Terkadang orang dewasa termasuk para orangtua tidak menyadari bahwa meski anak masih berusia muda tapi mereka sudah bisa memahami emosi seseorang. Termasuk perkataan negatif yang terlontar ketika orangtua mereka sedang marah.
Itulah sebabnya sebagai orangtua harus berhati-hati ketika berinteraksi dengan anak. Dalam kondisi semarah apa pun jangan sampai terucap perkataan yang nantinya bisa meninggalkan luka pada psikologis anak dan memengaruhi pertumbuhannya.
Harus diakui, stres akibat tekanan pekerjaan atau pun berbagai masalah yang dihadapi orangtua kadang bikin ayah bunda jadi emosi. Tapi, sebaiknya hindari kalimat pantangan ini untuk diucapkan, ya. Mari disimak ulasannya lebih lanjut.
1. “Keluar! Bunda sedang pengin sendiri”
Mungkin maksudnya baik, saat ayah atau bunda sedang marah tidak ingin anak jadi sasaran sehingga butuh waktu sendiri. Tapi, hindari membentak anak dengan perkataan seperti di atas, ya. Hal tersebut dapat membuat anak merasa sebagai pengganggu dan tidak diinginkan orangtuanya. Tentu kamu gak mau si kecil sampai berpikir demikian, bukan?
Saat orangtua butuh waktu sendiri untuk mendinginkan pikiran, bicaralah dengan baik-baik. Misalnya dengan kalimat “Dek, ayah/ibu sedang butuh waktu istirahat sendiri di sini. Adek main di ruang lain dulu, ya”.
2. “Kamu jadi anak gak bisa diharapkan banget, sih!”
Orangtua mana pun pasti ingin anaknya bisa berprestasi. Itu semua demi masa depan mereka yang cemerlang. Tapi, jangan sampai karena ekspektasi terhadap anak yang tinggi malah merusak masa depan anak dengan perkataan yang menyakitkan seperti contoh di atas, ya.
Alih-alih membuat anak makin semangat, ketika anak mendapat nilai tak sesuai harapan dan diberi komentar negatif, hal itu akan merusak kepercayaan dirinya, lho. Dan ini akan berdampak pada prestasi di masa depannya.
3. “Dasar cengeng!”
Ketika anak menangis dan kondisi emosi ayah bunda sedang tidak baik memang bisa membuat stres menjadi-jadi. Meski begitu, tetap dihindari perkataan-perkataan yang nantinya malah melukai anak, ya. Salah satunya dengan melabeli anak cengeng.
Menangis merupakan cara anak dalam menunjukkan emosinya, lho. Anak yang mampu mengelola emosinya dengan baik umumnya akan lebih sehat secara mental nantinya dibanding anak yang terbiasa menekan perasaan akibat sering dimarahi ketika menangis.
4. “Temanmu, tuh, bisa. Masa, kamu sudah diajarin berkali-kali gak bisa?”
Kalimat ini mungkin sering terdengar ya dalam kehidupan sehari-hari? Meski sering ditemui, tapi sebenarnya membanding-bandingkan anak itu jahat dan dapat berakibat buruk pada kondisi psikisnya, lho.
Perlu ayah bunda sadari, tiap anak memiliki kemampuan berbeda-beda. Termasuk dalam menyerap pelajaran. Ada yang cepat, ada yang harus lebih bersabar. Maka, tugas orangtualah untuk membimbing anak dan mengenali potensi mereka. Karena bisa jadi anak yang lemah di bidang tertentu, misalnya matematika, ternyata ia jago sekali di bidang lain.
Nah, itulah beberapa perkataan yang sebaiknya dihindari para orangtua agar tidak malah merusak anak. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Keberkahan dan Kebahagiaan, Apa yang Harus Dilakukan oleh Sang Anak di Perantauan? Buya Yahya: Orang Tua Tidak Membutuhkan Uang
-
Meski Diklaim Sebagai Manusia Biasa, Ini Sederet Keanehan Sosok Tiara Kartika
-
4 Manfaat yang Didapat ketika Anak Tampil di Pentas
-
Menolak Jadi Saksi, Istri dan Anak Lukas Enembe Diminta Sampaikan Langsung ke Penyidik KPK
Lifestyle
-
Bye Kemerahan! 4 Moisturizer Cream Madecassoside Cocok untuk Kulit Kering
-
5 Slingback Heels dengan Desain Minimalis, Cocok untuk Gaya Office Look!
-
4 Ide OOTD Eclectic Romantic ala Miyeon i-dle, Feminin tapi Tetap Standout!
-
Nubia Siap Luncurkan HP AI Agent Pertama di Dunia pada Ajang WAIC 2026
-
5 Langkah Anti Ribet untuk Menjaga Alat Makeup Tetap Bersih
Terkini
-
Perpisahan Tak Menunggu Kita Siap: Pelajaran dari Novel You've Reached Sam
-
Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok
-
Gagal Pecahkan Rekor, Enola Holmes 3 Debut Angka 20,7 Juta Views di Netflix
-
Review Novel Every Day: Ketika Tokoh Utama Berganti Tubuh Setiap Hari
-
Dari Gagal Penalti dan Tekuk 2-0 Maroko, Prancis Tunjukkan Mental Juara