Menghafal merupakan kerja kognisi di mana otak memegang peranan paling utama. Dalam menghafal, yang terjadi adalah bagaimana memori otak memunculkan kembali informasi yang sudah disimpan di dalamnya.
Namun, perlu dipahami apa saja tahapan yang penting untuk disiapkan sebelum memunculkan kembali informasi yang disimpan di dalam memori, yang kemudian disebut menghafal.
Berikut ini tujuh tahap persiapan sebelum menghafal:
1. Timing
Persiapan awal sebelum menghafal adalah persoalan waktu. Tidak mungkin menggunakan seluruh waktu untuk menghafal, mengingat kita juga perlu melakukan tugas-tugas yang lain. Kita mungkin membutuhkan waktu di pagi hari atau malam untuk menghafal. Kita harus menentukan kapan waktu yang dipilih untuk menghafal.
2. Freshening
Faktor kesegeran tubuh juga perlu diperhatikan sebagai bagian dari persiapan sebelum menghafal pelajaran. Kita tidak akan maksimal menghafal pelajaran jika tubuh kita sedang dalam keadaan gerah, sakit, atau kepanasan.
3. Planning
Planning yang dimaksud adalah persiapan yang berkenaan dengan pemilihan tempat. Di mana kita akan menghafal pelajaran dan seperti apa kondisi lingkungan dari tempat tersebut, sudah harus benar-benar dipersiapkan dengan baik.
4. Motivating
Apa motivasi kita sehingga harus menghafal pelajaran itu? Mengenal motivasi menghafal dengan baik dapat memudahkan kita dalam proses menghafal itu sendiri. Oleh karena itu, adanya motivasi ini sangat penting ketika kita akan menghafal pelajaran.
5. Dopping
Ketika kita akan menghafal pelajaran, kita butuh banyak energi. Untuk memperoleh sumber energi tersebut, kita memerlukan dopping. Namun, dopping yang dimaksud di sini, bukanlah jenis obat-obatan yang justru membahayakan terhadap kesehatan. Dopping di sini maksudnya adalah apa yang bisa kita konsumsi dan kita menyukainya sehingga dengan mengonsumsi bahan tersebut kita bisa kembali bersemangat untuk menghafal.
6. Noting
Meskipun kita memang ingin menghafal, bukan berarti mengabaikan pentingnya catatan. Dalam proses menghafal, kita tetap harus menyediakan catatan-catatan yang akan membantu memudahkan kita dalam menghafal.
7. Writing
Menulis apa yang ingin kita hafalkan dalam susunan kalimat yang ringan dan lugas, juga penting dilakukan. Ketika kita ingin menghafalkan teori dalam sebuah pelajaran dengan uraian yang panjang, otomatis kita akan merasa kesulitan. Namun, jika kita membuatnya dengan kalimat yang ringkas sebagaimana yang kita pahami, maka akan memudahkan kita untuk cepat menghafal.
Inilah tujuh hal yang perlu disiapkan sebelum proses menghafal pelajaran. Selamat mencoba. Semoga manfaat!
Baca Juga
-
Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia: Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru
-
Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB
-
Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Eye Serum untuk Atasi Mata Panda, Garis Halus dan Mata Lelah
-
Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier
-
4 Acne Serum Centella Asiatica, Kurangi Rasa Gatal pada Jerawat Meradang
-
4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi
-
Samsung Rilis Galaxy Tab S12 Series, Harganya Ada yang Tembus Rp27 Juta
Terkini
-
Tazza: The Song of Beelzebub, Balas Dendam Mantan Raja Kasino di Meja Poker
-
Eksploitasi Terselubung: Bahaya Nyata Sharenting bagi Masa Depan Anak
-
About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!
-
Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial
-
Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!