang mengandung alpukat di dalamnya.
Dilansir emedihealth, berikut manfaat alpukat untuk kecantikan tubuh mulai dari wajah, kulit, dan rambut:
1. Mengatasi jerawat
Kandungan alpukat dapat mengatasi jerawat. Karena di dalam alpukat terdapat lauric acid yang bertindak sebagai agen antimikroba dan anti-inflamasi yang mampu mengendalikan jerawat. Selain itu, sifat melembabkan yang dikandung oleh alpukat dapat mencegah wajah kering yang mampu menyebabkan jerawat dan penuaan.
2. Anti-aging
Tak hanya lauric acid, dalam alpukat juga mengandung oleic acid yang mampu melawan peradangan, mencegah keriput, dan mengatasi kemerahan pada kulit. Alpukat juga mengandung sejumlah antioksidan yang baik, seperti zeaxanthin dan lutein, yang mampu mengatasi penuaan dini.
3. Mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar. Mengoleskan alpukat ke kulit yang terbakar sinar matahari dapat menenangkan kulit kemerahan dan peradangan.
Sifat penyembuhan kulit terbakar dari alpukat disembuhkan oleh protein, lesitin, beta karoten, vitamin D dan E yang ditemukan dalam alpukat.
4. Menghilangkan bekas luka dan flek hitam
Bekas luka atau flek hitam banyak dimiliki akibat jerawat, luka bakar ringan, eksim, atau luka lain.
Alpukat dapat membantu untuk memudarkan bekas yang menghitam. Alpukat kaya akan asam lemak omega-3 dan vitamin E yang membantu memperbaiki kulit serta mampu menyamaratakan warna kulit.
5. Perawatan rambut
Alpukat dapat dijadikan masker rambut atau kondisioner alami yang mampu membuat rambut halus, lembut, dan mudah diatur. Asam amino dalam alpukat mampu memperkuat dan menebalkan rambut.
Alpukat juga dapat menenangkan kulit kepala, melembabkan, mengontrol produksi minyak, bahkan menghentikan pertumbuhan mikroba penyebab ketombe.
Cara menggunakannya adalah campurkan buah alpukat yang sudah dihaluskan, tambahkan dengan argan oil, tea tree oil, atau rosemary oil seperlunya, dan diamkan selama 30 menit sebelum keramas. Gunakan masker rambut alpukat 1-2 kali dalam seminggu.
Untuk mendapatkan keajaiban dari alpukat, Anda dapat mengonsumsi untuk mendapatkan manfaat dari dalam atau dapat mencoba mengolah home made untuk dijadikan masker wajah atau masker rambut. Anda dapat pula membeli produk yang memiliki kandungan alpukat di dalamnya, seperti sampo, lotion, dan banyak lagi. Selamat mencoba!
Baca Juga
-
Makin Blak-blakan, Aaliyah Massaid Akui Bucin Ke Thariq Halilintar: Kamu Juara di Hati Aku
-
Mengenal Li Ran, Princess Eropa dari Asia Pertama, Istri dari Pangeran Charles Belgia
-
Fans Fuji Kecewa Konten Eksklusif Tersebar: Jadi Percuma Bayar
-
Nyanyi 'Cundamani' di Hadapan Happy Asmara, Celetukan Niken Salindry Bikin Ngakak Satu Venue
-
ARMY Next Level! Wanita Ini Pamer Rumah Berkonsep BTS, Semua Serba Ungu
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Toner Black Rice, Rahasia Kulit Cerah dan Lembap tanpa Terasa Lengket!
-
ASUS V600 All-in-One, Solusi PC Ringkas dengan Performa Tak Main-Main
-
3 Toner Berbahan Black Rice yang Bikin Kulit Plumpy dan Auto Glowing
-
Cari HP Buat Eyang? Ini 7 Pilihan HP dengan Speaker Nyaring Biar Gak Perlu Teriak-Teriak
-
5 Pilihan Hair Vitamin Spray Keratin: Rambut Halus Bak Perawatan Salon!
Terkini
-
Luka dari Meurawoe: Membaca Aceh Pasca-DOM dalam Bayang Suram Pelangi
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat