Kita semua pasti pernah mengalami suatu kondisi yang menyebabkan kita jadi overthiking. Siapa pun bisa mengalaminya, terkadang kehadirannya tidak bisa kita prediksi. Di saat-saat sedang santai dan tanpa tekanan pun, kita juga bisa mengalami overthinking.
Pola pikir yang membuat kita memikirkan segala hal secara berlebihan hanya akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan pikiran dan mental kita. Untuk itu, kita harus bisa mengatasi overthinking dengan baik dan tepat.
Overthinking tidak hanya dapat menyebabkan kita kelelahan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas serta produktivitas sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa tipe overthinking yang harus kamu ketahui agar kamu bisa mengatasinya dengan tepat.
1. Cemas pada masa depan
Salah satu tipe overthinking yang mungkin paling sering kita alami adalah perasaan khawatir dan takut akan masa depan. Kita terlalu jauh berpikir tentang hal-hal buruk yang mungkin akan terjadi. Padahal, belum tentu demikian. Cara mengatasinya adalah dengan membuat planning atau perencanaan yang jelas tentang masa depan.
2. Menebak isi pikiran orang
Tipe overthinking kedua adalah ketika kita berusaha menebak isi pikiran orang lain. Kita jadi menduga-duga kira-kira bagaimana tanggapan atau kesan orang lain terhadap diri kita. Hal ini dapat memicu kita menjadi takut mengemukakan pendapat atau menunjukkan diri kita. Cara mengatasi hal ini bisa dengan bersikap percaya diri, serta tidak membiarkan asumsi tidak jelas tetap bersarang di pikiran kita.
3. Terjebak pada masa lalu
Selain khawatir akan masa depan, terkadang kenangan masa lalu juga dapat membuat kita jadi overthinking. Kita terus-menerus menyesali dan menyayangkan apa yang telah terjadi di masa lalu. Padahal, hal itu tidak akan bisa mengubah apa yang telah terjadi. Lebih baik kita fokus pada apa yang ada sekarang. Hiduplah di masa kini, jangan terlalu menghabiskan waktu untuk mengenang masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan.
4. Kesulitan mengambil keputusan
Ada tipe orang yang overthinking ketika disuruh untuk mengambil sebuah keputusan. Ia merasa terbebani, takut, serta ragu saat dihadapkan pada berbagai pilihan. Karena tidak ingin menyesal di masa depan, seseorang jadi berlarut-larut dalam mempertimbangkan sesuatu. Solusinya, kita bisa mulai dengan mengenal diri sendiri terlebih dahulu. Hal apa saja yang menjadi ketakutan terbesar kita, lalu kita cari tahu bagaimana cara mengatasinya.
Itulah empat tipe overthinking yang harus kamu ketahui beserta cara mengatasinya. Setiap orang pasti pernah berada di posisi ini. Hal tersebut adalah hal yang wajar, tapi sebagai manusia yang ingin berkembang, kita harus bisa memanfaatkannya sebagai batu loncatan untuk terus maju.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Bye Minyak Berlebih! 5 Rekomendasi Micellar Water Bikin Muka Matte Seharian
-
5 Sepatu Bola Terbaik 2026: Harga Mulai 100 Ribuan, Kualitas Nggak Main-Main
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
-
Bye-Bye Mata Panda! 4 Eye Cream Korea Ini Bikin Area Mata Makin Cerah
Artikel Terkait
-
Review Door Lock: Film Thriller yang Bikin Takut Tinggal Sendiri
-
Good Duck Hadirkan 'Ducks After Dark': Ruang Refleksi yang Aman, Ringan dan Menyenangkan
-
Berapa Porsi Emas dalam Portofolio Investasi? Ini Idealnya!
-
Menyoal Budaya Flexing di Media Sosial: Takut Miskin atau Takut Tak Terlihat Sukses?
-
Membaca dan Melawan Overthinking: Pikiran yang Bikin Khawatir
Lifestyle
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?