Dalam kehidupan ini, tidak semua orang mau untuk membuka diri terhadap orang lain. Selalu ada orang yang mau membuka diri atau transparan bercerita tentang pribadi dan rumah tangganya. Ada juga yang tertutup soal pribadi dan keluarganya.
Sah-sah saja, hal tersebut karena setiap manusia punya prinsip-prinsip yang berbeda-beda dan tak bisa disamaratakan. Sebab itu, kita perlu tahu alasan kenapa seseorang menutup diri.
Berikut 3 (tiga) alasan kenapa seseorang menutup diri:
1. Tidak ingin urusan pribadi menjadi konsumsi orang lain
Alasan pertama kenapa seseorang menutup diri adalah tidak ingin urusan pribadi menjadi konsumsi orang lain. Banyak sekali orang saat ini tak suka menceritakan apa yang dia alami hari ini, kemarin dan masa lalu.
Banyak sekali kita jumpai seseorang yang pendiam dan lebih banyak mendengar daripada bercerita kepada orang lain. Tujuannya agar kondisi dirinya dan keluarganya tidak diketahui. Tentu hal tersebut sah-sah saja asalkan itu baik buat dirinya.
2. Memilih-milih pertemanan
Alasan kedua adalah memilih-milih pertemanan. Ada orang yang lebih suka berteman dengan orang yang pendiam saja, bukan dengan orang yang terlalu aktif dan reaktif. Hal itu tentu sering kita saksikan dalam kehidupan ini.
Seseorang yang memilih-milih pertemanan itu tentu punya alasan tersendiri dan itu sah-sah saja dan tak perlu kita permasalahkan. Itu tandanya setiap orang berbeda-beda dalam memaknai hubungan pertemanan.
3. Dikarenakan kurang percaya diri
Cara terakhir adalah dikarenakan kurang percaya diri. Seseorang yang kurang percaya diri biasanya tak suka dengan keramaian dan banyak pertemanan serta membuka diri lebih luas.
Setiap orang yang kurang percaya diri tentu akan susah diajak untuk terbuka dan cenderung senang dengan kesendirian. Namun demikian, kita tak boleh menyalahkan sikap tersebut karena itu sah-sah saja dalam kehidupan ini. Kita harus terus berjalan dengan setiap prinsip hidup yang kita miliki.
Dengan adanya 3 (tiga) alasan tersebut, tentu akan membantu kita memahami teman maupun siapa saja yang suka menutup diri. Kemungkinan besar dirinya termasuk dalam salah satu yang disebutkan tersebut. Jadi, kita bisa maklum.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Brand Fashion Ini Ajak Generasi Muda Unjuk Gigi dan Ekspresikan Diri Melalui Gaya
-
Ulasan Buku Terserah Apa Kata Orang: Menjalani Hidup Tanpa Kepura-Puraan
-
Makna di Balik Mantra Jennie BLACKPINK: Lagu yang Mengangkat Energi Positif
-
Viral Momen Agus Buntung Turun dari Mobil Tahanan, Gaya bak Artis Sapa Fans sampai Beri Sambutan
-
Percaya Diri Itu Penting! Yuk, Ikuti 4 Tips Praktis dari Olivia Valentina
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya