Komunikasi merupakan kunci utama dalam sebuah interaksi antar manusia. Dengan adanya komunikasi inilah, hubungan yang harmonis dapat terbentuk dan manusia dapat dengan mudah memahami satu sama lain. Namun faktanya, tidak jarang kita akan merasa kesulitan untuk menentukan tingkah laku saat berhadapan dengan orang lain. Oleh karena itu, kemampuan membaca pikiran orang sangatlah penting untuk kita kuasai agar dapat dengan mudah memahami maksud dan perasaan orang lain.
Dengan demikian, kita akan dapat dengan mudah menempatkan diri ketika berinteraksi dengan berbagai macam kepribadian orang dan pada berbagai situasi yang berbeda-beda pula. Tentu kemampuan ini harus dilatih sejak dini dengan cara mengasah kepekaan diri dalam menangkap sinyal-sinyal bahasa tubuh lawan bicara, dan dengan cepat menginterpretasikan arti dari bahasa tubuh tersebut. Lantas, apa saja manfaat memiliki kemampuan membaca pikiran orang? Yuk simak tiga manfaat kemampuan membaca pikiran orang yang pengting untuk kamu ketahui.
1. Mengenal orang lain lebih dekat
Semakin bisa membaca apa yang dipikirkan orang lain, maka kamu dapat mengenal orang lain itu dengan lebih baik. Karena pada kenyataannya, ketika kita melihat orang lain tersenyum ceria ternyata kita tidak benar-benar tahu apa yang sebenarnya ia pikirkan. Apakah ia merasa nyaman dengan pembicaraan kalian atau justru malah sebaliknya. Maka dari itu, ketika kamu sedang berbicara dengan orang lain, pastikan terlebih dulu bahwa berusaha untuk memahami bahasa tubuhnya. Misalnya bagaimana tatapan matanya, bagaimana ekspresi bibirnya saat tersenyum, dan bahasa tubuh lainnya yang perlu kamu pahami. Semakin kamu lihai membaca bahasa tubuh lawan bicaramu, maka obrolan yang kalian lakukan akan semakin asyik dan mengalir.
2. Dapat memahami pikiran dan kepribadian orang lain
Agar dapat memahami bagaimana kepribadian lawan bicaramu, maka kemampuan membaca pikiran ini sangat penting untuk kamu asah. Dengan begitu, kamu dapat menangkap apa yang orang lain pikirkan sehingga dapat dengan mudah mengambil respons dan tindakan.
3. Dapat membantu kita memposisikan diri
Kalau sedang berada di tempat yang baru dan asing, tentu terkadang kamu akan merasakan perasaan canggung, sehingga membuatmu kesulitan mengambil tindakan. Nah, dengan kemampuan membaca pikiran orang kamu akan dapat dengan mudah mengambil posisi atau tindakan yang tepat untuk berhadapan dengan orang-orang yang baru kamu temui dan mulai berinteraksi dengan mereka. Dengan begitu, kamu akan memiliki peluang yang besar untuk dapat berbaur dengan mereka sehingga kehadiranmu akan dengan mudah diterima.
Yuk mulai belajar mengasah kemampuanmu membaca pikiran orang lain agar ketiga manfaat di atas dapat kamu rasakan dengan baik!
Tag
Baca Juga
-
Dear HRD, Ini 6 Cara Membangun Lingkungan Kerja yang Positif
-
Kamu Seorang Karyawan? Yuk Kenali 6 Jenis Izin Meninggalkan Pekerjaan ini!
-
Ketahui Waktu Istirahat dan Izin untuk Meninggalkan Pekerjaan Menurut UU Ketenagakerjaan dan Cipta Kerja
-
4 Tantangan yang Harus Dihadapi oleh HRD di Perusahaan, Kamu Harus Siap!
-
5 Tips untuk Mengatasi Overthinking di Kantor, Terapkan Mindfullness!
Artikel Terkait
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
Ulasan Film Split: Memahami Gangguan Kepribadian Ganda (DID)
-
Bacaan Latin Takbiran Idul Fitri beserta Artinya
-
Rocky Gerung Bongkar Borok Tim Komunikasi Prabowo: Justru Mendelegitimasi Presiden
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Film Waktu Maghrib 2: Teror Baru di Desa Giritirto
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?