Gak sedikit orang yang setelah menikah kemudian menyesali keputusannya. Selain disebabkan terlalu terburu-buru, penyebab lain penyesalan tersebut, yaitu salah memilih pasangan. Dikira baik, ternyata kelakuan mirip kriminal. Mengira bakal bahagia, tapi jadinya sengsara.
Maka dari itu, saat memilih pasangan untuk dijadikan partner masa depan jangan cuma silau tampilannya saja. Kamu harus menggali lebih dalam seperti apa karakternya, karena nanti itulah yang bakal kamu hadapi sehari-hari.
Agar tidak sampai menyesal kemudian, berikut akan dibahas beberapa hal yang mesti diperhatikan saat memilih pasangan. Mari disimak.
1. Caranya mengekspresikan amarah
Di antara emosi yang sangat kuat, adalah amarah. Bagaimana cara dia mengekspresikannya bisa menggambar seperti apa, lho, sosoknya dan akan membantumu apakah dia tepat atau tidak untuk dijadikan calon suami atau calon istri.
Perhatikan saat dia marah. Apakah dia sering berkata-kata kasar, membanting barang-barang di sekitarnya, atau sampai menendang pintu? Kalau iya, mending dipertimbangkan kembali untuk dijadikan pasangan. Cara mengekspresikan amarah seperti itu biasanya ciri pasangan yang abusive. Hubungan rumah tangga nantinya akan rentan terjadi KDRT.
2. Caranya ia berkomunikasi
Komunikasi bisa dibilang urat nadi sebuah hubungan. Komunikasi yang baik akan mendorong pernikahan sehat. Sebaliknya, komunikasi yang buruk bisa menyebabkan kehidupan rumah tangga bak di neraka.
Oleh sebab itu, pastikan pula kamu memperhatikan caranya berkomunikasi. Sering memendam perasaan, suka mengeluarkan pernyataan sarkasme atau nyinyir, adalah contoh komunikasi tidak sehat yang nantinya bisa membuat rumah tanggamu selalu dipenuhi pertengkaran.
Sebaliknya, caranya berkomunikasi lembut, jujur, selalu memperhatikan situasi, dan menjaga sekali agar tidak sampai menyakiti, ini bisa jadi lampu hijau pernikahan yang sehat di kemudian hari.
3. Caranya mengelola keuangan
Di antara penyebab rumah tangga jadi bubar, adalah urusan finansial. Pasangan yang boros bisa membuat keuangan keluarga berantakan. Oleh sebab itu, ini juga faktor penting untuk diperhatikan ketika memilih pasangan.
Carilah pasangan yang bijak dalam mengelola keuangan. Itu artinya, dia telah matang dalam berpikir. Uang yang dihasilkan tak hanya untuk bersenang-senang, tapi juga mempersiapkan masa depan yang baik.
Semoga dari uraian tadi bisa membantumu untuk tepat memilih pasangan. Jangan sampai salah, ya!
Baca Juga
-
Hottest Merapat! Lee Jun Ho 2PM Umumkan Tur Konser pada Januari 2025 Mendatang
-
Min Hee-jin Mantap Ambil Langkah Hukum Usau Tinggalkan ADOR
-
Sejarah Baru! ATEEZ Jadi K-Pop Artist Ketiga dengan Album No. 1 Billboard
-
Jeongnyeon: The Star Is Born, Puncaki Peringkat Drama Korea dan Aktor Terbaik
-
Nantikan! Ji Seung Hyun dan Jung Hye Sung Siap Menghibur di Film Aksi Komedi Baru
Artikel Terkait
-
4 Bukti yang Menunjukkan Kalau Pasangan Memiliki Kepedulian yang Tinggi
-
Lovely Rivals: Persaingan Guru dan Murid Perebutkan Perhatian Guru Lajang
-
5 Alasan Anda Sering Berakhir Balikan dengan Mantan Pacar, Masih Cinta?
-
Perkara Tas Cewek Dibawakan Pacar, Warganet Terbelah Jadi Dua Kubu
-
4 Perilaku Buruk Pertanda Pria Tidak Baik, Jangan Nekat Dijadikan Pasangan!
Lifestyle
-
Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!
-
Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan
-
4 Lightweight Sunscreen Anti-Sumuk Buat Kulit Kombinasi saat Cuaca Panas
-
5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge
-
Gaji Masuk Langsung Habis: Bisakah Sukses Self-Reward Tanpa Nabung Air Mata?
Terkini
-
Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?
-
White Blast Tayang November, Mayat Misterius Picu Ketegangan di Stasiun
-
Bongkar Sel Mewah Tanpa Audit Forensik, Perobohan di Lapas Cibinong Blunder Hukum atau Kesengajaan?
-
Review Hanuman Ansh: Mukjizat Lebih Mudah Dipercaya Ketimbang Manusianya
-
Hati-Hati Kena Mental, Review Film 'Verity' Hadirkan Ketegangan Erotis dan Plot Twist Berlapis