Sebuah hubungan asmara yang baik adalah hubungan yang mampu membuat kamu dan pasangan kamu merasa nyaman tanpa ada rasa canggung atau takut mengungkapkan perasaan satu sama lain. Kenyamanan sama pentingnya dengan rasa cinta itu sendiri. Tanpa rasa nyaman, hubungan asmara yang dijalani akan terasa hambar bahkan tertekan.
Ada beberapa tanda yang bisa kamu rasakan ketika kamu sudah mulai merasa nyaman dengan pasanganmu. Berikut ini adalah beberapa tanda yang menunjukkan bahwa kamu dan pasanganmu sudah mulai merasa nyaman satu sama lain. Yuk disimak!
1. Menjadi pilihan pertama untuk bercerita
Rasa nyaman yang hadir di antara kamu dan pasangan kamu akan membuat cerita bisa mengalir begitu saja. Kamu dan pasangan kamu tidak akan ragu untuk saling mengungkapkan perasaan, berkeluh kesah, saling berbagi cerita, hingga saling memberi saran dan masukan. Rasa nyaman itu akan membuat kamu atau pasanganmu langsung teringat satu sama lain ketika ingin bercerita.
2. Bisa membicarakan hal apapun
Tanda kedua yang menunjukkan bahwa kamu dan pasangan kamu sudah merasa nyaman adalah kalian bisa membicarakan banyak hal, dalam tema atau konteks apapun. Meskipun selera atau gaya hidup kalian cukup berbeda, tetapi ketika bersama, kalian bisa mengobrol tentang apapun dengan seru dan tidak membosankan.
3. Saling membantu menerima jati diri
Setiap orang terlahir unik, termasuk kamu dan pasanganmu sendiri. Rasa nyaman yang ada di antara kalian akan mendorong perasaan untuk bisa lebih menerima diri sendiri sekaligus mengerti jati diri pasangan. Kamu dan pasangan kamu tidak akan berusaha mengubah satu sama lain, tetapi justru saling membantu untuk menerima jati diri masing-masing.
4. Perbedaan jarak dan waktu tidak mengubah perasaan
Bagi para pejuang LDR atau Long Distance Relationship, jarak yang jauh dan waktu yang berbeda bisa menjadi penghalang utama dalam hubungan asmara. Namun, bagi mereka yang sudah yakin dan merasa nyaman satu sama lain, mereka pasti bisa mengatasi hal ini dan tetap percaya bahwa rasa cinta di antara mereka tidak akan berubah, bahkan semakin tumbuh subur.
5. Kehadirannya selalu ditunggu
Tanda terakhir bahwa sepasang kekasih sudah saling merasa nyaman adalah ketika kehadiran satu sama lain selalu ditunggu. Misalnya, kamu dan pasangan kamu terlalu sibuk di hari kerja sehingga hanya bisa bertemu di akhir pekan, kamu selalu menantikan tibanya akhir pekan tersebut, begitu pula dengan pasangan kamu.
Itulah lima tanda yang menunjukkan bahwa kamu dan pasangan kamu sudah saling merasa nyaman. Sama seperti kesetiaan dan komunikasi yang terjaga, rasa nyaman juga menjadi salah satu indikator berhasil tidaknya sebuah hubungan asmara mampu bertahan lama. Apakah kamu dan pasanganmu sudah merasa saling nyaman?
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
4 Tanda Berlebihan dalam Mencintai Pasangan, Segera Sadari!
-
4 Tanda Kamu Bisa Bahagia setelah Patah Hati
-
4 Tips agar Kamu Tidak Selalu Kepikiran Jodoh, Nikmati Kesendirian!
-
Pohon Tumbang di Banjarmasin Timpa Pasutri yang Sedang Berboncengan
-
Panduan Lakukan Hubungan Seks Bagi yang Pertama Kali Melakukannya
Lifestyle
-
4 Serum Retinal Korea Rahasia Kulit Kencang, Tekstur Halus, dan Awet Muda
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
Samsung Galaxy S26 Series Masuk Indonesia, Pre-Order Resmi Dibuka
-
4 Padu Padan OOTD Long Sleeve ala Kim Min Ju, Modis dan Effortless!
-
4 Rekomendasi HP untuk Game Berat Paling Murah 2026: Anti Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
Italjet Dragster 459 Twin, Motor Skutik Premium Bergaya Sport Italia
-
Manga A Certain Scientific Railgun Dipastikan Tamat Maret Setelah 19 Tahun
-
Tren Viral Transisi Imam Tarawih di TikTok: Syiar atau Riya?
-
Surat Cerai di Meja Sahur
-
Harapan dari Tempat Paling Jauh: Saat Ekspektasi Orang Tua Membunuh Jiwa