Kognisi adalah suatu kegiatan pikiran, ketika seseorang sadar kepada objek pikiran atau persepsi. Kognisi meliputi semua aspek pikiran dan memori.
Dengan definisi ini, barangkali kamu sudah dapat menyimpulkan bahwa otak merupakan alat bagi terjadinya proses kegiatan pikiran yang terjadi secara sadar. Tidak semua orang yang memiliki otak dapat melakukan proses kegiatan berpikir. Sebaliknya, jika otak berfungsi dengan baik, maka orang tersebut bisa melakukan proses kegiatan berpikir.
Lebih jelasnya, kognisi itu mencakup proses mental seperti mempersepsikan, mengingat, belajar, menggunakan bahasa, dan berpikir. Dengan kognisi itulah kita mempelajari sesuatu dan menempatkannya dalam sistem ingatan kita, mengkomunikasikan lewat bahasa dengan menggunakan simbol-simbol mental, dan seterusnya.
Berikut adalah penghambat yang dapat mengganggu kerja kognitif (proses kerja otak) seseorang, yaitu:
1. Sakit Kepala
Sakit kepala yang menjadi problem otak merupakan keadaan yang dapat mengganggu proses berpikir seseorang. Kamu tidak akan bisa berpikir dengan jernih, jika dalam proses berpikir tersebut kamu sedang dijangkiti sakit kepala.
2. Lelah
Kelelahan juga dapat mengganggu cara kerja kognitif. Saat kamu merasa lelah, kamu tidak bisa berpikir dengan baik. Sebab, kelelahan akan menimbulkan gangguan konsentrasi dan menghambat proses tersampainya sesuatu sehingga sulit untuk berpikir.
3. Perubahan Suasana Hati
Mungkin kamu sedang berpikir dengan jernih, entah memikirkan pelajaran atau sedang berpikir yang hendak diucapkan atau ditulis. Namun, ketika tiba-tiba kamu ingat kepada sebuah peristiwa yang membuat suasana hatimu berubah, semisal teringat kepada dia yang telah mencabik-cabik perasaanmu, maka seketika suasana hatimu yang semula tenang dan bahagia berubah menjadi sedih dan gelisah. Tentunya, proses berpikir juga akan terhambat. Perubahan suasana hati ini dapat mengganggu proses kognitif seseorang sehingga menghambat kerja otak untuk berpikir.
4. Lingkungan
Lingkungan juga mendukung terhadap kerja kognitif. Lingkungan yang tenang, terhindar dari deru kendaraan dan riuhnya teriakan, memudahkan kamu untuk berpikir dengan mulus. Sebaliknya, lingkungan yang bising dan gaduh dapat mengganggu kamu untuk berpikir. Karena itu, mencari lingkungan yang sunyi sangat penting dilakukan saat kamu ingin berpikir yang tidak ingin diganggu.
Inilah empat penghambat proses kerja otak sehingga mengganggu pikiran. Jika kamu ingin berpikir dengan jernih, atau ingin sedang menghafalkan sesuatu, bila ingin cepat hafal, maka jagalah kesehatan jangan sampai sakit, kerja semampunya agar tidak lelah, jaga suasana hati agat tidak tersakiti, dan carilah lingkungan yang sepi agar bisa happy.
Baca Juga
-
Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
Rocky Gerung Masuk Istana: Pengkritik Kekuasaan yang Kini Menjadi Penasihat Presiden
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap
-
Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
5 HP Rp3 Jutaan dengan Baterai Jumbo dan Performa Ngebut
-
Menolak Promosi Demi Hidup Tenang: Mengenal Tren Career Minimalism di Dunia Kerja
Terkini
-
The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif
-
Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi
-
Kebakaran Gambut Jambi dan Perang Data: Citra Satelit vs Angka Resmi
-
Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi
-
Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup