Kamu mungkin sering kali membandingkan pencapaian kamu dengan orang yang berada di sekitar kamu, terutama dengan teman-teman sebaya yang memiliki usia yang sama dengan karena kamu sering bersama mereka. Terkadang kamu melihat langkah mereka yang lebih cepat dalam melakukan sesuatu, entah lebih dulu menyelesaikan kuliah, mendapatkan pekerjaan, atau lebih dulu menikah.
Jika hanya melihat saja tanpa membuat hal itu mengganggu pikiran, mungkin tidak ada salahnya. Tapi apa yang terjadi jika kamu selalu membandingkan dirimu dengan orang lain terutama dengan teman-temanmu? Mari simak beberapa alasan mengapa kamu harus berhenti membandingkan dirimu dengan orang lain berikut ini:
1. Kamu menjadi Tidak Fokus pada Dirimu Sendiri
Ya! Kamu pasti memiliki hal yang harus kamu selesaikan. Membandingkan diri dengan pencapaian orang lain lalu membiarkan hal itu mengganggu pikiranmu hanya akan membuat pikiranmu terganggu dan pada akhirnya kamu menjadi tidak fokus untuk menyelesaikan segala sesuatu yang harus kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas dirimu sendiri. Belajarlah untuk peka dengan hal-hal yang bisa menghambat langkahmu, termasuk tidak fokus.
2. Sekali Kamu Melakukannya, Kamu akan Terus Seperti itu jika Tidak Berusaha untuk Berhenti Membandingkan
Membandingkan diri bisa jadi hal yang mandarah daging jika terus menerus kamu lakukan. Kamu harus ingat bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan yang tidak seorang pun tahu kapan akan berhenti. Jika hari ini kamu membandingkan diri kamu dan temanmu yang sudah selesai kuliah, mungkin tahun depan kamu akan membandingkan diri lain dengan orang yang sama tentang siapa yang lebih dulu mendapatkan pekerjaan.
Lalu seterusnya membandingkan siapa yang mendapatkan gaji paling besar. Mau sampai kapankah kamu melakukannya? Kamu harus mencoba berhenti dari hal yang satu ini agar hidupmu lebih fokus dan tenang.
3. Kamu Tidak akan Tenang
Melihat pencapaian orang lain dan membandingkan diri hanya membuat kamu tidak tenang. Hal itu baik jika kamu membuatnya sebagai sebuah motivasi namun sayangnya tak semua orang bisa dan mau melihat sesuatu dari segi yang positif. Jadi berhentilah membandingkan dirimu agar kamu bisa tenang dan fokus untuk melakukan apa yang seharusnya kamu lakukan dan kamu selesaikan.
4. Cenderung Tidak Bersyukur
Apapun yang kamu miliki dan kamu terima, mungkin tidak sebesar dan sebanyak yang orang lain terima tapi tetaplah bersyukur dan berusaha. Jangan merasa bahwa semua yang terjadi adalah hal yang tidak adil. Tidak semua hal seperti itu! Kamu harus melihat ke dalam dirimu sendiri dulu, apa kamu sudah berusaha sebaik mungkin? Atau kamu masih sering bersantai-santai?
Setelah membaca empat hal di atas, apa kamu masih mau membandingkan dirimu dengan orang lain? Stop sekarang ya! Fokus pada diri sendiri dan lebih banyak bersyukur adalah sesuatu yang harus kamu lakukan.
Tag
Baca Juga
-
3 Tips untuk Menjadi Orang yang Tegas, Salah Satunya Mencintai Diri Sendiri
-
Bukan Selingkuh, 4 Hal ini Bisa jadi Pemicu Rumah Tangga Retak
-
3 Hal yang Tanpa Kamu Sadari Bisa Merusak Rumah Tangga, Stop Lakukan!
-
4 Cara Menjadi Orang yang Tidak Mudah Panik, Penasaran untuk Mencoba?
-
4 Tanda Kalau Kamu Sudah Siap Membangun Rumah Tangga, Apa Saja?
Artikel Terkait
-
Kenali 5 Masalah Kulit Setelah Mudik dan Cara Mengatasinya
-
Punya Masalah Selesaikan, Bukan Cuma Nge-repost Quotes TikTok yang Relate!
-
Xiaomi Atasi Masalah Pengisian Baterai yang Lambat, Termasuk di Indonesia
-
Pelatih Asal Spanyol Blak-blakan, Persija Sedang Dilanda Masalah Internal
-
Bukan Sekadar Masalah Rambut, Ini 5 Penyebab Ketombe yang Perlu Anda Ketahui
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Lee Jae Wook Bakal Main di 'Honeycomb Project', Drama Horor Fantasi Netflix
-
Kalahkan Korea Selatan, Hal Ini Masih Perlu Dievaluasi dari Timnas Indonesia U-17
-
Jejak Politika Ki Hajar Dewantara dalam Menyongsong Kemerdekaan Bangsa
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara