Setiap manusia dilahirkan ke dunia ini dengan membawa rezekinya masing-masing. Mengenai hal ini, masih ada banyak orang yang terjebak dalam pemikiran bahwa rezeki selalu berbentuk materi. Mereka menganggap bahwa seseorang memiliki rezeki yang banyak hanya jika ia memiliki kekayaan materi yang berlimpah.
Padahal, kekayaan materi hanya salah satu dari sekian banyak rezeki yang Tuhan karuniakan kepada manusia. Untuk lebih memahami arti sejati dari rezeki, berikut ada tiga nasihat tentang rezeki yang mesti kita ingat, di antaranya ialah:
1. Rezeki tidak hanya tentang uang
Ketika kita berdoa diberikan rezeki yang banyak, jauhkan pemikiran bahwa Tuhan tidak mengabulkan doa kita hanya karena kita belum berhasil mendapatkan banyak uang. Keluarga yang rukun, pasangan yang baik, kesehatan, dan semua kebaikan yang ada dalam hidup kita merupakan rezeki yang tidak bisa dinilai dengan uang. Ketika kita melulu mengukur segalanya dengan materi, kita hanya akan bersusah hati, sulit untuk merasa bahagia dan jarang bersyukur.
2. Jangan terpaku pada uang yang tersisa, lihatlah kebutuhan kita yang terpenuhi
Berbicara tentang rezeki dalam bentuk materi, setelah menerima gaji atau memperoleh pendapatan, ada kalanya kita merasa uang yang kita miliki habis begitu saja, seakan-akan tidak ada yang tersisa. Namun, mari kita coba berpikir ulang. Bukan tentang uang yang tidak bersisa, melainkan kebutuhan-kebutuhan kita yang sudah terpenuhi.
Misalnya saja, kita bisa mencukupi kebutuhan primer diri dan keluarga kita, masih bisa menyekolahkan anak-anak kita, masih bisa membayar tagihan-tagihan bulanan. Hal inilah yang mesti kita syukuri, bahwa kita masih diberi kemampuan untuk memenuhi itu semua.
3. Rezeki adalah salah satu misteri
Di dunia ini, ada banyak hal yang menjadi misteri Ilahi, salah satunya adalah rezeki. Kita memang berusaha untuk mendapatkannya, tapi tak jarang, ada rezeki yang datang kepada kita dengan cara yang tidak disangka-sangka dan di saat yang tidak terduga pula. Karena seringkali, rezeki tidak bisa diukur dengan logika manusia.
Misalnya saja, ada tetangga tiba-tiba mengetuk pintu dan mengirimkan makanan. Ini merupakan salah satu bentuk rezeki yang tidak bisa kita perkirakan datangnya.
Mari kita belajar untuk lebih bersyukur atas rezeki yang telah kita dapatkan, niscaya kita akan senantiasa merasa cukup, merasa tenang dan berbahagia menjalani kehidupan kita.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Padu Padan Outfit Monokrom ala Seo Kang Joon, Clean dan Stylish!
-
Huawei Mate X7 Datang, Apakah Siap Jadi Raja HP Lipat?
-
Hentikan Gengsi! Begini Cara Kelola Arisan Biar Tetap Cuan di Bulan Suci
-
Dari Lapar Perut ke Lapar Mata: Kenapa Ramadan Justru Bikin Boros?
-
5 Cushion untuk Kulit Kering saat Puasa, Bikin Wajah Tetap Fresh Seharian
Terkini
-
Bertemu Lail dan Esok di Novel Hujan: Jajaran Romansa Ringan ala Tere Liye
-
BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?
-
Book's Kitchen: Refleksi Hidup di Tengah Dunia Kerja yang Menyandera Hidup
-
Bukber Alumni Perkuliahan dan Politik Jaringan Sosial
-
Review Novel Here We Are: Kisah Persahabatan yang Diuji oleh Luka Kehidupan