Pernahkah kamu mengalami lupa sejenak dengan apa yang baru saja kamu lakukan atau kamu katakan? Kalau pernah, mungkin saja kamu mengalami brain fog. Brain fog merupakan sebuah gejala yang memengaruhi kemampuan mengingatmu. Biasanya, orang yang mengalaminya akan merasa kesulitan untuk fokus, kebingungan, tidak dapat berpikir jernih sama sekali, dan merasa lelah meskipun tidak melakukan kegiatan yang berat.
Lantas, apa penyebab brain fog terjadi? Simak selengkapnya.
1. Kamu mengalami stres yang berlebih
Saat kamu mengalami stres yang berlebih, sistem imunmu akan lemah, serta tekanan darahmu akan naik. Hal ini akan mengakibatkan depresi. Jika sudah depresi, maka kemungkinan kamu akan mengalami kesulitan fokus dan berfikir, serta kebingungan untuk waktu yang lama. Kalau sudah begini, otakmu akan kesulitan untuk mengingat sesuatu bahkan hal yang baru saja kamu lakukan atau katakan. Menjaga kesehatan mental sangat perlu untuk menghindari brain fog.
2. Perubahan hormon dari kehamilan dan baru melahirkan
Pada ibu hamil, istilah brain fog juga dikenal sebagai mommy brain. Sama halnya dengan brain fog, mommy brain juga membuatmu mengalami kesulitan dalam mengingat sesuatu. Hal ini normal terjadi untuk ibu hamil dan pasca melahirkan, karena mommy brain biasanya dipicu oleh perubahan hormon saat hamil. Dilansir dari glints.com, Ketika hamil, hormon estrogen dan progesteron meningkat dan memengaruhi daya ingat.
Sebaliknya ketika menopause, hormon estrogen menurun drastis dan memberikan efek yang sama yaitu daya ingat yang melemah dan sulit konsentrasi.
3. Kurangnya kualitas tidur
Sama halnya dengan ibu yang baru melahirkan, kekurangan tidur akan berimbas pada daya ingatmu. Kekurangan tidur akan menyebabkan otak menjadi lelah, ketika otak kelelahan, maka ini bisa memicu timbulnya brain fog.
4. Pengobatan dan masalah medis
Brain fog juga bisa menjadi salah satu adanya indikasi penyakit seperti depresi, alzheimer’s, multiple sclerosis (MS), dan masih banyak lagi. Biasanya gejalanya bukan hanya suka lupa. Jika menemukan gejala lain selain brain fog, tentunya kamu harus sigap berobat ke doker.
Penyebab brain fog memang beragam, dari yang ringan hingga berat. Maka dari itu, perlu sekali aware terhadap kesehatan diri sendiri.
Baca Juga
-
4 Hal Ini Bisa Jadi Pemicu Pasangan untuk Berselingkuh, Segera Hindari!
-
4 Alasan Kenapa Kadang Memendam Perasaan Cinta Itu Lebih Baik daripada Diungkapkan
-
4 Alasan Kenapa Beberapa Orang Lebih Suka Menulis daripada Membaca
-
4 Alasan Kenapa Kita Harus Mulai Berhenti Beli Barang KW, Rugi!
-
4 Alasan Kenapa Sebaiknya Kita Tidak Mengisi Kuliah Hanya dengan Belajar
Artikel Terkait
-
Ivan Gunawan Blak-blakan Soal Suara Keisya Levronka, Netizen Protes: Ga Mikir Mental Health Orang!
-
Soal Platform SATUSEHAT, Kemenkes Bilang Begini
-
4 Tips Memasak yang Kurang Tepat Menurut Para Chef
-
3 Tanda bahwa Kamu Toxic pada Dirimu Sendiri, Pernah Merasakan?
-
7 Penyebab yang Membuatmu Sulit Fokus Beserta Solusinya
Lifestyle
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
4 Rekomendasi HP Samsung RAM 12 GB Terbaik Agustus 2026, Performa Ngebut untuk Multitasking
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong