Satu hal yang tidak bisa kita prediksi kedatangannya adalah sakit, tidak ada yang tahu kapan kita akan sakit bahkan dokter sekalipun. Bagi anak rantau, sakit di perantauan itu sangat menyiksa
Bagaimana tidak? Kalau di rumah setidaknya ada ibu, ayah, atau saudara kita yang menemani saat kita sakit, membelikan obat, mengambilkan makanan, dan lain-lain. Kalau di perantauan siapa lagi yang mau mengurus kita kalau bukan diri sendiri?
Meskipun demikian, kamu nggak perlu khawatir kalau saja kejadian tak diharapkan ini ternyata terjadi padamu. Berikut adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan kalau sakit di perantauan.
1. Siapkan Obat yang Biasa Diminum saat Sakit
Menyiapkan obat yang biasa kita minum saat sakit ini penting dilakukan bahkan saat kita sehat. Bukan bermaksud mengundang datangnya penyakit, tapi untuk berjaga-jaga yang mana kita tidak tahu kapan penyakit akan datang. Obat batuk pilek dan masuk angin adalah salah dua obat yang perlu kamu siapkan di kamar kos. Kalau situasinya kamu sudah sakit, beli obat di apotek terdekat, kamu bisa meminta bantuan teman.
2. Istirahat
Kalau sedang tidak enak badan itu artinya kamu butuh istirahat, kalau sudah dirasa tidak mampu maka jangan memaksakan diri untuk tetap kuliah atau melakukan aktivitas berat lainnya setidaknya untuk satu hari saja. Jangan sampai kamu memaksakan diri dan menjadikan kondisimu makin buruk.
3. Tetap Makan
Saat sakit mungkin kita tidak berselera makan, tapi saat ini situasinya berbeda, kamu sedang berada di perantauan yang mana mau tidak mau harus segera sembuh. Kalau kamu tidak makan bukankah itu akan memperparah penyakit? Jadi, berusahalah untuk sembuh dengan tetap makan, beli saja makanan yang kamu inginkan.
4. Minta Tolong Teman
Kamu boleh kok minta bantuan teman untuk menyampaikan surat izin ke dosen atau membeli obat di apotek, temanmu pun pasti tidak akan merasa keberatan untuk membantu.
5. Positive Thinking
Yang pasti adalah terus berpikiran positif untuk segera sembuh, yakin bahwa kamu bisa melawan rasa sakit itu. Hibur diri dengan makanan serta membebaskan diri dari kegiatan dan penugasan. Hal-hal seperti ini dilakukan supaya mempercepat masa pemulihanmu.
Itulah 5 hal yang bisa kamu lakukan jika mengalami sakit di perantauan, semoga kamu sehat selalu dan tetap semangat!
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
Jelang Seri Perdana, 10 Tim MotoGP Rilis Tampilan Baru untuk Motor 2026
-
MotoGP 2026 Belum Dimulai, Rumor Transfer 4 Pembalap Ini Sudah Panas
-
Bangga! Mario Suryo Aji Pakai Helm Bertema Majapahit di Ajang Moto2 2026
-
Bukan Pembalap Biasa, Inilah 2 Rookie yang akan Tampil di MotoGP 2026
-
Kalender Lengkap Formula 1 Musim 2026, Seri Mana yang Paling Kamu Tunggu?
Artikel Terkait
-
Obat Sirup Picu Gangguan Ginjal Akut, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Investigasi
-
Polres Mamuju Larang Obat Sirop Dijual di Apotek
-
Jangan Skip! 3 Hal Ini Harus Dilakukan saat Jadi Mahasiswa
-
Minta Warga Waspada, Dinkes Surabaya Mulai Larang Seluruh Apotek Jual Obat Sirup
-
Antisipasi Penyakit Gagal Ginjal Akut, Dinkes Sumedang Imbau Masyarakat Tidak Membeli Obat Sembarangan
Lifestyle
-
4 Rekomendasi Day Cream Vitamin C untuk Kulit Cerah Seharian, Bye Kusam!
-
4 Ide Styling Outerwear ala Yeosang ATEEZ untuk OOTD Simpel tapi Kece!
-
4 Rekomendasi HP dengan Memori Internal 1 TB 2026, Leluasa Menyimpan File Besar dan Aplikasi Berat
-
Infinix Note 60 Pro Siap Meluncur ke Indonesia, Usung Desain Mirip iPhone 17 Pro
-
Vivo India Umumkan iQOO 15R Debut 24 Februari 2026, Usung Sensor Kamera Sony LYT-700V 50 MP
Terkini
-
Heboh! Pemain Diaspora ke Liga Indonesia Demi AFF Cup? PSSI Buka Suara
-
Review Panor 2: Film Ilmu Hitam Thailand dengan Adegan Gore yang Intens
-
Luka-luka yang Tidak Mudah Diobati
-
Fenomena Cut Off Orang Tua: Self-Love atau Batasan yang Terlambat Dibuat?
-
Bukan karena Cegah Klitih, Warga Sleman Divonis karena Penganiayaan Bersama