Dalam bersosialisasi, kita diajarkan untuk selalu berbuat baik kepada sesama. Sayangnya, ada beberapa orang yang gemar memanfaatkan kebaikan orang lain untuk kepentingan pribadi mereka, tapi enggan untuk membantu orang lain. Padahal, perilaku ini tak sepatutnya dilakukan. Tentunya, ada berbagai alasan mengapa kita tidak semestinya memanfaatkan kebaikan orang lain, beberapa di antaranya ialah:
1. Hubungan manusia adalah hubungan timbal balik
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan sesamanya. Hubungan manusia sudah semestinya menjadi hubungan timbal balik, di mana ada kalanya kita menolong, ada kalanya kita ditolong. Ada saatnya kita memberi, ada saatnya pula kita menerima.
Seseorang yang gemar memanfaatkan orang lain akan hanya akan mengenal hubungan satu arah dalam berteman. Orang lain harus terus memberi dan ia ingin terus menerima, tapi ia tidak pernah mau melakukan sesuatu untuk orang lain, sekalipun hanya memberikan pertolongan kecil. Akibatnya, ia akan terbiasa bersikap egois dan semata memikirkan keuntungan diri sendiri.
2. Orang lain akan kapok menolong
Satu atau dua kali, seseorang mungkin tidak akan menyadari bahwa kita hanya memanfaatkan dirinya. Namun, hal itu tidak akan berlangsung selamanya. Suatu hari, ia akan tersadar bahwa kita hanya datang kepadanya saat kita membutuhkannya, tapi enggan membantu di saat ia memerlukan kehadiran kita. Akibatnya, orang lain akan kapok menolong kita dan akhirnya menyulitkan diri kita sendiri
3. Sulit mendapatkan teman
Perilaku memanfaatkan kebaikan orang lain akan menjauhkan orang-orang di sekitar kita, sehingga membuat kita sulit mendapatkan teman. Sebab, seseorang yang senang memanfaatkan kebaikan orang lain biasanya akan menganggap orang-orang di sekitarnya berdasarkan fungsi, bukan karena tulusnya pertemanan atau hubungan kemanusiaan, sehingga ia akan dengan mudahnya pergi dari teman yang ia rasa sudah tidak berguna untuknya lagi.
Demikian tiga alasan kita tak boleh memanfaatkan kebaikan orang lain. Ketika ada orang-orang yang bersikap dan berbuat baik kepada kita, sudah semestinya kita mensyukuri hal itu dan menjaga mereka dengan baik, salah satu caranya yakni dengan bersedia untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan tidak bersikap egois satu sama lain.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Casio F91W: Jam Ikonik yang Dipakai banyak kalangan dari Obama hingga Osama
-
5 Body Scrub Zaitun Lokal untuk Kulit Kenyal dan Glowing Seketika
-
4 Pembersih Wajah Berbahan Blueberry Angkat Kotoran tanpa Buat Kulit Kering
-
3 Face Wash Kafein untuk Pria yang Wajib Kamu Coba, Wajah Segar Seketika
-
Skincare Mahal tapi Kemasannya Bening? Hati-Hati Kandungannya Rusak Sebelum Dipakai
Terkini
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
5 Film Baru di Bulan April, Ada The King's Warden dan Project Hail Mary
-
Harga Bahan Baku Plastik: Momentum Tepat Berkreasi dengan Daun Pisang dan Anyaman Lokal