Dalam sebuah pertemanan tentu akan hadir berbagai kejutan di dalamnya. Teman pasti akan membutuhkan antara satu sama lain. Di saat teman kesusahan pasti akan meminta bantuan pada teman dekatnya karena dialah yang dianggap sebagai keluarga terdekatnya saat itu.
Kadangkala dalam sebuah pertemanan apabila sudah terlalu lama akan muncul rasa segan apabila kita tidak melakukan atau tidak ikut sesuai dengan apa yang teman kita lakukan. Hal tersebut jelas ketika misalnya teman kita meminta sebuah permintaan kepada kita namun dengan cara yang memaksa. Sedangkan kita saat itu sedang tidak ingin untuk menuruti permintaannya.
Orang yang terlalu baik atau istilahnya segan dengan orang lain tentu akan mengikuti permintaan tersebut. Namun, bagaimana apabila permintaan tersebut malah merugikan diri kita sendiri. Sehingga kita harus bisa menolak permintaan tersebut yang sifatnya memaksa demi kebaikan diri kita pribadi.
Berikut ini merupakan beberapa cara untuk menolak permintaan teman kita yang sifatnya cenderung memaksa.
1. Sampaikan permintaan maaf terlebih dahulu
Bagaimanapun kata maaf merupakan salah satu kata yang wajib diucapkan apabila kita membuat orang lain tidak enak hati terhadap kita. Begitupun ketika kita ingin menolak permintaan teman kita yang memaksa alangkah baiknya diawali dengan kata permintaan maaf terlebih dahulu, untuk mencegah teman kita agak tidak tersinggung dengan apa yang akan kita sampaikan selanjutnya.
2. Ceritakan alasan yang logis dan masuk akal untuk menolaknya
Ketika kita sudah menyampaikan permintaan maaf, lantas selanjutnya kita utarakan alasan yang logis dan jelas kenapa sebabnya kita tidak menuruti permintaan teman kita yang memaksa tersebut. Sampaikanlah bila memang hal itu dapat merugikan kita ataupun tidak. Sehingga orang tersebut akan paham dan tidak ada alasan untuk terus memaksa agar kita mengikuti perkataannya.
3. Lakukan dengan senyuman
Selain dengan bagaimana cara kita menyampaikannya dengan baik, kita pun harus menunjukkan kondisi yang tidak memicu orang lain dapat menimbulkan perasaan yang tidak enak terhadap kita. Maka dari itu lakukan dengan senyuman dan sampaikan dengan percaya diri alasan kenapa kita tidak dapat menuruti permintaan teman kita yang sifatnya memaksa tersebut.
Itulah beberapa cara menolak permintaan teman kita yang cenderung memaksa. Pada intinya kita harus menyampaikan alasan dengan logika dan menunjukkan sikap yang positif agar orang lain tidak merasa tersinggung dengan apa yang kita sampaikan. Satu lagi, jangan sampai lupa untuk tetap meminta permohonan maaf terlebih dahulu.
Baca Juga
-
Menjelajahi Hakikat Manusia dalam Buku Tentang Manusia Karya Reza Wattimena
-
Ulasan Buku Good Vibes, Good Life: Mencintai Diri agar Hidup Lebih Bahagia
-
Ulasan Buku Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta: Antara Cinta dan Kehilangan
-
5 Rekomendasi Tempat Baca di Bandung yang Wajib Dikunjungi, Cozy Abis!
-
Ulasan Buku Berdamai dengan Diri Sendiri: Seni Menerima Diri Apa Adanya
Artikel Terkait
-
CEK FAKTA: Puan Maharani Disebut Menolak RUU Perampasan Aset
-
Rumah Fitri Salhuteru Eks Sahabat Nikita Mirzani Diejek Seperti Gudang
-
Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Hadapi Teman yang Depresi, Jangan Sekali-kali Ucapkan Ini!
-
Teman Baru: Komunitas untuk Bagi Para Perantau Temukan Koneksi Baru
-
Mayat Driver Ojol Terbungkus Kasur di Bekasi Ternyata Dibunuh Teman SD, Arif Dikepruk Bertubi-tubi saat Tidur
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan
-
Tuhan Selalu Ada Bersama Kita dalam Buku "You Are Not Alone"