Jika kamu tinggal di kompleks perumahan, kebanyakan desain rumahnya hampir seragam kalau tidak bisa dibilang sama persis.
Ada beberapa pengembang yang mempunyai kebijakan tak memperbolehkan pemilik rumah mengubah bangunan terutama bagian depan rumah. Hal itu mungkin dimaksudkan agar kompleks perumahan tetap terlihat harmonis dalam gaya yang sama.
Namun, bukan berarti kamu tak bisa mendekorasi bagian dalam rumah agar tak terkesan sama dengan rumah-rumah lain di kompleks tempat tinggal kamu. Berikut empat cara membuat rumah kamu terasa ‘kamu banget’ setiap kali kamu atau orang lain memasukinya.
1. Buat sendiri karya seni kamu
Jika kamu punya bakat melukis, kamu bisa membuat sendiri lukisan untuk kamu pajang di dinding rumah kamu. Karena lukisan itu adalah buatan tangan kamu, tentu saja tak akan ada di tempat lain. Dengan begitu, rumah kamu akan terasa spesial dan berbeda dengan rumah lain di kompleks.
Bagi kamu yang tak bisa melukis, tak perlu khawatir. Kamu bisa membuat karya seni dalam bentuk yang lain. Bisa saja kamu suka menyulam atau lainnya. Letakkan dalam pigura dan pasanglah di dinding.
2. Manfaatkan momen spesial
Hal-hal spesial yang diabadikan dalam bentuk foto, catatan dan sejenisnya juga bisa dijadikan hiasan dinding yang menunjukkan hal khusus si pemilik rumah. Momen-momen penting dan berharga tentu saja akan menjadikan tampilan dinding sangat pribadi.
Misalnya saja saat momen piknik bersama keluarga, akan menjadi foto yang mempunyai nilai emosional bagi penghuni rumah.
3. Furnitur custom
Kamu juga bisa memesan furnitur yang khusus dibuat untukmu. Kunjungi pengrajin di daerah kamu dan jelaskan desain furnitur yang kamu inginkan. Pembuatan furnitur secara khusus ini akan memberikan sentuhan pribadi pada dekorasi isi rumah secara keseluruhan.
Walaupun dibuat secara custom, tak harus berupa satu set furnitur lengkap. Kamu bisa saja membuat hanya satu atau dua buah furnitur unik sebagai aksen di dalam rumah kamu.
4. DIY
Membuat sendiri aneka barang di dalam rumah adalah satu bentuk kegiatan yang membuat barang-barang kamu berbeda dan mempunyai nilai pribadi. Tentu saja kamu tak harus membuat sendiri semua barang. Cukup satu atau dua jenis barang yang kamu kuasai dengan baik cara pembuatannya.
Misalnya saja sarung bantal kursi. Kamu bisa membuatnya sendiri jika kamu mempunyai skill menjahit. Kamu bisa juga membuat taplak meja dengan motif kesukaan kamu.
Itulah empat cara membuat rumah kamu terasa personal walau kamu tinggal di kompleks perumahan. Hal yang terpenting kamu tetap menjaga kebersihan dan kerapian rumah kamu serta keharmonisan dengan penghuni lain di kompleks kamu agar tetap nyaman tinggal di situ.
Baca Juga
-
3 Kesalahan saat Mengenakan Pakaian Baru di Tempat Kerja
-
3 Kebiasaan Buruk yang Membuat Meja Kerja Kamu Sering Berantakan
-
5 Tips Mengubah Hobi Membuat Buket Bunga Jadi Uang, Berani Coba?
-
3 Ide Hadiah untuk Seorang Backpacker, Pilih yang Praktis!
-
3 Macam Celebrity Worship, Jangan sampai Kebablasan Memuja!
Artikel Terkait
-
Viral Video Diduga Rizky Billar Lempar Bola Biliar ke Lesti Kejora di Depan Banyak Orang
-
4 Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Dalam Rumah saat Cuaca Panas untuk Mengisi Hari Libur
-
Penjaga Rumah Rizky Billar Mangkir dari Panggilan Polisi, Kenapa?
-
Bagus untuk Kesehatan! Inilah 3 Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan di Rumah
-
Rizky Billar Mengaku Hanya Menggertak, Usai Video CCTV Lempar Bola Biliar viral
Lifestyle
-
Casual ke Glam Look, 4 OOTD Dress ala Tzuyu TWICE yang Bikin Curi Perhatian
-
4 Inspirasi Outfit Kasual ala Lia ITZY, Cozy dan Stylish Setiap Hari!
-
4 Ide Outfit Jeans ala Maudy Ayunda, Simpel dan Selalu Terlihat Berkelas
-
4 Peeling Serum Succinic Acid Eksfoliasi Maksimal Cegah Jerawat Kambuh Lagi
-
5 Look Ngampus Simpel yang Tetap Kece untuk Hangout ala Shin Hye Sun
Terkini
-
Anime Kuasai Nominasi Best International Animated Film Saturn Awards ke-53
-
Review Film Perfect Days: Keindahan dalam Kesederhanaan Hidup Sehari-hari
-
Lee Jun Hyuk Perdana Bintangi Drama Okultisme Eksorsisme Bertajuk Awakening
-
Hantu Itu Juga Capek Kerja
-
Waspada Predator Berkedok Kreator: Bedah Kasus Konten "Sewa Pacar Satu Jam" yang Incar Anak SMA