Dalam berinteraksi sosial diperlukan kepekaan untuk membaca situasi. Jangan sampai akibat salah ucap membuat suasana jadi kikuk atau malah jadi menyinggung orang lain. Di bawah ini akan dibahas mengenai kondisi apa saja yang sebaiknya kamu gak berkata apa-apa atau memilih diam. Apa saja kondisi tersebut? Berikut 4 kondisi yang sebaiknya kamu sikapi dengan diam agar tak menyesal.
1. Kamu tak menguasai topik yang dibahas
Kondisi pertama yang akan lebih baik jika kamu diam, yakni ketika topik yang dibicarakan bukanlah keahlianmu. Kamu sama sekali gak tahu menahu mengenai bidang tersebut.
Kalau untuk bertanya sih gak masalah. Yang mesti dihindari apabila kamu berpendapat tanpa benar-benar paham apa yang diutarakan. Hal tersebut bisa bikin kamu dianggap sok tahu, lho.
2. Bila berkata-kata nantinya bisa kamu sesali
Kondisi ini terjadi terutama ketika sedang emosi. Saat lagi marah biasanya seseorang jadi bersikap berlebihan, misalnya mengucapkan sesuatu yang sebenarnya bertujuan untuk menyakiti.
Nah, daripada nantinya hanya akan jadi sumber sesal, mending berdiam diri aja dulu. Setelah tenang dan sudah bisa berpikir jernih barulah kamu boleh mengutarakan apa yang ingin kamu katakan.
3. Belum mengetahui kebenaran faktanya
Kondisi selanjutnya yang akan lebih baik bila tutup mulut, yakni bila kamu belum mengetahui kebenaran faktanya. Misalnya, ada gosip gak mengenakkan mengenai seseorang. Kalau belum tahu apakah rumor itu valid atau enggak, mending diam aja deh.
Ingat, lho, apa yang sudah dilontarkan gak bisa ditelan kembali. Untuk itu, berhati-hatilah dalam beropini. Jangan sampai karena saking bersemangat mengungkapkan pendapatmu, akhirnya malah mempermalukan diri sendiri akibat kenyataannya gak sesuai dengan gosip yang beredar.
4. Berdiskusi dengan orang yang keras kepala
Selain poin-poin tadi, kamu pun sebaiknya gak perlu capek-capek beropini ketika berhadapan dengan orang yang keras kepala dan berpikiran tertutup. Orang seperti ini, meski sudah diberikan berbagai fakta ilmiah pasti akan mencari seribu satu alasan untuk menyangkal. Jadi, cuma buang-buang waktu dan energi aja.
Itulah 4 kondisi yang sebaiknya kamu sikapi dengan diam agar tak menyesal. Untuk menghasilkan komunikasi yang baik memang kamu mesti bersikap terbuka. Akan tetapi, kalau menemukan kondisi tadi, mending gak usah berkata-kata, deh. Justru diam lebih baik!
Tag
Baca Juga
-
Episode 2 'Love Your Enemy': Rating Melonjak, Cinta & Rivalitas Makin Seru!
-
Anak Sering Berbohong? 4 Hal yang Bisa Orangtua Lakukan untuk Mengatasinya
-
4 Alasan Komunikasi yang Efektif di Tempat Kerja Sangat Penting
-
4 Jenis Makanan Terbaik untuk Program Hamil, Perhatikan Kata Pakar!
-
4 Kualitas Ini Sering Dimiliki oleh Mereka yang Jago Jualan, Pelajari!
Artikel Terkait
-
Puluhan Tahun Jadi Mualaf, Kebaikan Ray Sahetapy Diungkap Orang Terdekat
-
Kenapa Daun Diam Saat Lebaran, Mitos atau Fakta? Ini Menurut Islam
-
Rocky Gerung Bongkar Borok Tim Komunikasi Prabowo: Justru Mendelegitimasi Presiden
-
Hasan Nasbi Suruh Jurnalis Tempo Masak Kepala Babi, Ustaz Felix Siauw: Gak Ada Adab!
-
Profil dan Karier Titiek Puspa, Legenda Musik Indonesia yang Kini Dirawat di ICU
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda