Tak Ingin Menyesal Kemudian? Perhatikan 3 Hal Ini saat Memilih Pasangan

Hernawan | Susanti ..
Tak Ingin Menyesal Kemudian? Perhatikan 3 Hal Ini saat Memilih Pasangan
Ilustrasi wanita sedih (pexels.com/Liza Summer)

Gak sedikit orang yang setelah menikah kemudian menyesali keputusannya. Selain disebabkan terlalu terburu-buru, penyebab lain penyesalan tersebut, yaitu salah memilih pasangan. Dikira baik, ternyata kelakuan mirip kriminal. Mengira bakal bahagia, tapi jadinya sengsara.

Maka dari itu, saat memilih pasangan untuk dijadikan partner masa depan jangan cuma silau tampilannya saja. Kamu harus menggali lebih dalam seperti apa karakternya, karena nanti itulah yang bakal kamu hadapi sehari-hari.

Agar tidak sampai menyesal kemudian, berikut akan dibahas beberapa hal yang mesti diperhatikan saat memilih pasangan. Mari disimak.

1. Caranya mengekspresikan amarah

Di antara emosi yang sangat kuat, adalah amarah. Bagaimana cara dia mengekspresikannya bisa menggambar seperti apa, lho, sosoknya dan akan membantumu apakah dia tepat atau tidak untuk dijadikan calon suami atau calon istri.

Perhatikan saat dia marah. Apakah dia sering berkata-kata kasar, membanting barang-barang di sekitarnya, atau sampai menendang pintu? Kalau iya, mending dipertimbangkan kembali untuk dijadikan pasangan. Cara mengekspresikan amarah seperti itu biasanya ciri pasangan yang abusive. Hubungan rumah tangga nantinya akan rentan terjadi KDRT.

2. Caranya ia berkomunikasi

Komunikasi bisa dibilang urat nadi sebuah hubungan. Komunikasi yang baik akan mendorong pernikahan sehat. Sebaliknya, komunikasi yang buruk bisa menyebabkan kehidupan rumah tangga bak di neraka.

Oleh sebab itu, pastikan pula kamu memperhatikan caranya berkomunikasi. Sering memendam perasaan, suka mengeluarkan pernyataan sarkasme atau nyinyir, adalah contoh komunikasi tidak sehat yang nantinya bisa membuat rumah tanggamu selalu dipenuhi pertengkaran.

Sebaliknya, caranya berkomunikasi lembut, jujur, selalu memperhatikan situasi, dan menjaga sekali agar tidak sampai menyakiti, ini bisa jadi lampu hijau pernikahan yang sehat di kemudian hari.

3. Caranya mengelola keuangan

Di antara penyebab rumah tangga jadi bubar, adalah urusan finansial. Pasangan yang boros bisa membuat keuangan keluarga berantakan. Oleh sebab itu, ini juga faktor penting untuk diperhatikan ketika memilih pasangan.

Carilah pasangan yang bijak dalam mengelola keuangan. Itu artinya, dia telah matang dalam berpikir. Uang yang dihasilkan tak hanya untuk bersenang-senang, tapi juga mempersiapkan masa depan yang baik.

Semoga dari uraian tadi bisa membantumu untuk tepat memilih pasangan. Jangan sampai salah, ya!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak