Hal yang dikhawatirkan oleh beberapa pasangan adalah sosok orang tua. Apalagi, jika memiliki hubungan dengan pasangan yang memiliki orang tua yang sangat protektif. Itu bisa menjadi tantangan sendiri untuk mereka.
Namun, terkadang ada beberapa orang tua yang tidak menyukai pasangan anaknya secara diam-diam. Kamu harus perhatikan tanda-tanda di bawah ini.
Merangkum dari PsychCentral, berikut adalah tiga tanda orang tua yang tidak menyukai pasangan anaknya.
1. Hanya Mengundangmu
Apakah kamu pernah diminta oleh orang tua datang ke acara keluarga, tapi nama pasanganmu tidak disebut? Itu bisa menjadi salah satu tanda bahwa orang tua tidak menyukai pasanganmu.
Padahal, kamu pasti yakin mereka sudah mengetahui kamu memiliki hubungan dengan seseorang. Namun, anehnya mereka hanya mengundangmu, tanpa sama sekali menyebutkan nama pasanganmu.
Kamu bisa mencoba untuk memancing orang tuamu, mungkin saja mereka lupa. Ketika kamu sudah menyebutkan dan mereka terlihat seperti mengabaikannya, ini menjadi tanda yang paling jelas untuk pasanganmu yang tidak disukai oleh orang tuamu.
2. Tidak Ingin Mendengar Apa Pun Tentangnya
Tentunya sebagai pasangan, kamu akan bangga ketika pasanganmu memiliki kehebatan atau prestasi dalam suatu bidang. Kamu juga pastinya akan bercerita pada orang lain untuk menunjukkan bahwa kamu bangga memiliki pasangan sepertinya.
Mungkin orang-orang yang kamu ceritakan akan merasa kagum dan memuji pasanganmu, termasuk orang tuamu. Namun akan berbeda hasilnya, jika orang tuamu tidak menyutujuinya.
Mereka pasti akan mengalihkan pada topik pembicaraan yang lain atau mengabaikanmu karena tidak ingin mendengar apa pun tentang pasanganmu. Itu sudah menjadi sikap yang normal saat tidak menyukai seseorang.
3. Melakukan Kritik secara Langsung
Jika kamu masih belum yakin dengan dua tanda di atas, kamu bisa mencoba untuk membawanya ke dalam sebuah pertemuan kecil di dalam keluarga. Kamu ajak pasanganmu diam-diam tanpa sepengetahuan orang tuamu. Lalu lihatlah apa yang terjadi.
Jika orang tuamu terlihat dengan senang hati menyambutnya dan tidak ada tanda-tanda apa pun yang terlihat, kamu bisa pastikan bahwa orang tuamu tidak memiliki masalah apa pun dengan pasanganmu.
Namun, jika pada saat kedatangannya saja, orang tuamu sudah menatap dengan siaga meskipun dengan senyuman. Lalu pada saat obrolan kecil, orang tuamu secara langsung menyerang pasanganmu dengan kritikan yang belum pernah kamu duga sebelumnya. Ini menjadi tanda final yang sangat jelas bahwa orang tuamu tidak menyukai pasanganmu.
Itulah tiga tanda bahwa orang tua tidak menyukai pasangan dalam hubungan yang sedang kamu jalani. Semoga informasi di atas bisa membantumu untuk lebih berhati-hati dalam memilih hubungan dengan seseorang.
Baca Juga
-
5 Tanda Tidak Bahagia secara Diam-Diam dan Tak Mengakuinya, Pernah Menyadarinya?
-
6 Kesalahan yang Harus Dilakukan agar Lebih Kuat Jalani Hidup
-
5 Tanda Orang Tidak Terkoneksi dengan Diri Sendiri
-
Tampak Sangar, 4 Karakter Anime Ini Ternyata Diam-diam Baik
-
3 Anime Shonen yang Membunuh Karakter Terbaiknya
Artikel Terkait
-
4 Risiko Memiliki Aset Bersama dengan Pacar, Kalau Putus Gimana?
-
Viral Kisah Cinta Haru Pasangan Ini, Istri Meninggal Tiga Jam Usai Akad Nikah
-
4 Tanda Hubungan Kehilangan Keromantisan, Segera Benahi!
-
Diskominfo Subang Gelar Giat Program Orang Tua Asuh Anak Stunting
-
4 Alasan Kenapa Pasangan yang Hobi Selingkuh Tidak Layak Dimaafkan
Lifestyle
-
4 Sunscreen Stick Vegan Andalan, Praktis untuk Reapply Tanpa Ribet
-
5 Hybrid Sunscreen SPF 50 dengan Finish Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak!
-
4 Pelembab Korea PDRN, Regenerasi Sel Kulit Kering untuk Skin Barrier Sehat
-
4 Padu Padan Daily OOTD ala Go Youn Jung, Gaya Simpel tapi Classy!
-
4 Physical Sunscreen Vegan Terbaik untuk Kulit Sensitif dan Mudah Breakout
Terkini
-
Guncang Panggung! Teater Nala di SMA Negeri 1 Purwakarta Tuai Apresiasi
-
Keren! Emma Stone Jadi Wanita Termuda yang Berhasil Raih 7 Nominasi Oscar
-
Membongkar Mitos Kota Metropolitan: Apakah Masih Menjanjikan Masa Depan yang Lebih Baik?
-
The Wonderland Candy Bar
-
Publik Figur dan Moral Publik: Sampai Mana Kita Berhak Menuntut Sempurna?