Sosial media saat ini menjadi sesuatu yang sangat digemari oleh banyak orang. Sosial media memungkinkan kamu membagikan keseharian kamu dengan cara mengunggahnya dalam bentuk postingan. Selain itu, kamu juga dapat melihat update-an dari orang lain melalui sosial media.
Meski terlihat aman, namun, sosial media ternyata memiliki dampak yang kurang baik untuk kesehatan mental. Sebab, seseorang jadi cenderung membandingkan dirinya dengan orang lain dan hal tersebut sangatlah melelahkan. Jika kamu terlalu kecanduan dengan sosial media, kamu perlu simak 3 tips efektif untuk mengatasi kecanduan tersebut di bawah ini.
1. Hapus Aplikasi Sosial Media
Hal paling ampuh untuk menghindari sosial media adalah dengan menghapus aplikasi sosial media dari handphone kamu. Saat tidak memiliki aplikasi tersebut, kamu tidak akan perlu untuk menahan diri untuk tidak membukanya karena kamu sudah tidak memiliki aplikasi tersebut di handpone kamu.
Menghapus aplikasi sosial media juga memiliki beragam manfaat diantaranya kamu tidak perlu melihat update-an orang lain yang dapat membuat kamu insecure atau overthinking, kamu tidak perlu memaksakan diri untuk mengunggah hal-hal yang dapat membuat kamu terlihat keren. Tuntutan-tuntutan seperti itu akan otomatis hilang saat kamu tidak lagi memiliki aplikasi sosial media di handphonemu.
2. Menyibukkan Diri dengan Kegiatan Lain
Menyibukkan diri dengan kegiatan lain akan memungkinkan kamu agar tidak perlu membuka sosial media. Pada dasarnya, orang lebih banyak membuka sosial media untuk mengurangi waktu senggang mereka. Oleh karena itu, saat kamu sibuk, apalagi dengan hal yang lebih menyenangkan dan bermanfaat untuk kamu, kamu akan terlalu fokus dengan hal-hal tersebut dan tidak perlu membuka sosial media terlalu sering.
3. Membuat Jam Khusus Bermain Sosial Media
Saat kamu masih tidak ingin lepas 100% dengan sosial media, kamu tentu enggan untuk menghapusnya bukan? Saat aplikasi sosial media masih terpasang di handphone, kemungkinan untuk membuka dan memainkannya masih sangat tinggi. Hal ini dikarenakan, bermain sosial media adalah hal yang menyenangkan dan membuat ketagihan.
Kamu dapat mencoba mengurangi intensitas bermain sosial media dengan membuat jam khusus untuk bermain sosial media. Jam tersebut dapat kamu tentukan sendiri durasi dan waktunya. Sebagai contoh, 1 jam sebelum tidur malam dan sebagainya. Saat kamu menerapkan hal ini secara terus menerus, hal itu dapat berubah menjadi sebuah kebiasaan dan kamu tidak akan membuka sosial media di waktu-waktu yang tidak biasa kamu lakukan.
Bagaimana? Apakah kamu siap mengurangi kecanduan bermain media sosial?
Baca Juga
-
4 Tips Cara Belajar Efektif Tanpa Bimbel yang Wajib Kamu Coba
-
3 Tips Rencanakan Liburan Hemat, Manfaatkan Promo Aplikasi Travel!
-
4 Tips Mengolah Uang Lewat Investasi, Wajib Diketahui Sebelum Terjun
-
3 Tips Ampuh Belajar 'Conversation' dalam Bahasa Inggris, Sudah Tahu?
-
3 Tanda Kamu Terjebak dalam Toxic Productivity, Jangan Keliru!
Artikel Terkait
-
Postingan Reza Arap "Ganteng Tapi Selingkuh" Ramai Dianulir Warganet: Matanya Kena Silinder!
-
Tren 'L for Lesti, L for Love' Viral di Medsos, Warganet: Lesti Banyak yang Mendukung
-
Paksa Masuk ke Freezer Cuma Demi Viral, Lelaki Ini Disuruh Ganti Rugi oleh Supermarket!
-
Beredar Video 'Ucapan Kematian' Diduga Oknum Polisi Saat Tragedi Kanjuruhan, Publik Ngamuk
-
4 Hal yang Tidak Boleh Kita Lakukan di Media Sosial Saat Ada Berita Duka
Lifestyle
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
Terkini
-
Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien
-
Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!