Lintang Siltya Utami | Habibah Husain
Novel Dirty Play (Doc.Pribadi/Habibah)
Habibah Husain

Dunia kerja berubah sangat cepat. Siapa yang lambat akan tertinggal dan yang gagal beradaptasi akan tersingkir. Pesan ini menjadi inti novel Dirty Play karya Ghyna Amanda. Melalui tokoh Nadya Satya dan Corina Han, pembaca memahami kondisi perusahaan investasi yang sedang bangkit dari penurunan performa melalui restrukturisasi tim.

Cerita dimulai dengan keresahan Nadya Satya, seorang manajer di Jakarta. Ia menghadapi kenyataan saat Arjuna, atasannya, mendatangkan tim percontohan dari kantor pusat luar negeri. Bagi manajemen, ini langkah strategis menyelamatkan aset. Namun bagi karyawan lama seperti Nadya, kehadiran tim luar dianggap ancaman bagi posisi dan kenyamanan mereka.

Ghyna Amanda menggambarkan resistensi terhadap perubahan secara jujur. Konflik batin Nadya adalah contoh nyata yang sering dihadapi pekerja. Saat zona nyaman terganggu aturan atau orang baru, muncul keinginan untuk menolak. Namun, novel ini mengajarkan bahwa resiliensi adalah cara utama bertahan di tengah perubahan organisasi. Seseorang harus mampu mengelola emosi agar tetap produktif meski situasi kantor tidak menentu.

Di sisi lain, tokoh Corina Han memberikan pelajaran penting tentang kecerdasan budaya atau cultural intelligence. Sebagai seorang pakar dari Singapura yang dipindahkan ke Jakarta, Corina harus beradaptasi dengan sangat cepat terhadap lingkungan yang berbeda. Adaptasi di sini bukan hanya soal teknis pekerjaan atau angka-angka di layar komputer, tetapi juga soal menghargai ritme kerja dan kebiasaan sosial yang baru di Indonesia.

Corina menunjukkan profesional sejati harus fleksibel. Adaptasi dimulai dari hal kecil, seperti mencoba kuliner lokal hingga memahami karakteristik pasar modal Indonesia. Kemampuan Corina membaur tanpa kehilangan integritas adalah pelajaran berharga bagi siapa pun yang ingin berkarier di perusahaan multinasional.

Dirty Play memotret batasan hubungan antarmanusia di kantor secara mendalam. Hubungan Nadya dan Arjuna menunjukkan pentingnya menjaga jarak antara ikatan saudara dan urusan pekerjaan. Di lingkungan profesional, posisi dan tanggung jawab harus diutamakan daripada kepentingan pribadi agar penilaian kerja tetap objektif bagi semua pihak.

Selain itu, persaingan antara Corina dan Fred memberikan gambaran realistis tentang dinamika rekan kerja. Di dunia kerja yang kompetitif, kita tidak harus menjadi teman baik dengan semua orang. Namun, demi mencapai target perusahaan, kolaborasi tetap wajib dilakukan secara profesional. Profesionalitas berarti mampu bekerja sama secara efektif dengan siapa pun, termasuk dengan orang yang tidak kita sukai secara personal.

Judul Dirty Play dalam novel ini bukan merujuk pada kejahatan atau korupsi. Judul tersebut merupakan gambaran strategi bertahan hidup di bawah tekanan target dan ekspektasi perusahaan yang tinggi. Penulis berhasil menjelaskan istilah teknis investasi, seperti fundamental news dan settlement, secara sederhana sehingga mudah dimengerti orang awam. Pembaca mendapatkan pengetahuan baru mengenai operasional perusahaan investasi tanpa harus pusing dengan istilah ekonomi yang berat.

Meskipun alur ceritanya terasa agak lambat di bagian awal untuk membangun latar belakang konflik, Dirty Play adalah bacaan yang sangat bermanfaat bagi mereka yang menyukai tema kehidupan perkantoran. Novel ini memberikan edukasi yang sangat dalam tentang pentingnya integritas, kerja keras, dan keberanian untuk berubah mengikuti zaman.

Di balik kemewahan kantor, dibutuhkan strategi cerdas dan mental kuat untuk bertahan. Buku ini sangat informatif bagi siapa pun yang ingin memahami realitas dunia korporat dengan cara menarik. Membaca novel ini menyadarkan kita bahwa adaptasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi setiap pekerja yang ingin sukses.

Identitas Buku

Judul: Dirty Play
Penulis: Ghyna Amanda
Tahun Terbit: 2018 (Cetakan Pertama)
Penerbit: Laksana
ISBN: 978-602-407-365-7