Kamu pasti sering melihat teman-teman atau orang-orang terdekat mu banyak yang sudah menikah. Dan akhirnya kamu pun merasa sudah memasuki masa dimana kamu sudah saatnya untuk memiliki pendamping hidup. Namun, sering kali kamu harus berfikir ulang untuk memutuskan itu semua. Walau pada dasarnya tidak ada usia terbaik untuk dapat cepat-cepat memiliki pasangan hidup. Semua itu tergantung kepada keputusan atas pilihan hidup yang ingin kita jalani.
Tak jaran nikah muda dijadikan keputusan yang banyak orang syukuri bagi banyak pasangan. Meskipun akan banyak juga tantangan yang harus dihadapi bersama. Akan tetapi itu semua akan sebanding dengan kebahagiaan yang diperoleh saat sudah mengikat janji suci. Masalah yang jadinya berat jika kita lalui sendiri dengan adanya pendamping hidup kita bisa lebih mudah untuk melewatinya. Nah, yang sering jadi pertanyaan adalah, Apakah kita siap dan sudah matang untuk menikah di usia muda? Mari kita cari tahu bersama.
1. Siap untuk Mengakhiri Masa Lajang
Kalau kamu sudah merasa siap untuk melepas masa kesendirian dalam dirimu. Tandanya kamu sudah siap untuk dapat segera menikah. Dalam memutuskan untuk menikah berarti kamu juga harus siap untuk menutup hatimu untuk orang lain. Karena setelah menikah kamu harus memiliki komitmen yang serius dengan pasanganmu.
2. Dapat Menyelesaikan Konflik dengan Baik Bersama Pasangan
Mustahil rasanya jika dalam suatu hubungan tidak ada suatu konflik. Sesekali pasti kamu dengan pasangan pernah bertengkar. Namun, semua itu merupakan suatu hal yang wajar dan kamu bersama pasangan dapat menyelesaikannya. Hal tersebut menandakan bahwa kamu dan pasangan dapat menyelesaikan konflik dengan baik. Kalau kalian bisa menyelesaikan konflik dengan pasangan di waktu belum terikat dengan janji pernikahan. Maka, saat sudah menikah pun pasti kalian juga akan bisa menyelesaikan konflik bersama dengan baik.
3. Mengetahui yang Menjadi Prioritas Utama
Setiap orang pasti memiliki keinginan yang segera dapat diwujudkan. Namun, ada baiknya jika bisa mempertimbangkan keinginan yang harus kita wujudkan tersebut. Misalnya kita menginginkan untuk memiliki rumah mewah sedangkan masih ada sesuatu yang lebih penting dari sekadar rumah mewah. Maka, dalam hal ini kamu harus mengetahui betapa pentingnya prioritas dalam hidup. Begitu halnya saat ingin menikah kita harus pandai-pandai mempertimbangkan segala keinginan yang ingin kita wujudkan.
4. Dapat Mengendalikan Ego dan Emosi dengan Baik
Mayoritas orang menikah menginginkan pasangan yang baik dan tidak emosional. Karena dalam sebuah pernikahan bukanlah menjadikan seseorang untuk lebih dewasa. Akan tetapi, untuk menjadikan seseorang lebih bisa mengendalikan emosi dengan baik. ketika dalam hubungan pernikahan nantinya ada selisih pemahaman antara kamu dengan pasangan.
Itu dia, 4 Tanda yang Menunjukkan Bahwa Kamu Sudah Siap dan Matang untuk Menikah Muda. Apakah sudah ada dalam dirimu? Jika sudah, kamu bisa menikah di usia muda.
Tag
Baca Juga
-
4 Tips agar Maksimal dalam Mengerjakan Tes CPNS 2023
-
Toko Roti Paling Legend di Yogyakarta, Sering Diserbu Para Pengunjung Loh
-
Aplikasi yang Berguna untuk Anak Ilmu Komunikasi yang Harus Kamu Tahu!
-
5 Rekomendasi Minuman Khas Kota Yogyakarta yang Sayang untuk Dilewatkan
-
Rekomendasi 4 Pasar Tradisional Yogyakarta, Surganya Pemburu Kuliner
Artikel Terkait
-
Bolehkah Menikah dengan Sepupu? Ini Hukumnya dalam Islam
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Menikah dengan Sepupu, Halal atau Haram dalam Islam? Ini Penjelasannya
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
7 Potret Anita Hara Menikah dengan Jeson Siregar di Nusa Dua Bali
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?