Hentikan 4 Kebiasaan Buruk Ini agar Kamu Tak Lagi Menunda-nunda Pekerjaan!

Ayu Nabila | Adira Putri Aliffa
Hentikan 4 Kebiasaan Buruk Ini agar Kamu Tak Lagi Menunda-nunda Pekerjaan!
Ilustrasi orang sedang menggunakan gadget (Pexels.com/ Roberto Nickson)

Menurut peneliti, kegiatan menunda pekerjaan itu sebenarnya memiliki dampak positif karena manusia menjadi lebih bersemangat dan fokus dalam mengerjakan ketika dikejar waktu. Namun, bila menunda-nunda sudah menjadi kebiasaan yang merugikan. Bahkan sampai ada banyak pekerjaan yang tidak terselesaikan karena dampak dari menunda, hal itu perlu dibenahi. Ada banyak kebiasaan yang memengaruhinya. Apabila kamu merasa kebiasaan menundamu sudah merugikanmu, yuk sekarang mulai kurangi 4 kebiasaan buruk ini! Simak sampai habis ya!

1. Bermain Medsos Berlebihan

Tak ada salahnya, bila kamu bermain medsos atau media sosial untuk refreshing dan mengistirahatkan pikiran. Namun, ketika kamu merasa sudah kelewatan dan berlebihan dalam penggunaanya, sebaiknya kamu hentikan. Apalagi bila banyak pekerjaan yang tidak terselesaikan akibat terlalu lama berselancar di media sosial. Kalau sudah begitu, lebih baik belajar mengurangi waktu berselancar di media sosialmu, ya?

2. Sering Bilang “Nanti Aja Deh.”

Sadar tidak sadar, kadang kalimat yang seringkali kamu ucapkan bisa berpengaruh besar pada hal-hal yang akan atau sedang kamu lakukan. Apabila kamu seringkali mengucapkan kalimat yang menghambat produktivitas, maka dampaknya juga akan berimbas padamu. Kamu sering menunda dan tak lekas menyelesaikan apa yang harus kamu selesaikan.

Berawal dari kalimat “Nanti aja deh” “Satu jam lagi deh.” “Habis main bakal aku kerjain deh.”, bisa bisa bukannya mengerjakan sesuai omonganmu, kamu malah lupa atau bisa jadi ada kegiatan yang tak terduga yang harus kamu lakukan, atau kamu kelelahan dan jadi malas untuk mengerjakannya.

3. Meremehkan Hal atau Kegiatan Kecil

Ada baiknya kamu mengubah kalimat “Udah ngerjain ini, tinggal yang itu.” menjadi “Udah ngerjain yang ini dan masih harus ngerjain yang itu. Yuk semangat!”. Penerapan itu pernah dikatakan oleh Pandji Pragiwaksono dalam kanal Youtube-nya. Dua kalimat tadi memiliki arti yang beda. Kalimat pertama cenderung meremehkan yang “tinggal.”

Kalimat kedua cenderung mementingkan hal-hal yang harus diselesaikan secara adil dan sama rata. Mulai sekarang, selalu prioritaskan dan segerakan untuk melakukan hal-hal sekecil apapun itu ya, karena kalau bisa sekarang kenapa harus nanti?

4. Tidak Menyusun Skala Prioritas

Hal ini benar-benar harus kamu garisbawahi. Apabila sampai saat ini kamu belum mempunyai skala prioritas dari segala kegiatanmu, maka buatlah sekarang. Detik ini juga, kamu harus bisa mengelompokkan mana hal-hal yang penting dan harus kamu dahulukan. Tentunya dnegan begitu kamu bisa lebih tahu dan menghargai waktumu untuk bisa memanfaatkannya lebih baik.

Itu dia tadi 4 hal yang sebaiknya kamu kurangi supaya kegiatan menunda-nunda pergi. Semoga bermanfaat, ya!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak