Tuhan menciptakan manusia lengkap dengan sifat baik dan sifat buruk. Itulah yang kita kenal sebagai hawa nafsu. Memang, menjunjung sifat baik sangat dianjurkan, sementara menghindari sifat buruk sangat diperlukan. Meski kita dicipta disertai dengan sifat buruk, sepatutnya kita terus tiada henti berupaya menghindari serta menjauhinya. Sebab, jika sifat-sifat buruk senantiasa menjangkiti kita, maka bersiaplah satu persatu teman kita akan menjauh.
Berikut 5 sifat buruk yang mesti kita hindari agar tidak dijauhi teman.
1. Pemarah
Marah merupakan wujud ketidaksukaan seseorang terhadap sesuatu. Biasanya ketidaksukaan tersebut dikarenakan kesalahan yang dilakukan orang lain terhadap diri kita, atau perilaku seseorang yang menilai buruk diri kita. Jika kita adalah orang yang sangat emosional dan pemarah, maka tanyakan kepada diri kita sendiri, untuk apa kita sering marah-marah, apalagi hanya karena masalah yang sepele? Suka marah tidak jelas karena hal sepele, mungkin membuat kita ditakuti, tetapi sifat buruk ini menyebabkan kita dijauhi oleh teman-teman kita.
2. Sombong
Sombong dan angkuh adalah sifat yang paling dibenci orang. Kesombongan pula akan menjadikan seseorang celaka. Kisah Fir'aun dan Qarun telah membuktikan bahwa kesombongan merupakan pangkal dari malapetaka. Bukti kesombongan sangat dibenci adalah ketika kita menyombongkan segala yang dimiliki, teman-teman menjauhi kita. Tidak jarang, teman membenci kesombongan kita buka sebab mereka tidak bisa seperti kita, namun malas mendengarkan kesombongan kita.
Kadang ada orang yang datang hanya untuk mengajarkan kita cara memaafkan. Tetapi, akibat kekecewaan yang kita alami, kita membenci dan ingin membalas dendam. Akhirnya, alih-alih menjadi pemaaf, kita malah menjadi pendendam. Bahkan, demi melampiaskan kebencian dan kemarahan yang kita terima dari seseorang, kita rela berbuat hal-hal bodoh dan konyol, bahkan sampai membahayakan diri sendiri dan orang yang kita benci.
4. Pembohong
Kepercayaan hanya bisa dihargai dengan kejujuran. Seorang pembohong tidak akan mendapat kepercayaan, sebab kebohongan adalah penghancur kepercayaan. Oleh karena itu, jika dalam pergaulan dan berbisnis kita seringkali berbohong, maka sedikit demi sedikit teman-teman dekat akan menjauh. Sebab, kebohongan adalah cikal bakal tindak penipuan. Modus para penipu ialah menggunakan kebohongan demi kebohongan untuk mendapatkan semua keinginan.
5. Pembangkang
Sering membantah dan tidak hormat kepada orang lain adalah salah satu sifat yang merugi. Kita sering membantah perintah, nasihat, atau arahan dari orang lain, dan merasa paling benar. Dalam waktu dekat, mungkin kita tidak merasakan akibatnya. Namun, lambat laun, imbasnya akan mulai terasa; kita dijauhi teman, diasingkan lingkungan, dan tidak dihormati.
Inilah lima sifat-sifat buruk yang mesti kita hindari agar tidak dijauhi teman-teman kita.
Baca Juga
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik
-
Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Segarkan Kulit Kusam! 4 Pilihan Masker Semangka untuk Wajah Cerah Berseri
-
4 Milky Toner Korea Bikin Wajah Auto Kenyal, Terhidrasi, dan Cerah Seketika
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
Terkini
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Warisan Resep Dapur Ibu
-
Ngeri Banget! Serial Carrie Buktikan Cyberbullying Jauh Lebih Kejam dari Kutukan