Dalam sebuah tim, diperlukan sikap saling menghormati dan saling memahami demi tercapainya tujuan, visi, serta misi yang telah dirancang sebelumnya.
Sebuah tim pasti berdiri dengan tujuan dan alasan tertentu. Ada hal yang ingin dicapai bersama, sehingga diperlukan beberapa orang dengan keahlian masing-masing yang tergabung dalam sebuah tim. Sehingga sudah seharusnya setiap orang dalam tim untuk saling membantu dan menyemangati dalam proses kerjanya.
Kepercayaan diri dalam tim juga perlu dibangun. Menurut buku yang berjudul Bahasa Tubuh Digital: Bagaimana Membangun Kepercayaan dan Keterhubungan, Meski Jarak Memisahkan karya Erica Dhawam, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membangun kepercayaan diri dalam sebuah tim.
1. Mengukur keberhasilan berdasarkan hasil, bukan jam
Sebagai seorang kepala atau ketua tim, hindari menuntut anggota tim untuk bekerja minimal sekian jam dalam sehari, karena setiap orang memiliki cara kerja yang berbeda. Ada orang yang bisa mengerjakan pekerjaan hanya dalam waktu tiga jam. Ada juga pekerjaan yang memang perlu waktu lama untuk diselesaikan. Jangan terlalu kaku dan terpaku pada jam kerja.
2. Tentukan peran dan pengharapan yang jelas
Dalam sebuah tim, pasti ada pembagian job-desk serta tanggung jawab masing-masing beserta deadline. Karenanya, di awal pembentukan tim, perlu diperjelas dengan rinci dan detail mengenai pembagian tugas dan pekerjaan masing-masing anggota tim. Perlu juga untuk selalu memastikan dan mengingatkan anggota sudah sampai mana pekerjaan yang berhasil mereka lakukan.
3. Sepakati makna keberhasilan bersama
Pada awal pembentukan tim, selain membagi job-desk dan peran serta tanggung jawab masing-masing, perlu juga untuk memahami bersama makna keberhasilan. Misalnya dengan menentukan target yang jelas, sampai mana hal yang bisa dicapai dan disebut sebagai keberhasilan.
4. Jadilah selalu ada
Ketua tim memiliki peran yang penting dan krusial dalam sebuah tim. Jika kita dipilih menjadi seorang ketua tim, kita harus bisa menempatkan diri agar siap sedia ketika ada anggota tim yang menghubungi atau meminta bantuan.
Itulah empat cara yang bisa dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan rasa percaya diri sebuah tim agar tujuan dan target yang telah ditetapkan di awal bisa terlaksana. Kepercayaan diri dalam sebuah tim adalah hal yang penting, agar semangat seluruh anggota tim tidak mengendur di tengah jalan.
Baca Juga
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
-
Naoko: Luka Kehilangan Orang Tersayang Dibalut Misteri Tak Masuk Akal
Artikel Terkait
-
RNF Racing Ditikung Aprilia, Yamaha Berambisi Kembali Punya Tim Satelit pada Musim 2024
-
Diajak Gabung ke Tim Khusus Kasus Penembakan Sesama Polisi, Komnas HAM Mau Pastikan Dulu Transparansinya
-
Jadi Perhatian Presiden Jokowi, Kapolri Bentuk Tim Gabungan Usut Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam
-
Mahasiswa Semester Akhir Asal Lombok Timur Tenggelam Saat Mandi di Pantai
-
Ajudan Tewas di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, IPW Desak Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta
Lifestyle
-
Jebakan Budaya "Ewuh Pakewuh": Kenapa Warga +62 Sering Jadi People Pleaser?
-
Lawan Penuaan! 4 Hydrogel Mask Adenosine Bikin Wajah Kencang dan Kenyal
-
Kulit Auto Cerah dan Glowing, Cek 5 Wash-Off Mask Andalan untuk Kulit Kusam
-
Jangan Dibuang, 5 Tips Membuat Tteok dari Nasi Sisa, Irit dan Gluten Free!
-
WhatsApp Rilis Fitur Baru, Pengguna iPad Kini Bisa Buat Akun Tanpa HP
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!