Beberapa platform media sosial, seperti Instagram dan Twitter memungkinkan penggunanya untuk mengatur akun menjadi dua jenis, yaitu akun biasa dan akun privat atau private account. Akun biasa bisa dilihat oleh semua orang namun akun privat lebih terbatas.
Fitur ini tentu dibuat bukan tanpa alasan. Dengan mengatur akun menjadi privat, maka ada kelebihan maupun kekurangan yang didapat. Hal ini karena jangkauan menjadi lebih sempit dan terbatas. Namun ini juga diperlukan bagi orang yang memerlukan ketenangan dan terjaganya privasi.
Berikut ini adalah 4 manfaat menggunakan akun privat di media sosial.
1. Membatasi Follower
Bagi banyak orang jumlah follower yang banyak adalah sebuah kebanggaan. Namun banyaknya follower juga bisa menjadi beban karena orang yang melihat konten kita menjadi semakin banyak. Apalagi jika banyak akun yang tidak kita kenal.
Oleh sebab itu, banyak orang yang suka ketenangan memilih mengunci privat akunnya agar bisa membatasi follower. Biasanya follower yang disetujui hanya yang benar-benar dikenal saja.
2. Membatasi Pemirsa Konten dan Komentar
Dengan membatasi follower, maka secara tidak langsung kita juga membatasi jumlah pemirsa atau orang yang melihat konten kita. Demikian juga dengan komentar. Hanya orang-orang tertentu yang bisa melihat dan memberi komentar.
Hal ini tentu bisa membuat pengguna menjadi lebih tenang. Apalagi jika kita tidak ingin orang yang tidak kita kenal melihat konten kita dan sampai berkomentar. Kita juga tidak bisa mengatur orang lain untuk berkomentar dengan baik, tidak jarang komentar netizen justru membuat sakit hati.
3. Menghindari Bullying
Bullying tidak hanya bisa terjadi secara langsung. Media sosial juga menjadi tempat yang sering terjadi cyber bullying. Dengan mengunci akun menjadi privat, maka kita bisa menghindari cyber bullying. Hal ini karena kita membatasi orang yang bisa melihat dan berkomentar di konten kita.
4. Pesan Pribadi Lebih Terkontrol
Pernah mendapat pesan tidak jelas dari orang yang tidak kita kenal? Hal ini bisa kita hindari dengan mengunci akun menjadi privat. Hal ini karena orang yang bisa mengirim pesan pribadi atau direct message jadi terbatas, yaitu orang-orang yang kita setujui untuk menjadi follower.
5. Menghindari Kejahatan Siber
Kejahatan siber sering terjadi di media sosial, mulai dari penipuan hingga penggunaan data pribadi. Oleh sebab itu, mengunci akun menjadi privat bisa mengurangi potensi itu. Misalnya mengurangi potensi penipuan karena orang tidak bisa sembarang mengirim pesan. Selain itu, konten juga lebih aman karena hanya dilihat oleh orang-orang tertentu saja, meskipun tidak menjamin sepenuhnya aman.
Demikian 4 manfaat dari mengunci akun menjadi privat. Tertarik mencobanya?
Baca Juga
-
Merenungkan Makna Hidup Melalui Novel Khutbah di Atas Bukit
-
Viral Isi Minyakita Hanya 750 ML, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
-
Mobil Terendam Banjir? Cegah Kerusakan dengan 5 Tips ini
-
Bapak Presiden, Buzzer adalah Musuh Besar Pendidikan Kita
-
Juara eAsian Cup, Berikut ini Profil 3 Pemain Timnas eFootball Indonesia
Artikel Terkait
-
Twitter Kunci Akun Kanye West Usai Postingan Kontroversial
-
PUBG Mobile Banned 560 Ribu Akun Pemain dalam 1 Minggu
-
Diserang Warganet Seusai Kalah 1-5 dari Malaysia, Timnas U-17 Diharap Tetap Tegar
-
Syarat dan Manfaat Jampersal (Jaminan Persalinan) untuk Ibu Melahirkan
-
9 Potret Terbaru Cassandra Lee, Makin Percaya Diri dengan Tubuh Lebih Berisi
Lifestyle
-
iPhone Versi Android? Honor 600 Pro Viral karena Iklan di Depan Apple Store
-
Murah Tapi Gak Murahan! 7 HP Samsung Terbaik 2 Jutaan
-
4 HP Flagship Dimensity 9500: Spek Dewa, Siap Libas Game Berat
-
OnePlus Ace 6 Ultra Resmi Rilis, Usung Dimensity 9500 dan Baterai Raksasa
-
4 Brightening Serum dengan Glycolic Acid Solusi Wajah Lebih Cerah dan Halus
Terkini
-
Mortal Kombat II: Kembalinya Scorpion dengan Dendam yang Lebih Kuat!
-
Bukan Sekadar Isekai: Mengapa Mushoku Tensei Dianggap Pelopor Genre Modern?
-
Proyek Bangunan Ternyata Butuh Tumbal? Fakta Menarik di Film Tumbal Proyek
-
Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja
-
Simfoni Kesederhanaan Didikan Mamak Nur dan Bapak Syahdan dalam Novel Pukat