Tidak ada orang yang ingin diperlakukan semena-mena. Pada dasarnya kita semua memahami, semua manusia sama dan memiliki derajat setara. Kita semua pun memiliki hak dan kewajiban yang sama, serta harus saling menghormati.
Apa pun yang kita miliki adalah titipan Tuhan. Sejatinya, semua itu tidak lantas membuat kita lebih hebat dari orang lain. Namun, tak jarang, apa yang manusia miliki kerap disalahgunakan untuk bertindak semena-mena dan membuatnya angkuh, seperti beberapa hal berikut ini.
1. Jabatan
Jabatan seseorang bisa membuatnya arogan dan merasa punya kekuatan untuk berlaku sewenang-wenang, baik kepada bawahannya, maupun kepada orang-orang di sekitarnya.
Ia menjadikan jabatan yang dipegangnya sebagai alat untuk membuat orang lain takut kepadanya atau menekan mereka demi mendapatkan apa yang ia inginkan.
Ada majikan yang berperilaku buruk kepada asisten rumah tangganya. Ada pelanggan yang memandang remeh para pelayan toko dan memperlakukan mereka dengan tidak semestinya.
Harta kekayaan tak jarang membuat manusia melupakan hati nuraninya. Ia merasa harta kekayaannya bisa membeli apa saja, termasuk membayar perlakuannya terhadap orang lain.
3. Kedudukan Orang Terdekat
Kita tak asing dengan peristiwa dimana ketika seseorang tidak mendapatkan apa yang diinginkannya, ia mengancam orang lain dengan nama ayah atau kerabatnya yang memiliki pengaruh di masyarakat.
Kedudukan orang terdekat juga kerap menjadi alasan seseorang bersikap semena-mena kepada orang lain.
Ia merasa berhak melakukan apa saja, karena ia merasa sekalipun dirinya melakukan kesalahan, akan ada orang yang punya kekuatan untuk melakukan perlawanan dan membelanya, sehingga ia bisa terbebas dari hukuman.
4. Kecerdasan
Kecerdasan selayaknya digunakan untuk membantu orang lain mengatasi kesulitan mereka atau dimanfaatkan sebagai jalan berbuat baik dengan mengajarkan kembali ilmu yang dimiliki kepada orang-orang yang belum memilikinya.
Sayangnya, tak sedikit orang pandai yang menyalahgunakan kecerdasan mereka untuk berbuat sewenang-wenang, bahkan menipu orang lain.
Mereka memanfaatkan ketidaktahuan orang lain untuk memudahkan urusan mereka sendiri dan menindas mereka yang tidak memiliki pengetahuan sepertinya.
Demikian empat hal yang kerap membuat seseorang bersikap semena-mena orang lain. Jika kita dikaruniai kelebihan dibandingkan orang lain, ingatlah bahwa semua itu hanya sementara dan tidak akan selamanya ada di tangan kita.
Semua itu harus kita manfaatkan di jalan kebaikan dan tidak semestinya membuat kita merasa berhak berlaku semena-mena terhadap sesama.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
-
Bekas Bupati Probolinggo dan Anggota DPR RI, Puput Tantriana Sari - Hasan Aminuddin Divonis 4 Tahun Penjara
-
Lelang Jabatan Sekkab PPU Dibuka untuk Semua ASN dari Seluruh Indonesia, Tapi dengan Catatan
-
Jadi Plt Bupati Langkat, Segini Harta Kekayaan Syah Afandin
-
Sama-sama Rugi di Persidangan, Ini Harta Kekayaan Johnny Depp vs Amber Heard
-
Usai PSSI, Bintang Emon Juga Kritik Pemakaian Alquran untuk Sumpah Pejabat: Kitab Suci Aja Dikorupsi
Lifestyle
-
4 Tone Up Cream SPF 50 untuk Wajah Glowing dan Terproteksi ala Eonni Korea
-
iPad Mini Killer? OPPO Pad Mini Bawa Spek Gahar dan Layar AMOLED 144 Hz!
-
Cara Pilih Shade Tinted Moisturizer yang Pas, Jangan Asal Pilih!
-
Sering Catokan? Ini 5 Vitamin Rambut Biar Nggak Kering dan Tetap Sehat!
-
5 Cleanser Matcha yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Terkini
-
Tayang 2027, Anime GATE 2 Rilis Key Visual Baru dan Proyek Lagu Penutup
-
Menanam Cahaya di Negeri Kelelawar
-
Sinopsis Ek Din, Film Romantis India Dibintangi Junaid Khan dan Sai Pallavi
-
5 Drama Terbaru dengan Rating Tinggi Mei 2026, Masih On Going!
-
Kritik yang Menyentil Keserakahan Manusia dalam Kokokan Mencari Arumbawangi