Sikap masa bodoh sering dipandang negatif. Pasalnya, memang kerap beririsan dengan minimnya empati. Akan tetapi, dalam beberapa hal, justru sikap masa bodoh itu perlu, lho!
Di kondisi tertentu, bersikap masa bodoh justru dapat memberikan keuntungan. Seperti yang akan dijelaskan berikut ini. Simak!
1. Kamu bisa memusatkan perhatian pada hal yang penting
Saat kamu digunjingkan, atau ketika di sekelilingmu banyak drama yang nggak penting, sikap masa bodoh ini bahkan perlu. Karena dengan begitu, kamu jadi dapat memilah mana yang prioritas, dan mana yang sebaiknya diabaikan saja.
Menerapkan sikap masa bodoh di situasi tersebut, akan membuat pusat perhatianmu terarah pada hal yang penting. Misalnya, untuk mengerjakan tugas-tugasmu, alih-alih turut membicarakan gosip terkini.
2. Kamu bisa memandang persoalan dengan objektif
Karena nggak begitu peduli dengan pendapat orang lain, kamu jadi lebih bebas mengambil sikap. Hal ini ustru jadi poin menguntungkan. Kamu jadi lebih mampu menilai persoalan dengan sudut pandang yang objektif. Sebab adakalanya, kamu mesti mengatakan hal yang sebenarnya, meski itu bertentangan dengan pendapat umum.
3. Miliki pendirian yang teguh
Orang yang cuek, biasanya punya pendirian yang teguh. Nggak ikut-ikutan, atau mudah terbawa arus. Karena itu tadi, kamu nggak ambil pusing dengan penilaian orang lain.
Jika kamu beranggapan apa yang dijalani itu benar, dan tak melanggar norma apapun, maka jalani saja. Terserah orang mau berkata apa. Kamu punya prinsip!
4. Hidup jadi lebih damai
Keuntungan lain dari bersikap masa bodoh, pikiranmu nggak dipusingkan oleh drama. Kamu nggak peduli dengan hal-hal nggak penting di sekitarmu, yang umumnya menguras energi.
Kamu hanya memfokuskan diri pada hal yang positif. Ini, yang bikin hidupmu jadi minim stres, nggak banyak drama!
Dari uraian tadi, ternyata diketahui, kalau sikap masa bodoh bila diterapkan pada hal yang tepat, malah berdampak positif. Asalkan, jangan menerapkan sikap masa bodoh ini pada hal-hal yang dapat merugikan orang lain.
Misalnya, cuek nggak menerapkan protokol kesehatan, padahal perilaku cuek tersebut dapat menularkan orang lain, bahkan bisa membuat seseorang kehilangan nyawa. Itu, masa bodoh yang salah!
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
Mengapa Empati terhadap Hewan Penting bagi Peradaban yang Lebih Beradab?
-
Ulasan Buku Beruang dan Sahabatnya, Ajarkan Empati dan Saling Menolong
-
Dunia yang Kompetitif Membutuhkan Lebih Banyak Empati, Siapa yang Setuju?
-
After School Doctor: Kisah Dokter Dingin yang Belajar Empati di Sekolah Dasar
-
Riwayat Pendidikan Uya Kuya, Dibilang Tak Punya Empati Gegara Bikin Konten Kebakaran LA
Lifestyle
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Tampil Menarik dan Keren! Intip 4 Daily Outfit Edgy ala Yoon STAYC
Terkini
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025