Baru-baru ini, pelatih timnas Indonesia, John Herdman memberikan pandangannya terkait keikutsertaan timns Indonesia di ajang ASEAN Cup 2026 atau yang dulunya bernama AFF Cup.
Melansir dari akun instagram @arsiptimnas, pelatih berkebangsaan Inggris tersebut menyebut jika ajang AFF Cup yang notabene merupakan kompetisi terbesar di kawasan regional Asia tenggara merupakan salah satu turnamen yang cukup penting dan bisa menjadi batu loncatan ke ajang Piala Asia 2027 nanti.
“Semua jalan menuju Piala Asia, jadi ini semua adalah batu loncatan dan saya berharap di Piala AFF saya dapat menguji kedalaman skuad dan melihat mana pemain, mungkin beberapa pemain muda, yang akan berkembang pesat dan melesat melalui turnamen itu. Saya bersemangat. Saya mendapat banyak kesempatan untuk melihat berbagai macam pemain,” ujar John Herdman.
Pernyataan yang dilontarkan oleh mantan pelatih timnas Kanada tersebut seakan-akan membantah anggapan sebagian besar pihak yang menyebut jika turnamen AFF Cup tidak terlalu penting bagi timnas Indonesia. Hal ini tentunya berkaca dari tak masuknya kompetisi yang dimulai sejak tahun 1996 tersebut dalam kalender FIFA.
Oleh karena itu, wajar kiranyan jika banyak pihak yang menyebut apabila turnamen AFF Cup sendiri dianggap tak terlalu penting jika dibandingkan dengan ajang yang lebih bergengsi seperti Piala Asia. Terlebih lagi, dalam setiap ajang AFF Cup sendiri memang hampir selalu menimbulkan polemik bagi timnas Indonesia terkait para pemain yang bisa memperkuat skuad garuda atau tidak.
Namun, kini anggapan tersebut mulai dihilangkan oleh John Herdman. Dirinya menyebut ajang AFF Cup bisa menjadi sebuah batu loncatan guna mempersiapkan skuad garuda ke ajang yang lebih tinggi lagi nantinya seperti turnamen Piala Asia. Terlebih lagi, dirinya juga memang masih dalam tahap adaptasi dan mengenal kondisi skuadnya saat ini.
John Herdman Sebut Rivalitas di Kawasan Asia Tenggara Jauh Lebih Ketat
Di sisi lain, John Herdman juga menyoroti situasi pesepakbolaan di kawasan ASEAN atau Asia tenggara saat ini. Menurutnya, persaingan tim-tim dan negara di kawasan Asia tenggara cukup ketat dan hampir tidak memiliki jarak yang terlampau jauh. Dirinya juga membandingkan persaingan sepakbola yang ada di kawasan Asia tenggara dengan persaingan yang ada di negaranya, yakni Inggris.
“Saya sangat ingin merasakan semangat Asia Tenggara. Berasal dari Newcastle, yang bisa saya pahami hanyalah derbi Sunderland-Newcastle dan tampaknya di sini persaingannya jauh lebih sengit!” ujar John Herdman.
Pernyataan yang dilontarkan oleh John Herdman sendiri memang cukup ada benarnya. Pasalnya, di kawasan Asia tenggara sendiri memang kekuatan sepakbola antar negaranya tak terlalu memiliki jarak yang jauh. Bayangkan saja, negara-negara kuat di kawasan ASEAN seperti Thailand, Vietnam, Indonesia dan Malaysia memang menjadi kekuatan tradisional di sub regional sejak zaman dahulu.
Lalu, ada beberapa negara seperti Filipina, Singapura dan Kamboja yang bisa saja menjadi tim kejutan di ajang ASEAN Cup atau AFF Cup. Lalu, kita tak bisa mengabaikan beberapa negara yang dianggap sebagai kasta ketiga seperti Laos, Timor-leste dan Brunei Darussalam yang bisa saja memberikan kejutan di setiap ajang AFF Cup.
Hal inilah yang membuktikan bahwa persaingan sepakbola antar negara di kawasan Asia tenggara memamg cukup ketat dan tak bisa diprediksi dari waktu ke waktu. Melansir dari laman transfermarkt.com, timnas Thailand sendiri saat ini memang masih menjadi tim yang cukup kuat di kawasan ASEAN bagi dari segi raihan trofi dan peringkat sepakbola.
Lalu, ada Vietnam, Malaysia dan Indonesia yang selalu mengekor tim berjuluk “The White Elephants” tersebut. Uniknya, meskipun Indonesia belum pernah sekalipun menjuarai ajang AFF Cup sejak pertama kali digelar, skuad garuda selalu jadi pesaing kuat peraih gelar juara dalam setiap ajang AFF Cup dari waktu ke waktu.
Akankah pada edisi 2026 ini timnas Indonesia akan meraih gelar AFF Cup pertamanya dalam sejarah?
Baca Juga
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Gabung Grup Neraka, Ini Peluang Lolos Indonesia di Piala Asia U-17 2026
-
PSSI Sebut Tak Proses Naturalisasi Baru, Bagaimana Peluang di FIFA Series?
-
Mauro Zijlstra Gabung Persija, Media Lokal Pertanyakan Fungsi Naturalisasi!
-
Heboh! Pemain Diaspora ke Liga Indonesia Demi AFF Cup? PSSI Buka Suara
Artikel Terkait
Hobi
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Nova Arianto Sanjung Peningkatan Mental Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Kedua
-
11 Tim Formula 1 Rilis Tampilan Baru Mobil 2026, Mana yang Paling Keren?
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
Terkini
-
Mau Dinner Valentine? Ini 5 Ide OOTD Dress ala Seleb yang Bisa Kamu Sontek
-
Anime Ushiro no Shomen Kamui-san Siap Tayang Musim Panas 2026
-
Tim Produksi Roshidere Tunda Jadwal Tayang Season 2 ke 2027, Ini Alasannya
-
Cinema oleh Woodz: Kenangan Kisah Cinta Masa Lalu yang Bikin Gagal Move On
-
Hidangan Imlek Penuh Makna: 5 Makanan Khas yang Identik dengan Imlek