Freelance merupakan profesi yang secara umum menawarkan jasa mereka dengan sistem kerja lepas tanpa terikat jam kerja. Menjadi freelance sendiri sebenarnya memiliki banyak keuntungan karena selain kita bisa bekerja sesuai kemauan kita, kita juga memiliki waktu lebih banyak untuk berkumpul dengan orang-orang tersayang.
Namun, tidak semua freelance memiliki waktu tersebut. Banyak dari mereka memilih mengambil job yang banyak saat melihat peluang besar. Bekerja sebagai freelance juga dapat membuat otak terus bekerja dan mengembangkan skill sehingga jarang memikirkan hal-hal lain. Namun tentu saja hal tersebut akan memiliki pengaruh terhadap pasangan freelance ini.
Lantas apa saja risiko punya pasangan yang bekerja sebagai freelance? Simak ulasannya berikut ini!
1. Sering menghilang tiba-tiba
Pekerja freelance akan otomatis bekerja ketika mood atau inspirasi masuk ke dalam pikirannya. Saat hal tersebut terjadi, otomatis dia ingin segera menuangkan hal tersebut ke dalam karyanya agar tidak hilang karena pikiran mudah lupa.
Hal ini tentu saja dapat memberatkan pasangan, karena mungkin saat sedang chat asyik tiba-tiba pacarnya tidak membalas dan tidak ada kabar. Bagi kamu yang punya pasangan freelance, pasti hal ini sering kamu alami kan?
2. Tidak memiliki hari libur
Kebanyakan freelance akan memilih tetap bekerja atau menyelesaikan pekerjaannya pada akhir pekan atau tanggal merah daripada harus berlibur. Bagi kamu yang memiliki pasangan freelance, tentu hal ini akan sedikit menyebalkan karena kalian tidak bisa menghabiskan waktu akhir pekan bersama.
Namun, jika kamu mau mengobrolkannya baik-baik dengan pasanganmu, mungkin dia bisa meluangkan waktu akhir pekannya bersamamu.
3. Tidak terlalu intens dalam berkomunikasi secara online
Pasangan yang bekerja sebagai seorang freelance biasanya lebih sering menghadap layar komputer atau laptop untuk mengerjakan tugasnya. Dia akan menghubungimu hanya di sela-sela kelelahan atau kebosanannya dengan pekerjaan.
Karena sudah lelah menghadap layar komputer, maka pekerja freelance yang aktif biasanya jarang membuka chat-nya kecuali untuk hal yang penting sehingga dia tidak akan senang untuk berkomunikasi secara intens melalui online.
Nah, itu tadi 3 risiko yang harus kamu hadapi jika pacarmu adalah seorang freelance. Jadi, apakah kalian merasakannya juga?
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Kafe Dekat ISI Jogja, Harga Terjangkau Nyaman Buat Nongkrong!
-
5 Rekomendasi Tempat Camping di Purwokerto, Viewnya Memesona!
-
5 Rekomendasi Wisata Keluarga di Klaten, Seru dan Menyenangkan!
-
4 Kafe di Temanggung dengan View Gunung Sumbing dan Sindoro
-
5 Kafe di Boyolali dengan View Gunung Merapi yang Memesona, Auto Bikin Betah
Artikel Terkait
-
Polisi Bakar Pacar Hingga Tewas di Sumsel Divonis 20 Tahun Penjara, Ibu Korban Kecewa
-
Duh! Dua ASN di Jateng Ketahuan Berbuat Mesum di Mobil, Direkam di Smartphone
-
Geger Sepasang ASN di Jawa Tengah Kedapatan Mesum di Mobil, Ngaku Selalu Rekam Aksinya Biar Puas
-
4 Prinsip Indah dalam Rumah Tangga yang Harus Kamu Pahami
-
Cari Pasangan yang Ideal, Sagitarius Cocok dengan Zodiak Apa?
Lifestyle
-
Tidak Semua Luka Terlihat, Ini Pentingnya Menjadi Pendengar Tanpa Menghakimi
-
Bebas Lengket! 5 Pilihan Sunscreen Lidah Buaya yang Ringan & Cepat Meresap
-
Vivo Y32 Resmi Dirilis, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Layar 120Hz
-
Gila Validasi dan Tak Mau Repot: Membedah Tren 5 Joki Paling Absurd di Indonesia
-
Lelah dengan Rutinitas? Coba Tulis 5 Hal Ini di Jurnal Harian untuk Tenangkan Pikiran
Terkini
-
Review Novel Burung-Burung Manyar: Saat Perang dan Sejarah Merenggut Tempat Kita Pulang
-
7 Dekade Berlalu, Ini 4 Alasan Mengapa Kritik Novel '1984' Makin Relevan Hari Ini
-
Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang
-
Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas
-
Menanti Kejelasan Laporan Insiden Prambanan, PSHT Minta Adil dan Transparan