Setiap negara termasuk Indonesia tidak jarang dikunjungi oleh para turis asing, baik untuk berlibur, pekerjaan, atau yang lainnya. Namun, ada beberapa hal yang dianggap mengganggu. Banyak bule berpendapat bahwa 5 kebiasaan orang Indonesia ini membuat mereka terganggu dan merasa tidak nyaman. Nah, berikut daftarnya.
1. Berkerumun dan Meminta Foto
Kebiasaan satu ini bisa dibilang sering dilakukan oleh orang Indonesia saat bertemu bule. Mereka akan berkerumun, menanyakan banyak hal, serta meminta foto bersama.
Bukan sesuatu yang menyenangkan, justru banyak turis menganggapnya sebagai pemicu rasa tidak nyaman. Mereka berkunjung ke Indonesia untuk berlibur dan menenangkan diri.
Oleh karena itu, biasakan diri untuk cuek dengan kehadiran bule tanpa menganggapnya seperti tokoh publik. Hargai juga kedatangan mereka untuk bersantai di negeri tercinta ini.
2. Sering Menggoda saat Berjalan Kaki
Tidak sedikit masyarakat lokal yang menggoda para pejalan kaki termasuk turis. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah catcalling dan termasuk ke dalam jenis pelecehan verbal.
Hal tersebut tentu memicu ketidaknyamanan para turis saat berjalan kaki di Indonesia. Selain itu, mereka juga cenderung merasa takut dan khawatir hingga menolak untuk datang kembali.
3. Menaikkan Harga Jual dan Sewa
Selanjutnya, penjual barang dan penyewa jasa di Indonesia tidak jarang menaikkan harga untuk para turis. Hal tersebut dilakukan mungkin karena anggapan orang bule berarti banyak uang.
Kalaupun iya, bule juga senang dengan sesuatu yang dapat menghemat pengeluarannya. Dengan begitu, ia akan merasa nyaman dan senang untuk kembali mendatangi Indonesia.
Berbeda jika tarif dinaikkan bahkan hingga angkanya terlalu tinggi. Mereka tentu merasa kapok dan enggan memilih Indonesia sebagai daftar kunjungannya lagi.
4. Menaruh Komentar Spam
Kebiasaan warga Indonesia lainnya yang dapat membuat orang luar terganggu terjadi di media sosial. Tidak sedikit yang berpendapat jika mereka tergolong latah.
Maknanya, tiap ada sesuatu yang viral, warganet lokal pasti memburu akun media sosial terkait. Kemudian, menaruh komentar yang dianggap spam dengan beragam kalimat buruk.
Misal, baru-baru ini pemilik akun instagram anna.laura mengutarakan kekesalan dan ketidaknyamanannya terhadap warganet Indonesia. Hal ini berkaitan dengan kematian selebgram lokal Laura Anna beberapa hari lalu.
Banyak yang menaruh komentar bela sungkawa pada akun wanita Brazil tersebut. Perilaku itu sudah dianggap berlebihan, karena spam yang terus dilakukan meskipun ia sudah menjelaskannya melalui fitur bio instagram.
5. Memaksa Mereka untuk Membeli
Tidak sedikit penjual di beberapa daerah juga seringkali memaksa para turis untuk membeli dagangannya. Terlebih yang berada di kawasan tempat wisata.
Hal tersebut nyatanya dapat membuat pendatang dari luar negeri merasa kurang nyaman. Mereka mungkin tidak tertarik dengan apa yang dijual, sehingga enggan untuk membelinya.
Sebanyak apapun uang mereka, bukan berarti segala sesuatunya harus dibeli. Saat bertemu dengan para turis, lebih baik menawarkan seperti biasa tanpa adanya paksaan.
Itulah lima kebiasaan orang Indonesia yang seringkali membuat para bule merasa risih dan tidak nyaman. Oleh karenanya, disarankan bagi yang pernah melakukan hal ini untuk berhenti.
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Padu Padan Outfit Chic ala Jimin BTS, dari Casual ke Mid-Formal Look!
-
Tampil Feminin dengan 5 Style Mini Dress ala Kim Min Ju, Manis dan Trendi!
-
WA di Pergelangan Tangan: Apakah Fitur Baru Garmin Ini Akan Mengubah Cara Kita Berkomunikasi?
-
Bye-Bye Kemerahan! 4 Moisturizer Gel Allantoin di Bawah 50 Ribu untuk Kulit Berminyak
-
Hijab Takut Berantakan Saat Naik Motor? Ini 3 Helm yang Cocok Dipakai
Terkini
-
5 Drama Korea Bertema Pekerjaan yang Melibatkan Hantu, Ada Phantom Lawyer
-
Hujan, Luka, dan Jalan Panjang Menuju Rumah
-
Ngobrol Berdua, Jatuh Cintanya Sendirian: Potret Ngenes Cinta Tak Terbalas
-
Hunter with a Scalpel: Drama Thriller Underrated yang Brutal dan Intens
-
Refleksi Pasca Lebaran: Mampukah Saya Konsisten Menjaga Versi Terbaik Diri?