Mengajak anak ke taman bermain merupakan hal sederhana yang bisa membuat orang tua nyaman dan anak senang. Orang tua akan nyaman pergi ke taman karena gratis dan itung-itung sambil cari udara yang segar. Anak juga merasa betah di sana.
Tidak mengapa untuk mengajak anak main ke taman sesekali. Yang penting jangan lengah untuk mengawasi dan hindari sibuk sendiri.
Berikut ini merupakan 5 manfaat mengajak anak main ke taman.
1. Memberikan ruang bebas kepada anak
Setiap anak sebenarnya menyukai kebebasan. Karena dengan kebebasan itulah, anak memuaskan rasa ingin tahunya. Namun ketika berada di rumah, tentunya setiap orang tua punya aturan sendiri-sendiri untuk setiap anggota keluarga. Misalnya, melarang anak bermain benda-benda yang terbuat dari kaca karena mudah jatuh dan pecah. Meskipun anak merasa terkekang, namun semua itu demi kebaikannya.
Dengan mengajak anak bermain di taman, anak bisa memuaskan rasa ingin tahunya. Karena biasanya taman merupakan tempat yang ramah anak. di sana anak bisa memainkan apa yang dia suka, berlari kesana kemari, menyentuh tanah dan rumput, dan yang lainnya.
Semua itu sebenarnya mudah di temukan jika kita tinggal di pedesaan. Tinggal keluar rumah sudah ada tanah dan rumput yang membentang sebagai halaman. Pohon-pohon tumbuh subur mengelilingi rumah dan membuat suasana nampak semilir dan indah.
Tapi ketika kita tinggal di kota, sulit untuk menemukan suasana seperti itu. Buka pintu, sudah langsung lihat banyak rumah orang lain. Boro-boro punya halaman. Nah, di taman setiap orang bisa mendapatkan ketenangan seperti di desa.
2. Membuat anak mengenal alam
Berkenalan dengan alam bisa dimulai dengan membiarkan anak bermain di tanah, menyentuh tumbuh-tumbuhan, mendengar gemericik derasnya air sungai, dan lain sebagainya.
Di taman, anak bisa memahami ragam tumbuh-tumbuhan, kalau diizinkan bisa pula untuk nyeker dan langsung menyentuh tanah atau rumput, anak juga akan senang menggenggam bebatuan yang ada di sana.
Taman menjadi media bagi anak untuk mengenal alam. Namun, orang tua harus benar-benar mengawasi anak ketika bermain.
3. Belajar bersosial
Anak akan menemukan banyak teman baru ketika berada di taman. Anak akan tertarik untuk mendekatkan diri, mengajak berkenalan, belajar berempati dan bersosial kepada teman sebayanya.
Jangan halangi anak untuk bermain atau mencoba mengenalkan diri kepada teman-teman se usianya. Justru kita harus berbangga diri karena anak kita tumbuh menjadi anak yang pemberani.
4. Menjadikannya lebih sehat
Dengan banyak bergerak, anak akan menjadi lebih sehat. Dengan berjalan di tanah atau rumput, anak akan memiliki kekuatan otot yang jauh lebih kuat.
Selain seru, main ke taman nyatanya memiliki ragam manfaat yang tentunya sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.
5. Menjadikannya anteng dan tidak rewel
Karena merasa antusias dengan hal yang disenangi, seorang anak akan menjadi anteng dan tidak rewel bahkan bisa berjam-jam. Hal ini bisa dilakukan sebagai tips menjauhkan anak dari gadget.
Ketika anak bosan, biasanya orang tua akan buru-buru mencari video yang menarik di Youtube. Namun permainan anak dengan alam akan jauh lebih menyenangkan.
Itu dia 5 manfaat mengajak anak bermain ke taman. Semoga bermanfaat!
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Inspirasi Outfit Bernuansa Putih ala Karina aespa yang Estetik Banget!
-
4 Gentle Cleanser Rice Ampuh Mencerahkan dan Jaga Kelembapan Kulit Sensitif
-
Redmi Turbo 5 Max Meluncur Bulan Ini, HP MediaTek Dimensity 9500s dan Baterai 9.000 mAh
-
Spesifikasi Infinix Note Edge 5G Resmi Muncul, HP Murah Rp 3 Jutaan Bawa Chipset Dimensity 7100
-
Wajib Baca! 5 Rekomendasi Buku yang Cocok untuk Self-Healing dan Refleksi Diri
Terkini
-
Mengenal Non-Apology Apology: Analisis Permintaan Maaf Azkiave yang Tuai Kritik.
-
Perjamuan Sebelum Perang
-
Membaca Ulang Makna Perceraian di Novel Setelah Putus Karya Isrina Sumia
-
Jika Kucing Lenyap dari Dunia: Tentang Kehilangan dan Arti Kehidupan
-
Malam 3 Yasinan: Horor Psikologis yang Menggali Luka dan Rahasia Keluarga