Zaman sekarang, disadari atau tidak disadari, orang-orang pasti pernah berada pada fase overthinking atau memikirkan sesuatu secara berlebihan. Apalagi banyaknya tuntutan yang menghampiri hidup kita sedikit banyak juga ikut dalam memperparah overthinking yang kita alami.
Kebiasaan overthinking jika tidak dihentikan dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada mental seseorang. Pentingnya kiranya bagi kita untuk mengetahui cara mengelola pikiran agar tidak terus-menerus terjebak dalam overthinking.
Berikut ini adalah beberapa cara ampuh berhenti overthinking. Yuk terapkan!
1. Menyadari keadaan sebenarnya
Akar dari overthinking biasanya adalah berbagai permasalahan yang tertumpuk menjadi satu, sehingga membuat kita merasa kelelahan dan bingung harus mengerjakan apa terlebih dahulu. Ingin memulai yang ini, tetapi takut gagal dan permasalahan yang lain jadi terbengkalai.
Untuk keluar dari situasi ini, kamu harus bisa menyadari keadaan sebenarnya yang sedang terjadi pada dirimu. Coba untuk memikirkan segala permasalahan itu dari jarak yang cukup jauh. Lihat secara keseluruhan, lalu coba urutkan dari yang termudah sampai paling sulit. Lalu cobalah untuk menyelesaikannya dari yang termudah terlebih dahulu.
2. Jangan takut salah atau gagal
Sumber overthinking lainnya adalah perasaan takut salah, takut gagal, takut kecewa, dan berbagai perasaan takut lainnya. Perasaan negatif inilah yang tanpa sadar menguras tenaga serta pikiran kita, sehingga kita tidak lagi mempunyai tenaga untuk melakukan sesuatu karena terlalu fokus pada aspek negatifnya.
Berhenti merasa takut salah, takut gagal, dan perasaan negatif lainnya. Daripada membuang tenaga dan pikiran untuk terus memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi, lebih baik kamu menggunakannya untuk memulai langkah pertama.
3. Cari penghiburan dan berbahagialah
Keadaan stres akibat beban pekerjaan atau tugas kuliah yang bertumpuk pasti menyebabkan kita overhinking kira-kira bisa selesai tepat waktu atau tidak. Ketika sedang overhinking, tanpa sadar produktivitas kita juga menurun.
Jadi, ketika sedang berada di fase overthinking, cobalah untuk berhenti sejenak dari hal sedang kita kerjakan, carilah penghiburan atau sarana refreshing, kemudian berbahagialah. Semua pekerjaan akan terasa mudah dikerjakan jika suasana hati kita sedang baik.
4. Berhenti mencari kesempurnaan
Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Menunggu kesempurnaan hanya akan membuat kita merasa takut mencoba hal baru karena takut apa yang akan kita kerjakan tidak sempurna. Menjadi pribadi yang ambisius dan selalu berusaha menampilkan yang terbaik itu memang bukan hal yang salah, tetapi kita juga harus ingat bahwa selalu ada berbagai kemungkinan, termasuk gagal.
Berhenti mengharapkan kesempurnaan, mulailah melangkah pada jalan yang baru. Lambat laun, kita bisa belajar dari berbagai kesalahan untuk menghindari mengulang kesalahan yang sama di masa mendatang.
Itulah empat cara ampuh agar kita bisa berhenti overthinking. Sayangi dirimu sendiri, ambisius itu memang boleh, tetapi selalu ingat, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Lagipula, setiap orang pasti memiliki jatah dan porsinya masing-masing.
Baca Juga
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Capek Bersosialisai? Fenomena Social Battery Habis pada Anak Muda
Terkini
-
Ulasan The Yellow Wallpaper, Ketika Kisah Horor Tak Selalu Tentang Hantu
-
Kembali ke Titik Nol: Saat Bisnis Tak Lagi Sekadar Mengejar Untung
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati
-
Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar