Menurut peneliti, kegiatan menunda pekerjaan itu sebenarnya memiliki dampak positif karena manusia menjadi lebih bersemangat dan fokus dalam mengerjakan ketika dikejar waktu. Namun, bila menunda-nunda sudah menjadi kebiasaan yang merugikan. Bahkan sampai ada banyak pekerjaan yang tidak terselesaikan karena dampak dari menunda, hal itu perlu dibenahi. Ada banyak kebiasaan yang memengaruhinya. Apabila kamu merasa kebiasaan menundamu sudah merugikanmu, yuk sekarang mulai kurangi 4 kebiasaan buruk ini! Simak sampai habis ya!
1. Bermain Medsos Berlebihan
Tak ada salahnya, bila kamu bermain medsos atau media sosial untuk refreshing dan mengistirahatkan pikiran. Namun, ketika kamu merasa sudah kelewatan dan berlebihan dalam penggunaanya, sebaiknya kamu hentikan. Apalagi bila banyak pekerjaan yang tidak terselesaikan akibat terlalu lama berselancar di media sosial. Kalau sudah begitu, lebih baik belajar mengurangi waktu berselancar di media sosialmu, ya?
2. Sering Bilang “Nanti Aja Deh.”
Sadar tidak sadar, kadang kalimat yang seringkali kamu ucapkan bisa berpengaruh besar pada hal-hal yang akan atau sedang kamu lakukan. Apabila kamu seringkali mengucapkan kalimat yang menghambat produktivitas, maka dampaknya juga akan berimbas padamu. Kamu sering menunda dan tak lekas menyelesaikan apa yang harus kamu selesaikan.
Berawal dari kalimat “Nanti aja deh” “Satu jam lagi deh.” “Habis main bakal aku kerjain deh.”, bisa bisa bukannya mengerjakan sesuai omonganmu, kamu malah lupa atau bisa jadi ada kegiatan yang tak terduga yang harus kamu lakukan, atau kamu kelelahan dan jadi malas untuk mengerjakannya.
3. Meremehkan Hal atau Kegiatan Kecil
Ada baiknya kamu mengubah kalimat “Udah ngerjain ini, tinggal yang itu.” menjadi “Udah ngerjain yang ini dan masih harus ngerjain yang itu. Yuk semangat!”. Penerapan itu pernah dikatakan oleh Pandji Pragiwaksono dalam kanal Youtube-nya. Dua kalimat tadi memiliki arti yang beda. Kalimat pertama cenderung meremehkan yang “tinggal.”
Kalimat kedua cenderung mementingkan hal-hal yang harus diselesaikan secara adil dan sama rata. Mulai sekarang, selalu prioritaskan dan segerakan untuk melakukan hal-hal sekecil apapun itu ya, karena kalau bisa sekarang kenapa harus nanti?
4. Tidak Menyusun Skala Prioritas
Hal ini benar-benar harus kamu garisbawahi. Apabila sampai saat ini kamu belum mempunyai skala prioritas dari segala kegiatanmu, maka buatlah sekarang. Detik ini juga, kamu harus bisa mengelompokkan mana hal-hal yang penting dan harus kamu dahulukan. Tentunya dnegan begitu kamu bisa lebih tahu dan menghargai waktumu untuk bisa memanfaatkannya lebih baik.
Itu dia tadi 4 hal yang sebaiknya kamu kurangi supaya kegiatan menunda-nunda pergi. Semoga bermanfaat, ya!
Tag
Baca Juga
-
3 Hal yang Buat Banyak Orang Kagum, Ramah Perlu tapi Bukan Nomor Satu!
-
5 Hal yang Sebaiknya Tidak Kamu Lakukan Setelah Bangun Tidur
-
3 Alasan Mengapa Kamu Tidak Perlu Terlalu Meratapi Kepergian Seseorang
-
Suka Fotografi? Simak 3 Cara Terkini Tuk Jadikan Hasil Fotomu Gudang Cuan!
-
3 Cara Brilian yang Bisa Buatmu Berkembang Lewat Menonton Film
Artikel Terkait
-
Pekerjaan Adam Suseno sebelum Menikahi Inul Daratista, Kini Dituding Cuma Andalkan Penghasilan Istri
-
Saatnya Resign setelah Lebaran?
-
Lisa Mariana Kerja Apa? Jengkel Dituduh Rela Bongkar Hubungan dengan RK demi Dapat Endorse
-
Bill Gates Prediksi Profesi Dokter dan Guru Bakal Hilang 10 Tahun Lagi
-
CEK FAKTA: Lowongan Kerja PT Ajinomoto Mendaftar via Tautan di TikTok
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan
-
Tuhan Selalu Ada Bersama Kita dalam Buku "You Are Not Alone"