Banyak penduduk desa yang berusaha untuk berpindah ke perkotaan. Dengan beragam tujuan yang dimiliki membuat seseorang punya tekad yang bulat untuk tinggal di kota. Kehidupan yang lebih modern menjadi daya tarik utamanya. Saya sendiri, termasuk orang yang pernah merasa bahwa tinggal di kota adalah sebuah hal yang membanggakan dan menyenangkan. Beragam modernisasi bisa saya lakukan, kemajuan teknologi bisa saya genggam dengan mudahnya.
Setelah sekian tahun berlalu, saya punya alasan untuk sebentar singgah di rumah orang tua. Di desa. Di sana, saya menemukan kenyamanan yang mungkin semenjak kecil selalu saya hiraukan. Untuk merangkumnya sebagai sebuah kisah, berikut ini merupakan beberapa alasan yang membuat tinggal di desa begitu menyenangkan versi diri saya sendiri.
1. Udara yang segar dan bersih
Saya rasa udara di kota sudah tercemar oleh limbah-limbah pabrik yang di akibatkan karena warna hijau pepohonan yang hampir punah. Seluruh lahan sudah terpakai untuk menyusun kawasan industri, udara perkotaan tidak mampu melawan polusi.
Desa masih memiliki warna hijau yang luas. Pepohonan masih bergoyang di sepanjang sisi jalan, sawah membentang luas dikelola oleh para petani. Udara di desa masih begitu segar. Apalagi di pagi hari. Kesegaran itu membuat udara yang kita hirup terasa begitu dingin. Masuk ke dalam rongga-rongga dada sebagai sebuah rasa sejuk yang tidak ada duanya. Segar dan bersih sekali.
2. Air yang melimpah
Air di desa sangat melimpah. Tak selalu harus punya listrik yang kuat untuk memompa. Karena, masih banyak sumur timba yang bisa untuk digunakan. Selagi mata air masih mengalir, maka air tak perlu membuat kamu merasa khawatir.
Selain melimpah, air di desa juga sangat bersih dan jernih. Tak berbau dan berasa, seolah menjadi alasan bagimu untuk percaya akan kemurniannya yang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh.
3. Suasana malam yang tenang
Apakah kamu memimpikan suasana malam yang tenang? Desa menjadi salah satu solusi untuk semua itu. Bayangkan, ketika malam datang, kamu akan mendengar dengkuran jangkrik dan aliran air di sungai kecil dekat rumah. Begitu menenangkan dan membuat tidurmu lelap.
Di kota yang menjadi perbandingan, malam dan siang seolah tak ada bedanya. Banyak orang berlalu-lalang untuk bekerja maupun nongkrong bersama sahabat. Di desa, etika dan tata krama mengenai waktu yang digunakan untuk berkumpul agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.
4. Tanah membentang beragam manfaat
Di desa juga memiliki tanah yang membentang. Tanah yang ada bisa digunakan untuk beragam manfaat. Mulai dari bercocok tanam, halaman rumah yang luas, sampai untuk bermain dan bersantai.
Sudah menjadi hal wajar ketika di desa, setiap rumah memiliki halaman yang luas. Biasanya tanah tersebut digunakan untuk bercocok tanam sayur-mayur dan buah, serta ditanami pohon di sekeliling rumah tersebut. Selain itu, halaman yang luas juga digunakan untuk beternak hewan peliharaan. Hal tersebut membuat suasana di desa begitu identik dan menyenangkan.
Itu dia 4 hal yang membuat suasana di desa terasa begitu menyenangkan . Apakah kamu memiliki pengalaman yang sama ketika tinggal di desa?
Baca Juga
-
Fenomena Mager di Pertengahan Ramadan, Ini 4 Penyebabnya!
-
5 Langkah Jitu agar Keuangan UMKM Tetap Sehat di Bulan Ramadan
-
5 Tips Ramadan Produktif ala Gen Z : Tetap Aktif Ibadah Maksimal!
-
Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
-
5 Strategi Keuangan di Bulan Ramadan yang Harus Kamu Kuasai
Artikel Terkait
-
Inspirasi dari Desa Wunut, Desa BRILiaN yang Bagikan THR hingga Sediakan Jaminan Sosial
-
LPDB Nilai Koperasi Merah Putih Jadi Angin Segar Pengembangan Ekonomi Desa
-
BRI Peduli Beri Bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di Desa BRILiaN Jatihurip
-
Review Desa Mati The Movie: Mengungkap Teror di Desa Terpencil!
-
Di Depan Jaksa Agung, Mendes Ungkap Banyak Kades Gunakan Dana Desa Buat Main Judol
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan