Rasa malu adalah hal yang wajar terjadi ketika dirimu merasa tidak percaya diri ketika berhadapan dengan orang lain. Namun, bukan artinya hanya merasa malu terhadap kehidupanmu, seperti rendah diri, merasa hidupmu yang paling menyedihkan, atau bahkan kamu tidak layak untuk dicintai.
Pikiran seperti itu sudah selayaknya dihilangkan. Sebab, membuatmu semakin terjerumus pada keterpurukan dan rasa cemas. Maka dari itu, simak 4 motivasi yang perlu diingat ketika mengalami rasa malu dengan kehidupanmu.
1. Bahwa kehidupan dan pengalamanmu adalah hal yang paling berharga
Mungkin kita menceritakan pengalaman buruk kepada orang lain bisa membuatmu jadi malu dan merasa sedih. Hal ini wajar terjadi, sebab tidak semua orang mau mengungkapkannya. Alhasil, lebih memilih untuk menutupnya sedalam mungkin.
Padahal, jangan pernah merasa terintimidasi atas pengalamanmu tersebut. Bagaimanapun juga, bahwa kehidupan dan pengalamanmu adalah hal yang paling berharga.
2. Jangan memandang rendah dirimu sendiri
Kalau sudah merasa malu terhadap diri sendiri, memang bisa cenderung untuk memandang rendah dirimu sendiri. Alhasil, justru malah mengasihani diri sendiri.
Padahal, kalau menganggap dirimulah orang yang paling menderita, justru membuat kepribadian tidak berkembang dengan baik. Maka dari itu, kita harus melihat permasalah dari sudut pandang yang berbeda. Alhasil, mendapati kegagalan bukan tandanya bahwa hidupmu akan selalu menjadi orang yang gagal. Sebab, akan ada beragam jalan ke depannya yang bisa kaku pilih untuk bisa menggapai mimpimu.
3. Luapkan saja emosimu, namun tetap harus bangkit merajut mimpimu
Mengalami rasa malu tentu bisa menyakitkan dalam kenanganmu. Sebab, menghilangkan momen tersrbut bukanlah perkara yang mudah.
Tidak jadi masalah kamu ingin meluapkan emosinya. Namun, semua ada batasanya supaya tidak terjerumus dalam keterpurukan. Setelah itu, sudah sepatutnya merajut mimpimu kembali.
4. Berdamai dengan masa lalu adalah hal yang bisa diwujudkan
Jangan pernah mendefinisikan rasa malumu sebagai cerminan diri sendiri. Sebab, kalau hal itu sampai terjadi akan mempersulitmu untuk bisa melangkah maju, lantaran selalu dibayang-bayangi oleh kejadian masa lalu.
Yang berlalu, biarlah berlalu. Bagaimanapun juga, kita tetap harus bisa berdamai dengan masa lalu kelammu. Sebab, setiap tidak akan luput dari kesalahan yang pernah dibuat.
Berdasarkan ulasan di atas, jangan sampai rasa malu dalam hidupmu mendefinisikan bahwa itu adalah cerminan dirimu.
Baca Juga
-
Dijamin Ampuh, Ini 4 Cara Mengusir Ketakutan Berlebih pada Atasan
-
5 Alasan Mengapa Cinta Pertama Sulit Kamu Lupakan
-
4 Tanda Kamu Tipe yang Mencari Aman dalam Hubungan, Segera Hindari!
-
4 Alasan Mengapa Kamu Tidak Pantas Terus Mengeluh, Berhak Bahagia!
-
4 Ciri Fake People di Tempat Kerja, Catat agar Tak Ditikung dari Belakang!
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Ulasan Buku Seni Mengelola Waktu: Pentingnya Perencanaan Waktu yang Cermat
-
Ulasan Buku Semua Orang Harus Berubah: Langkah Kecil Menuju Perbuhan Besar
-
Ulasan Buku Focus on What Matters: Seni Menyederhanakan Hidup ala Darius Foroux
-
Menerima Proses Menua dengan Kelapangan Hati dari Buku Menua dengan Gembira
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Membedah Perjuangan Politik Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Bangsa
-
Review Film A Minecraft Movie: Petualangan Konyol dan Penuh Imajinasi
-
Demokrasi atau Diktator? Brutalisme Aparat di Balik Demonstrasi UU TNI
-
Review Article 370: Film Thriller yang Bikin Kamu Nggak Mau Berkedip!
-
Wisata Jokowi, Rasa Cinta di Antara Suara Kritis Kita