Saat ini kamu sudah merasa dewasa atau belum? Selain dilihat dari umur, kedewasaan seseorang juga bisa dilihat dari sisi psikologis. Biasanya ada beberapa tanda atau perilaku yang mulai berubah ketika seseorang mengalami transisi dari masa remaja menjadi orang dewasa.
Salah satu penanda yang menunjukkan bahwa kamu sudah memasuki usia dewasa adalah kamu sudah bisa memiliki KTP atau Kartu Tanda Penduduk. Namun, KTP tidak menjamin bahwa seseorang sudah benar-benar dewasa seutuhnya. KTP hanya menjadikan usia sebagai patokan kedewasaan.
Secara psikologis, transisi seorang remaja menjadi dewasa berada pada rentang usia antara 18 tahun sampai 25 tahun. Pada masa transisi ini, kamu mungkin akan berusaha menjelajahi dan memikirkan kariermu ke depannya, berusaha memahami apa yang kamu inginkan, dan mencoba berbagai gaya hidup untuk menemukan satu yang cocok dengan dirimu.
Menurut seorang psikolog yang bernama Jefffrey Arnett, serta referensi dari tulisan Santrock (2019) terbitan Mc Graw-Hill Education, berikut lima tanda dari sisi psikologis yang menandakan bahwa kamu mulai beranjak ke usia dewasa.
1. Mulai mencari identitas
Masa remaja masih sering dipengaruhi oleh masa anak-anak yang kesehariannya dipenuhi dengan pikiran untuk bermain, bersenang-senang, jalan-jalan, dan menikmati hidup dengan penuh kebahagiaan. Namun, ketika kamu sudah mulai memikirkan akan menjadi seperti apa dirimu nanti di masa depan, itu tandanya kamu sudah mulai beranjak dewasa.
Kamu tidak lagi memprioritaskan bermain dan bersenang-senang, tetapi mulai membenahi cita-cita, mencari identitas, dan berusaha menemukan sesuatu yang menjadi panggilan hidupmu. Kamu akan mulai memikirkan karier masa depan, dan kehidupan beberapa tahun yang akan datang.
2. Kehidupan mulai tidak stabil
Jika kamu merasa hidupmu mulai berubah dan tidak sama lagi, itu salah satu tanda bahwa kamu mulai beranjak dewasa. Tidak akan pernah ada yang selalu sama di dunia ini. Entah itu pertemanan, hubungan keluarga, pendidikan, dan lain sebagainya. Semuanya pasti akan mengalami perubahan.
Ketika mulai memasuki usia dewasa, kamu akan dihadapkan pada berbagai ketidakpastian dan ketidakstabilan.
3. Self-Focused
Tanda lainnya bahwa kamu sudah mulai beranjak dewasa adalah kamu mulai memperhatikan dirimu sendiri, mencari tahu lebih dalam apa yang membuatmu bersemangat, serta apa yang mampu membuatmu merasa tidak bergairah.
Kamu akan mulai mengurangi rasa ingin tahu terhadap orang lain dan mulai berfokus untuk mengembangkan diri sendiri untuk mempersiapkan masa depan nantinya.
4. Merasa kebingungan
Karena banyaknya perubahan yang terjadi menjelang usia dewasa, kamu pasti akan terjebak pada rasa bingung yang tidak berkesudahan. Hal ini wajar karena sama seperti anak kecil yang mulai belajar berjalan, mereka sama sekali tidak tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu.
Kamu juga mulai bingung menganggap dirimu termasuk kategori remaja atau dewasa. Masa-masa ini adalah masa-masa yang cukup rentan, jadi sebisa mungkin kamu harus mengontrol diri dan mempersiapkan masa depan, bukannya semakin jatuh pada rasa bingung dan berujung tidak melakukan apapun.
5. Mulai mencari peluang
Ketika beranjak dewasa, kamu mulai menyadari bahwa kehidupan kamu ke depannya tidak akan pernah sama lagi. Jika dulu kamu menginginkan sesuatu, mungkin kamu tinggal memintanya kepada orang tua dan beberapa saat kemudian hal tersebut sudah ada di depan matamu.
Namun, ketika beranjak dewasa, kamu mulai memiliki hasrat untuk menjadi mandiri dan tidak lagi bergantung pada orang lain. Kamu akan mulai mencari peluang yang ada, mencoba berbagai hal baru, dan belajar menentukan keputusan serta pilihan hidupmu sendiri.
Itulah lima tanda seseorang mulai beranjak dari remaja menuju masa dewasa dari segi psikologi. Kira-kira, kamu sudah mengalami tanda yang mana saja? Tidak usah takut untuk menjadi dewasa, karena tanpa kita sadari, sekuat apapun kita menolak untuk menjadi dewasa, tidak akan ada yang bisa menghentikan waktu.
Baca Juga
-
Juhoon Stoic Bukan Cerita Rakyat, Kini Rekomendasikan Buku Karya Seneca
-
Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!
-
Buku Bisnis hingga Harry Potter, Intip 5 Bacaan Indra Priawan
-
3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
Artikel Terkait
Lifestyle
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
5 HP Rp3 Jutaan dengan Baterai Jumbo dan Performa Ngebut
-
Menolak Promosi Demi Hidup Tenang: Mengenal Tren Career Minimalism di Dunia Kerja
-
Kerja Outdoor? 5 Face Wash Pria Bikin Muka Bersih dan Segar Seharian!
-
5 Fakta tentang Intoleransi Laktosa, Ternyata Beda dari Alergi Susu Sapi?
Terkini
-
Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang
-
MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara
-
The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi
-
Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata
-
Ribuan Manajer KDMP Mundur, Efektivitas Pelatihan Rp1 Triliun Jadi Sorotan