Banyak sekali tren-tren yang diciptakan dari dampak penggunaan media sosial di kalangan masyarakat terutama kalangan remaja yang masih sangat mudah terbawa arus kehidupan dunia modern.
Sebut saja tren cewek mamba, cewek kue, yang belakangan makin sering digaungkan dan termasuk ke dalam fenomena FOMO (fear of missing out), yaitu sebuah ketakutan jika tertinggal terhadap suatu hal yang biasanya menjadi sebuah tren di media sosial.
Semua bisa dimaklumi ketika kita mengetahui bahwa media sosial adalah wadah untuk setiap orang pamer kesenangan semata.
FOMO semakin berbahaya jika mulai membandingkan kehidupannya dengan orang lain yang tampak lebih sempurna. Karena itu sebaiknya seseorang bisa menghindari tren FOMO dengan cara yang tepat. Bagaimanakah caranya?
Beberapa Cara Tepat untuk Menghindari FOMO
Dilansir dari laman halodoc.com, ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghindari tren FOMO yaitu sebagai berikut.
1. Sadari jika kehidupan nyata lebih penting
Hal-hal yang ditampilkan di media sosial tidak semuanya nyata. Banyak hal yang dengan sengaja dilebih-lebihkan agar terkesan memiliki hidup yang sempurna.
Oleh karena itu, daripada harus selalu memikirkan bagaimana agar memiliki hidup sempurna seperti orang lain, lebih baik kamu fokus pada kehidupan nyata yang lebih penting untuk dilalui secara realistis.
2. Membatasi penggunaan media sosial
Yang sedang banyak dicoba oleh banyak orang adalah detox media sosial, yaitu berhenti sejenak dari penggunaan media sosial agar kamu dapat lebih fokus dengan apa yang ingin kamu kerjakan.
3. Jangan memaksakan diri
Terlalu berambisi untuk mencapai seperti apa yang orang lain dapatkan hanya akan menambah beban hidup dan pikiran. Singkirkan sementara segala keinginan yang ada di benak kamu, ganti perlahan menjadi kebutuhan yang memang seharusnya didahulukan.
4. Nikmati setiap momen yang kamu miliki
Jika kamu merasakan suatu kesenangan dari momen tertentu, cobalah untuk menikmatinya lebih dalam. Buang sejenak fantasi dunia luar yang kamu anggap sempurna dengan mengalihkannya pada momen indah yang sedang kamu miliki saat ini.
5. Tetap bersyukur
Apapun yang kamu miliki saat ini yakinilah sebagai yang terbaik. Melihat kesenangan orang lain yang terlihat sempurna membuat hidup kamu jauh dari kata bersyukur.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari tren FOMO dengan cara yang positif. Ingatlah selalu bahwa tidak akan ada habisnya jika kita selalu berpacu dengan dunia media sosial yang penuh dengan tipu daya. Selalu bersyukur dan nikmatilah hidup dengan damai tanpa harus merasa tertinggal.
Baca Juga
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
The One About Matthew Perry: Menguak Sisi Lain Bintang Friends Lawan Kecanduan
-
Sinopsis In Waves, Animasi Netflix tentang Pengalaman Cinta Pertama
-
4 Rekomendasi Serial Baru di Netflix Minggu Ini: Ada Lupin Season 4
-
New Normal Jurnalistik: Saat Mesin Pencari dan Media Sosial Rebut Audiens Portal Berita
Artikel Terkait
-
Lagi Trending di TikTok, Ini Hal Penting dalam Tren Douyin Makeup
-
6 Cara untuk Lebih Bisa Menerima Kondisi Dirimu Sendiri
-
Kripto LUNC Terus Meroket, Analis Peringatkan Investor: Jangan Sampai Tertipu
-
Nail Art Pakai Jeruk Asli, Tingkah Kocak Edric Tjandra Bikin Heran Warganet
-
Dokter Reisa Broto Asmara Ikut Tren Ini di Medsos, Ungkap Satu Perbedaan Utamanya dengan Sang Suami
Lifestyle
-
5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam
-
4 Pelembap Andalan Bikin Wajah Lembap, Skin Barrier Kuat, Sekaligus Cerah
-
Mulai 40 Ribuan! 5 Night Serum Lokal Ampuh Samarkan Garis Halus dan Kerutan
-
4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan
-
Hangat, Maskulin, dan Berkelas: 5 Parfum Aroma Spicy Woody yang Wajib Coba
Terkini
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar
-
Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me
-
Pemerintah Gemar Solusi Instan, Siapa yang Menyelesaikan Akar Masalah?