Ambisi untuk selalu meraih hasil yang terbaik, terkadang membuat kamu berusaha terlalu keras, sehingga batasan diri sendiri sering kali diabaikan. Kamu juga menjadi tidak toleran terhadap kesalahan yang tidak sengaja diperbuat. Sulit memaafkan diri sendiri, juga mudah frustrasi saat menghadapi kegagalan.
Tanpa kamu sadari, inilah bukti nyata kalau selama ini kamu sudah bersikap terlalu keras pada diri sendiri. Padahal, jelas-jelas hal ini hanya akan menjebakmu dalam ketidakbahagiaan. Bahkan lebih buruk lagi bisa mencederai kesehatan mental.
Makanya, kamu harus bisa lebih mengasihi diri sendiri, dan belajar menerima diri sendiri apa adanya. Sebelum itu, kenali dulu lima tanda yang menunjukkan kamu terlalu keras pada diri sendiri.
1. Sukar melupakan kesalahan masa lalu
Wajar bila kamu merasa menyesal atas kesalahanmu di masa lalu. Namun, bukan berarti kamu bebas untuk menyalahkan diri sendiri secara terus-menerus. Ingat, bahwa beberapa hal tidak sepenuhnya ada dalam kendalimu.
Cobalah untuk bersikap lebih lunak pada diri sendiri, dan maafkan juga seluruh kesalahan yang pernah dilakukan. Segera keluar dari kubangan penyesalan, lalu mulailah melakukan aksi nyata untuk memperbaiki diri supaya kesalahan serupa tidak terulang kembali.
2. Berlebihan dalam mengkritik diri sendiri
Dalam batasan yang wajar, mengkritik diri sendiri memang ampuh untuk memantik semangat dari dalam diri. Namun, apabila sudah sampai tahap terlalu sering dan berlebihan, yang ada malah rasa percaya dirimu perlahan bisa habis terkikis.
Adakalanya kamu juga perlu memberi apresiasi pada diri sendiri saat berhasil melakukan yang terbaik. Jangan hanya fokus pada kekuranganmu, apalagi terus-menerus membuat penilaian yang buruk, yang sama sekali tidak membangun.
3. Menaruh perhatian besar pada hal-hal yang belum dicapai
Sifat dasar manusia adalah selalu menginginkan apa yang belum pernah dimiliki. Demi mewujudkannya, tak jarang orang rela berbuat apa saja, termasuk memaksa dirinya untuk terus bekerja hingga melampaui batas.
Tentu, hal demikian lama-kelamaan bakal membuat kamu kelelahan, baik secara fisik maupun mental. Alih-alih begitu, lebih baik kamu menikmati dan mensyukuri segala hal yang telah kamu miliki.
4. Menganggap diri tidak sehebat orang lain
Suka membandingkan diri dengan orang lain adalah tanda lainnya yang menunjukkan kamu terlalu keras pada diri sendiri. Kamu melupakan kenyataan bahwa setiap orang telah dianugerahi dengan potensinya masing-masing.
Terlalu fokus pada pencapaian orang lain cuma membuang-buang waktu saja. Akan lebih baik jika kamu memusatkan perhatianmu hanya pada kemampuan yang kamu miliki.
5. Merasa diri tak pantas menerima pujian
Siapa pun pasti akan merasa tersanjung saat ada orang lain yang memujinya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa menjadi motivasi tersendiri.
Namun, hal ini tidak berlaku bagi mereka yang cenderung terlalu keras pada diri sendiri. Tak peduli sebanyak apa pun pujian yang mereka dapatkan, yang timbul di hati mereka hanyalah perasaan bahwa mereka tidak layak mendapatkan semua itu.
Bersikap terlalu keras pada diri sendiri bukannya membantumu untuk menjadi lebih baik, malah cenderung memperkeruh segalanya. Mulai sekarang, cobalah untuk belajar memperlakukan diri sendiri selayaknya seorang sahabat.
Baca Juga
-
5 Hal yang Perlu Dipersiapkan sebelum Bike to Work, Semangat Gowes!
-
Dear Pekerja, Ini 5 Hal yang Mesti Kamu Lakukan di Hari Pertama Masuk Kerja
-
5 Hal yang Bisa Kamu Lakukan saat Tak Kunjung Mendapatkan Pekerjaan
-
5 Tips agar Terhindar dari Sifat Sombong saat Memperoleh Keberhasilan
-
Terlihat Wajar, 5 Hal Ini Justru Bikin Lelah Mental
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Cari Laptop Rp5 Jutaan? Infinix XBOOK B15 Punya Banyak Kejutan dan Layak Dilirik
-
Bebas Kusam! Ini 5 Body Serum Efek Tone Up untuk Tampilan Kulit Cerah
-
Bye Bekas Jerawat! 4 Night Cream Arbutin Wajah Auto Glowing di Pagi Hari
-
Wajah Auto Mulus! 5 Dark Spot Correcting Serum Ampuh Samarkan Noda Hitam
Terkini
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan
-
5 Centimeters Per Second: Ketika Cinta Pertama Bertemu dengan Kenyataan