Manusia pasti memiliki inner child yang tetap menyertainya meskipun ia telah menjadi seorang manusia dewasa. Inner child merupakan sifat kekanak-kanakan yang mungkin dimiliki oleh semua orang. Inner child juga dapat disebut sebagai sisi seseorang yang tidak ikut bertumbuh dewasa dan tetap menjadi anak-anak.
Inner child yang dimiliki oleh setiap orang pasti berbeda, jadi jangan samakan atau bandingkan inner child kamu dengan orang lain. Hal ini karena masa lalu yang dilalui setiap orang pastilah berbeda. Masa lalu terutama memegang peranan yang penting dalam membentuk inner child seseorang.
Inner child juga bisa terluka, loh. Berbagai kejadian menyedihkan dan tidak diinginkan di masa lalu dapat menjadi penyebab inner child kita menyerap emosi negatif dan akhirnya terluka.
Lalu, apa saja ciri-ciri yang menunjukkan bahwa inner child terluka? Berdasarkan tulisan Fadli, R. (2021), berikut ini adalah beberapa ciri atau tanda inner child yang terluka beserta penyebabnya.
1. Rendahnya rasa percaya diri
Tanda pertama adalah rendahnya rasa percaya diri. Jika di masa lalu, tepatnya ketika masih kecil kamu sering diabaikan atau dianggap tidak ada, inner child-mu akan terluka dan menyebabkan rasa percaya diri jadi memudar. Kasus perundungan bullying juga dapat membuat rasa percaya diri menjadi rendah.
2. Sikap perfeksionis berlebihan
Tanda yang kedua adalah memiliki sikap perfeksionis yang berlebihan. Kamu jadi terobsesi untuk melakukan segala hal dengan sempurna. Hal ini dapat disebabkan mungkin karena di masa kecil seseorang selalu dimarahi ketika tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar.
3. Sering merasa bersalah
Tanda ketiga yaitu sering merasa bersalah dan selalu mengkritik diri sendiri. Poin ini berhubungan dengan poin kedua yaitu selalu bersikap perfeksionis. Ketika tidak bisa melakukan sesuatu dengan sempurna, biasanya orang tersebut akan menyalahkan diri sendiri.
4. Curiga berlebihan tapi takut ditinggalkan
Tanda keempat yaitu seseorang mudah merasa curiga tetapi di saat yang bersamaan takut ditinggalkan. Hal ini berhubungan dengan pengalaman di masa lalu yang melibatkan emosi tidak baik seperti sering dibohongi, dimarahi tanpa alasan yang jelas, hingga sering ditinggal begitu saja.
5. Cemas dengan sesuatu yang baru dan merasa malu
Tanda kelima yaitu mudah mencemaskan sesuatu serta merasa malu berada di lingkungan yang baru dan asing. Hal ini dapat disebabkan oleh pengalaman tidak menyenangkan di masa lalu, misalnya bullying atau perundungan.
Itulah lima tanda yang menunjukkan bahwa inner child kamu terluka beserta pemicunya. Lantas, apa yang bisa kita lakukan? Kita bisa menerima sisi inner child kita dengan apa adanya tanpa berusaha menekan atau menghilangkannya begitu saja, karena inner child merupakan bagian dari diri kita sendiri.
Baca Juga
-
Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!
-
Buku Bisnis hingga Harry Potter, Intip 5 Bacaan Indra Priawan
-
3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
Artikel Terkait
-
4 Tips Berdamai dengan Masa Lalu, Peristiwa Pahit Jangan Diingat Terus!
-
Menko PMK Ungkap Digitalisasi Penyaluran Bantuan Sosial Masih Terkendala
-
Jangan Biarkan Masa Lalu dan Masa Depan Membuatmu Lupa Masa Sekarang
-
Sopir Angkot Beserta Penumpangnya Diduga Dianiaya Sejumlah Orang Tak Dikenal, Satu Orang Pingsan
-
Liontin Terbuat dari Tulang Manusia Ditemukan di Kuburan Zaman Batu
Lifestyle
-
Mulai Rp50 Ribuan! Rekomendasi Serum Bebas Pewangi agar Jerawat Minggat Tanpa Bikin Kering
-
Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi
-
Cari Monitor Buat Kuliah dan Gaming? Ini 8 Pilihan Rp1 Jutaan
-
Intoleransi Laktosa? Coba 5 Alternatif Susu Nabati Ini, Lebih Aman di Perut
-
Cegah Bibir Hitam! 4 Lip Balm SPF 30 untuk Outdoor Lindungi dari Sinar UVA
Terkini
-
Perdana Go Public Sejak Debut, Nana Mengaku Sempat Malu Pacaran dengan TOP
-
Netflix Pastikan KPop Demon Hunters 2 Akan Tayang Lebih Dulu di Bioskop
-
Comeback Epik F1 Sepang 2026: Dikepung Kabut Asap Karhutla hingga Ancaman Cuaca Ekstrem
-
The Lost Horizon
-
Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z