Hayuning Ratri Hapsari | Yulenni Yulen
Ilustrasi hidangan khas imlek (Instagram/angkeheritage)
Yulenni Yulen

Imlek selalu identik dengan tradisi, keluarga, dan tentu saja hidangan yang sarat makna. Setiap makanan di meja bukan sekadar lezat, tapi juga simbol harapan, keberuntungan, dan kemakmuran di tahun baru.

Dari hidangan manis hingga gurih, setiap sajian punya cerita dan makna sendiri. Berikut lima makanan khas yang identik dengan Imlek, lengkap dengan simbolisme yang menarik untuk disimak.

1. Ikan Utuh

Ilustrasi ikan (Freepik)

Pada Imlek, ikan utuh menjadi hidangan wajib karena melambangkan kelimpahan dan rejeki. Menyajikan ikan utuh dipercaya membawa keberuntungan, dengan kepala sebagai simbol awal yang baik dan ekor menandai kesuksesan.

Selain makna simbolis, ikan utuh juga mempercantik meja Imlek dengan warna cerah dan hiasan sayuran. Hidangan ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menjadi wujud doa akan kemakmuran, kebahagiaan, dan kesejahteraan bagi seluruh keluarga di tahun baru.

2. Tang Yuan

Ilustrasi Tang Yuan (Freepik)

Tang Yuan adalah bola ketan kenyal yang disajikan dalam kuah manis hangat, biasanya diisi pasta wijen, kacang merah, atau kacang tanah. Teksturnya lembut dan kenyal, serta rasanya manis dan gurih, sempurna dinikmati bersama keluarga saat perayaan Imlek.

Selain nikmat, Tang Yuan sarat makna simbolis. Bentuk bulatnya melambangkan kesatuan keluarga, sementara rasa manisnya melambangkan harapan hidup yang bahagia dan penuh keberuntungan di tahun baru. Menyajikannya adalah tradisi yang menyatukan keluarga dan mewariskan doa serta kasih sayang dari generasi ke generasi.

3. Siu Mie

Ilustrasi siu mie (Freepik/timolina)

Tak lengkap rasanya perayaan Imlek tanpa kehadiran Siu Mie, hidangan mi khas Tionghoa. Mi kenyal dipadukan dengan daging, seafood, dan sayuran, menghadirkan rasa gurih yang lezat sekaligus melambangkan umur panjang dan kebahagiaan.

Selain lezat, Siu Mie menjadi momen berkumpul keluarga, menghangatkan suasana, dan melestarikan tradisi. Tak heran hidangan ini menjadi favorit saat Imlek.

4. Yu Sheng

Ilustrasi Yu Sheng (Instagram/signaturesjakarta)

Selama perayaan Imlek, Yu Sheng menjadi sajian yang selalu dinantikan karena sarat makna dan warna-warni yang menggugah selera. Terdiri dari irisan ikan segar, sayuran, dan bumbu khas, setiap bahan melambangkan kelimpahan, rezeki, dan kebahagiaan untuk tahun baru.

Momen menyantap Yu Sheng sering diiringi ritual “lo hei”, yaitu mengaduk bahan bersama sambil mengucapkan harapan. Tradisi ini tidak hanya membawa keberuntungan, tetapi juga mempererat kebersamaan keluarga, menjadikan Yu Sheng simbol sukacita dan semangat menyambut tahun baru.

5. Lumpia

Ilustrasi lumpia (Freepik/jcomp)

Tidak lengkap rasanya merayakan Imlek tanpa lumpia. Kulitnya yang renyah membungkus isian sayur dan daging yang gurih, menjadikannya hidangan lezat sekaligus simbol kemakmuran dan rezeki.

Membuat lumpia bersama keluarga bukan hanya soal makanan, tetapi juga tradisi yang hangat. Kehadirannya menambah keceriaan perayaan dan membawa doa untuk tahun baru yang lebih bahagia dan penuh berkah.

Makanan khas Imlek bukan hanya soal rasa, tapi juga cerita dan harapan. Setiap gigitan adalah cara sederhana merayakan kebersamaan dan mengundang keberuntungan di tahun yang baru.